Slave Hero Ch 032

A+ A-

Chapter 32 – Raja iblis pindah rumah
Rumah Isvel dibangun di tempat yang tidak jauh dari rumahku.

Tidak banyak rumah di sekitar sini,jadi tidak berlebihan untuk mengatakan kami tetanggaan.

 

“Ooh!”

 

Melihat Isvel,yang matanya bersinar ketika dia melompat ke dalam rumah,aku melihat seluruh gambaran rumah lagi.

Ini adalah rumah satu lantai yang memadai untuk tinggal sendirian dan strukturnya juga solid.

Bahkan mungkin tidak akan hancur bahkan jika Isvel atau aku mengayunkan pedang kita sekali disini.

Dan Addler membuat ini dalam sekejap.

Dia adalah seorang lelaki tua yang terus-menerus membuatku ingin tahu tentang siapa dia sebenarnya.

 

“Adel! Luar biasa! Ini bangunan baru!”

 

Pastilah.

 

“Kamu juga kemarilah! Mari kita lihat bersama!”

“Apa yang akan kamu lakukan,membuatku melihat juga … yah,tidak masalah kurasa”

 

Menuangkan air dingin ke ekspresi Isvel yang ceria juga tidak ada artinya.

Aku menyapu debu di tubuhku dan sepatu sebanyak yang aku bisa dan lalu melangkah masuk.

 

Struktur interior pada dasarnya tidak berbeda dengan milikku.

Ruang tamu,kamar tidur,dapur,toilet,dan selain itu,ada kamar mandi dengan peralatan yang lengkap.

Ini dalam kondisi di mana kau tidak akan bermasalah dalam hidup dengan semua ini.

Jika aku harus menunjukkan satu hal yang berbeda dari rumahku,maka kurasa yang satu ini memiliki aroma kuat dari sebuah bangunan baru.

Lagipula,sudah beberapa waktu telah berlalu sejak aku mulai tinggal di desa ini,jadi bau itu sudah memudar dari rumahku.

 

“Ini tempat tidur! Aku punya tempat tidur! ”

“Kamu juga punya tempat tidur di rumahku …”

 

Aku dipenuhi dengan senyum pahit melihat Isvel melompat-lompat di atas tempat tidur.

Pada saat Isvel tinggal di rumahku,aku meminta Addler membuat tempat tidur lain.

Itu sebabnya aku bisa menghindari situasi tidur di ranjang yang sama.

Atau bisa dikatakan,Isvel terlalu ribut saat tidur,ia bahkan bisa jatuh ke lantai atau tergelincir ke tempat tidurku,jadi itu tidak ada artinya …

Jika ada satu hal yang ingin kubicarakan dengannya,maka itu tentang apa yang akan kulakukan dengan tempat tidur lain di rumahku.

Tapi,itu sepertinya bukan sesuatu yang harus kubicarakan hari ini.

 

“Tapi aku mengerti … Ini berarti aku akan tinggal di rumah yang berbeda darimu Adel”

“Benar.Kita oada awalnya hanya berjanji sampai kau memiliki rumah sendiri”

“Tidakkah kamu,kamu tidak … kesepian?”

 

Tidak,aku tidak merasa kesepian—

Tepat ketika aku hendak berbicara,aku berhenti.

Jaraknya tidak terlalu jauh,dan jika kita memiliki urusan satu sama lain,maka kita dapat bertemu tanpa perlu waktu semenit pun,jadi tidak ada masalah khusus.

Tapi ini lebih merupakan masalah perasaan.

Itu pasti sesuatu yang dipikirkan Isvel,bahkan jika aku tidak terlalu peka.

Hari-hari di mana kami datang untuk berbicara seperti ini,bukan sebagai Pahlawan dan Raja Iblis,tetapi sebagai Adel dan Isvel,tidak banyak,tapi aku yakin aku mulai memahami hal-hal sepele seperti itu.

 

“Yah,aku mungkin … sedikit merasakannya.Tapi kita hanya terpisah sedikit.Kamu bisa segera datang ke rumahku ketika sesuatu terjadi”

“Hu-hum … bolehkah?”

“Tentu saja.Makanan juga,setidaknya aku bisa membuat porsimu,jadi kamu bisa datang untuk makan,oke?”

 

Ketika aku berbicara begitu,wajah Isvel menjadi cerah dan dia dengan senang hati mengangguk beberapa kali seperti dia yang biasa.

 

“Baik…! Baik! Aku akan pergi! Maksudku,makananmu lezat!”

“Wah terima kasih”

 

Aku menggaruk pipiku dan mengalihkan pandanganku sebentar.

Memuji tepat di wajahku itu cukup memalukan dengan cara apa pun.

Dan karena kita berbicara tentang Isvel,jelas bahwa pujian tidak termasuk dalam kesehariannya,jadi itu bergema langsung di hatiku bahkan lebih gila.

 

Saat itu.Suara kami terganggu oleh suara pintu yang dibuka.

 

“Adel!”

“Uoh,kalau bukan Dian … Ada apa?”

 

Yang masuk adalah lelaki yang selalu menjaga pintu masuk desa,Dian.

Dian tampak bingung dan mengerutkan kening setelah dia memasuki rumah dan melihat sekeliling.

 

“Jadi dia juga tidak di sini … Yah,tentu saja dia tidak akan”

“Apa- apa yang salah?”

“Ya itu—”

 

“Putrimu hilang?”

“Ya… aku baru saja mendengarnya dari istriku.Dia seharusnya berada di rumah,tapi dia tidak ada.Dia bukan gadis yang akan tetap diam,jadi kupikir mungkin dia diculik”

“Diculik … apakah ada seseorang di desa ini yang akan melakukan hal seperti itu?”

“Mungkin ada satu! Itu seseorang dari luar … pasti ada orang yang akan melakukan hal-hal buruk setelah memperhatikan keberadaan desa.Sebenarnya,anak-anak dari rumah tangga lain tidak terlihat entah di mana”

“Katakan itu sebelumnya!”

 

Ini bukan lagi “Masalah terjadi”.Tapi masalah besar sedang terjadi.

Aku berdiri dari kursi tempat aku duduk dan meraih Echsdarc untuk berjaga-jaga.

 

“Isvel,ayo pergi”

“Oke!”

 

Isvel mengangguk dan meninggalkan kursinya juga.

 

“He- hei …”

“Apa yang sedang kamu lakukan? Mari kita pergi”

“Kamu akan membantu …? Ini masalah desa,kau tahu?”

“Aku mungkin tinggal di tempat yang agak terpisah dari desa,tetapi itu tidak mengubah fakta bahwa kamu membiarkan kami tinggal di tanahmu.Jadi seharusnya wajar bagi kami untuk membantu,melihat bahwa kamu telah menjaga kami selama ini”

 

Lebih banyak bantuan biasanya akan menjadi lebih baik ketika mencari orang,dan jika ini adalah pekerjaan seseorang dari luar,maka bahkan kekuatan tempur akan menjadi sangat diperlukan.

Dan karena aku berencana tinggal di desa ini untuk waktu yang lama,tidak ada alasan bagiku untuk tidak mengulurkan tangan.

 

“Aku akan meminjamkan tangan untuk membantumu!”

 

Dan kau tidak perlu mengatakan sesuatu yang tidak perlu.

 

“―――― sudah cukup banyak.Aku merasa berhutang budi kepadamu!”

 

Dian menurunkan kepalanya ke arah kami.

Kita harus menyelesaikan ini dengan cepat dan memberi orang-orang di desa ketenangan pikiran.

Dan dengan kami bertiga,pertama-tama kami lari ke desa.

 

“Dengar ~, anak-anak yang baik.Berdiri berbaris,oke? Ya seperti itu! Luar biasa bukan anak-anak ~ ”

 

Di dalam hutan yang sedikit terpisah dari desa tempat Adel dan Isvel pensiun, sepuluh anak sedang berbaris.

Masing-masing dari mereka adalah anak-anak desa,tetapi untuk beberapa alasan titik fokus mata mereka tidak bersatu,seolah-olah mereka tidak sadar.

 

“Dari semua pria,apa yang sebeanrnya sedang kau lakukan,Lord Phantom,kapten penjaga elit penguasa iblis,lakukan?”

“Hm ~? Kau tidak mengerti setelah melihatnya,Eleira sayangku? Aku mengagumi mereka,kau tahu,anak-anak yang manis sekali! ”

 

Pria bernama Phantom berteriak dengan suara keras sambil membelai kepala seorang anak.

Wanita bernama Eleira itu menghela nafas.

 

“* Sigh * … Kita datang ke sini untuk mencari tuan Raja Iblis.Apakah tak masalah untuk bermain-main dengan anak-anak?”

“… Kurasa kau benar.Sekarang dari mana datangnya orang-orang ini?”

“Kemungkinan besar,itu desa yang disembunyikan di dekat sini,kan? Tempat yang cukup kecil untuk tidak berada di peta dan tidak dilaporkan oleh siapa pun juga”

Phantom yang tersenyum lemah,matanya menyorotkan cahaya yang mencurigakan.

Lalu dia secara perlahan mendekatkan tangannya ke kepala anak-anak.

 

“Anak-anak itu murni.Mereka mudah tertelan oleh ilusiku dan mereka bahkan mudah dipikat.Sekarang,haruskah aku tunjukkan? Segalanya untukmu”

 

Dari kepala anak-anak,sesuatu yang putih dan bersinar mengikuti tangan Phantom.

Dan setiap kali cahaya itu mencapai kepala Phantom,dia mengangguk beberapa kali.

 

“Begitu,begitu … Jadi kau dipanggil Alice.Ayahmu adalah Dian dan ibumu adalah … hm hm,dia cantik bukan.Desa yang damai ini tempat tinggalmu? Begitu, tersembunyi dengan cerdik bukan?”

“Apakah kau mendapatkan sesuatu?”

“Ya! Aku mengetahui lokasi desa.Kita sudah benar”

“Aku mengerti.Lalu,akankah kita pergi ke sana?”

“Tenanglah,jangan terburu-buru”

 

Phantom lalu berjalan ke arah desa,membawa serta Eleira.

Meninggalkan sepuluh anak yang berdiri di samping,tidak bergerak.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *