Oh no After Ch 000 Bahasa Indonesia

A+ A-

Volume 03 Chapter 00

 

 

Ketika aku bangun keesokan harinya,aku bisa merasakan sesuatu menekan lenganku.Ketika aku

mengeceknya,aku melihat ada rambut hitam ibu berantakan di sisiku.Dia tertidur lelap sambil

memeluk lenganku.Dia memegang tanganku hingga aku tidak bisa mengerakkannya meskipun

aku mau.

 

Napasnya sangat stabil dan sudut mulutnya berubah menjadi senyum.Sebagai manusia,dia tidak

bisa membantuku tadi malam,tetapi dia melakukan apa yang seharusnya seorang ibu lakukan,

dan itu adalah untuk selalu tinggal di sisiku.

 

Ibu tinggal di sisiku sepanjang malam dan menceritakan masa lalunya.Aku tidak bisa

membayangkan betapa berdarahnya perang itu,tapi aku punya perkiraan kasar berdasarkan apa

yang ibu katakan kepadaku.Aku tidak tahu jika aku begitu berlumuran darah begitu banyak.Aku

khawatir jika aku harus memerlukan beberapa kehidupan untuk membayar mereka yang kehilangan

nyawanya untukku.Manusia dan elf yang tak terhitung jumlahnya tewas dalam pertempuran

karena kemarahan ibuku.Itu benar-benar perang yang sia-sia.

 

Dan perjanjian yang mereka tandatangani bukanlah yang menyelesaikan semua masalah mereka.

Kesepakatan itu dibentuk atas dasar bahwa mereka berdua menyadari bahwa keduanya diperlukan.

 

Mereka mungkin telah mempertimbangkan perang berakhir,tetapi kebencian dan dendam satu

sama lain belum diselesaikan.Aku khawatir jika masih ada elf dan manusia yang ingin melanjutkan

perang dari sepuluh tahun yang lalu.

 

Ibu mengira aku sudah tidur,tetapi aku benar-benar bangun lebih awal dan diam-diam

mendengarkannya bercerita tentang masa lalu.Ceritanya benar-benar membuatmu merasa tidak

berdaya.Mungkin cinta mereka akan diterima jika manusia dan elf telah berkomunikasi satu

sama lain sejak awal.Mungkin jika seperti itu,Vyvyan dan Elizabeth tidak akan menjadi musuh

melainkan kerabat dekat.Dan jika itu masalahnya,maka Troy akan memiliki keluarga yang

sempurna juga.

 

Tetapi aku mungkin tidak akan ada jika itu terjadi,bukan?

 

Apakah tidak ada kesempatan bagi elf dan manusia untuk hidup berdampingan? Aku tidak curiga

dan membuat dugaan sinis tentang kemanusiaan,tetapi aku tahu jika para elf itu baik.Jika

mereka bisa saling memahami,perang mungkin bisa dihindari.

 

Tapi … itu hanya dugaanku.

 

Tubuh ibu yang bertumpu pada lenganku bergerak dan ibu sedikit mengangkat kepalanya.

Dia menatapku dengan mata hitamnya.Aku balas menatapnya sambil tersenyum,dan dengan

lembut berkata, “Selamat pagi,Bu.”

 

Ibu masih terdiam,lalu mengganti ekspresinya yang lelah dengan senyum bahagia.Orang-orang

mengatakan bahwa matahari terbit pertama membawa kebahagiaan bagi orang-orang dan

membuat mereka bersemangat,tetapi senyum yang dimiliki ibu sekarang membuatku seratus kali

lebih bahagia daripada matahari terbit.Aku mengalami hal paling bahagia yang dapat dialami

sebagai seorang putra pada saat itu.Dan itu adalah senyum yang ditunjukkan ibu.

 

“Selamat pagi,anakku.”

 

Dengan lembut aku mengulurkan lenganku dan memeluk ibu.Ibu dengan lembut memelukku kembali,

membelai kepalaku dan berkata sambil tersenyum : “Nak,kau harta yang paling dicintai oleh ibu”

 

“Uhm … Kamu juga … adalah ibuku yang paling berharga”

 

Dengan senyum di wajahnya,ibu menyentuh wajahku,lalu berdiri dan berkata :

“Karena kamu sudah pulih,ayo sarapan.Kau harus kembali ke elf dalam dua hari,kan”

 

“Ya,benar.Aku akan merindukanmu ibu”

 

Sejujurnya,aku merindukan kedua ibuku.Jika kalian menganggap dia hanya melahirkanku sebagai

Empress sebelum dia seorang menjadi ibu,maka,ya aku merindukannya sebagai ibuku.Dan aku

juga merindukan Vyvyan,ibuku yang merawat dan mendidikku.Seorang ibu sejati adalah orang

yang melahirkan anaknya,membesarkannya dan mendidiknya.Karena Vyvyan pada intinya

melahirkanku … Ibuku seharusnya Vyvyan.

 

Namun,situasiku sangat istimewa.Aku tidak ingin mencoba dan membedakan siapa ibu kandungku.

Topik itulah yang menyebabkan perang antara elf dan manusia terjadi terakhir kali …

 

Sang Empress meninggalkan ruangan.Aku mengusap mataku.AKu terus merasa bahwa pintu itu

entah bagaimana berbeda … Ketika aku memikirkannya,Nier mendorong pintu terbuka dan masuk.

Ketika dia melihat jika aku sudah terbangun,dia bertanya :

“Selamat pagi,Your Majesty.Pelayan dekat Anda saat ini dikurung sehingga apakah Anda ingin

mencari orang lain? ”

 

“Mengapa Luna dikurung? Dia menyelamatkanku tadi malam”

 

“Karena dia melakukan sesuatu yang kotor kepada Anda dan juga mencoba untuk mengotori Anda.

Jika Anda tidak memohon untuk menyelamatkannya tadi malam,dia sudah pasti akan mati”

 

Nier melanjutkan dengan dingin :

“Your Majesty,Anda harus menyadari identitasnya.Dia sampah yang dibuang setelah orang bosan

bermain dengannya,dan dia juga sudah pernah melakukan aborsi.Dia bajingan masyarakat yang

tidak peduli bagaimana Anda berpikir tentang hal itu.Dia seseorang yang menyebalkan yang akan

dibuang setelah orang bosan padanya.Anda seorang pangeran,jadi Anda tidak dapat

merendahkan diri Anda dengan seseorang seperti dia”

 

Aku diam-diam mendengarkan Nier,lalu mengambil bajuku yang berada di samping tempat tidur

dan memakainya.Tidak ada yang membantuku berpakaian,tetapi aku juga tidak terlalu

membutuhkan bantuan mereka.AKu hanya akan mandi setelah sarapan jika perlu.Aku memakai

sepatu botku,lalu berjalan ke sisi Nier dan berkata : “Bawa aku ke tempat Luna”

 

“Your Majesty!”

 

AKu berbisik kepada Nier :

“Dia bukan pelacur.Dia bukan sampah.Dia adalah pelayanku.Itu saja”

 

Nier dengan tenang menundukkan kepalanya,menggigit bibirnya,lalu berbalik dan berkata :

“Silakan ikuti saya kalau begitu”

 

Luna dipenjara di ruang bawah tanah Pelataran Luar. Itu adalah pertama kalinya aku tahu bahwa

istanaku memiliki ruang bawah tanah.Aku tidak tahu digunakan untuk apa itu.Penjara itu bau dan basah.

Sungguh menjijikkan hingga aku nyaris muntah karenanya.Ini mengingatkanku pada saat aku

hampir mati di selokan.Aku mengangkat tangan untuk menutupi hidung dan mengikuti jubah putih Nier.

 

Luna segera terlihat.Dua Valkyrie mengawasinya.Pakaian Luna yang dipakainya kemarin telah

tercabik-cabik.Dia duduk di dinding batu telanjang.

 

“Your Majesty!”

 

“Instructor!”

 

Valkyrie memberi hormat kepadaku dan Nier ketika mereka melihat kami.Nier melambaikan

tangannya untuk menunjukkan agar mereka pergi.Telinga Luna tersentak.Dia mengangkat kepalanya

dengan tak percaya dan melihat ke arahku.AKu berjalan ke mendekat ke jeruji dan berkata kepada

Valkyrie : “Buka.Aku memaafkan kejahatannya”

 

“Your Majesty! Ini adalah perintah Her Mjaesty.Kami harus menolaknya”

 

“Oh? Apakah begitu? Haruskah aku memanggil ibuku ke sini?”

 

“……”

 

Nier menghela nafas,lalu memandang mereka dan berkata,

“Buka.Her Majesty akan menyetujuinya.Dia adalah pelayan Your Majesty.Karena Your Majesty

telah memaafkannya,Her Majesty tidak akan mengatakan apa-apa”

 

“Dimengerti …”

 

Valkyrie dengan enggan membuka sel penjara.Luna menjaga jarak saat dia memandang kami.

Dia tidak keluar setelah sel dibuka.Aku tersenyum tak berdaya,berjalan masuk dan mengulurkan

tanganku untuk menariknya.

 

“Jangan!!”

 

Luna menyentak dirinya kembali seolah-olah dia tersengat listrik,dan dengan erat memeluk dirinya

sendiri lalu bersembunyi di sudut.Dia berteriak dengan suara bergetar :

“Aku … aku kotor … Your Majesty … Jangan sentuh aku …”

 

Aku berjalan mendekat dan tanpa berkata apa pun mengangkat lengannya dan menariknya dengan

erat ke pelukanku.Ya,dia benar-benar kotor.Aroma harumnya yang halus telah tercemar oleh bau

jerami dan rambutnya dipenuhi rumput.Namun meski begitu,aku memeluknya erat-erat,seakan

tidak mau melepaskannya.

 

“Your Majesty!!”

 

Suara di luar ruang bawah tanah dan pelukanku terdengar.Luna merangkak naik ke pundakku dan

gemetar tak terbendung.Dengan lembut aku mengusap punggungnya dan saat aku mengusap

punggungnya,aku merasakan bekas luka.

 

Berapa banyak rasa sakit yang sudah dia alami?

 

“Luna,kamu tidak kotor.Tidak masalah seperti apa kau di masa lalu.Saat ini,kau hanya pelayanku.

Kau menyelamatkanku tadi malam.Terima kasih”

 

“Hiks … Your Majesty!!”

 

Teriakan Luna bergema di penjara bawah tanah.Dia memelukku erat dan menangis di pundakku,

tapi aku bisa merasakan air mata kebahagiaannya dari tangisan itu …

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *