Hail the King Chater 1147 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1147 : Perdamaian Jangka Pendek

Pertempuran di Selat Naples merubah pendapat banyak orang terhadap Kekaisaran Wilayah Utara yang baru dan sedang meningkat.

Sebelumnya, banyak kekuatan percaya bahwa Kekaisaran Wilayah Utara ada karena kekuatan individu Human Emperor of the North – Alexander; hal itu dianggap menjadi kekuatan yang mampu melawan kehendak banyak orang.

Meskipun kekuatan seperti itu tampak kuat dan besar, kesatuan mereka rendah dan lemah.

Banyak kekuatan termasuk Gereja Suci bahkan percaya bahwa selama mereka mengalahkan Human Emperor of the North, mereka bisa secara langsung meruntuhkan kekuatan baru ini.

Namun, setelah pertempuran di Selat Naples di mana legiun campuran dari Kekaisaran Wilayah Utara bertarung dengan Godly Execution Knight Legion, Legiun No.1 di benua, orang-orang akhirnya menyadari bahwa Kekaisaran Wilayah Utara tidak hanya memiliki Master yang mendominasi seperti Human Emperor of the North. Ada juga banyak komandan dan tentara yang kuat disana.

Golden Lion Lampard juga menjadi terkenal di benua setelah pertempuran ini.

Komandan Godly Execution Knight Legion adalah Atkinson. Ksartria berambut perak dan bermata kelabu ini adalah salah satu dari beberapa master terkenal di benua, dan tombak peraknya telah membunuh banyak master tingkat tinggi. Namun, ia tidak mampu mengalahkan Golden Lion Lampard, itu sangat menggemparkan dunia.

Melalui pertempuran ini, Kekaisaran Wilayah Utara menunjukkan sedikit kekuatannya seperti ujung gunung es.

Dan penambahan 400.000 tentara elit terakhir dari Kekaiaran Inter Milan dan AC Milan yang telah melalui cobaan dan kesengsaraan serta empat Young Lords seperti Shaarawy juga membuat Kekaisaran Wilayah Utara bahkan menjadi lebih kuat.

Selain itu, informasi tentang Behemoth Orc, salah satu kelompok adidaya selama Era Mythical, bergabung dengan Kekaisaran Wilayah Utara juga membuat gemetar benua.

Mulai dari dua tahun lalu, ras lain mulai muncul, mengakhiri era di mana manusia mendominasi benua.

Sejak saat itu hingga sekarang, tidak ada yang mendengar adanya manusia menjadi pemimpin ras lain.

Human Emperor of the North menjadi lebih misterius karena ini.

Beberapa orang bahkan menyatakan bahwa tittle Continental Martial Saint Maradona, ‘The Stronger Human Under the Stars’ harus diberikan ke Human Emperor of the North mulai dari sekarang.

Bahkan lebih banyak orang mulai menantikan perang antara Gereja Suci dan Kekaisaran Wilayah Utara.

Gereja Suci telah benar-benar menyatukan Wilayah Tengah, dan Juventustelah menjadi kerajaan afiliasinya, kehilangan otonominya. Di sisi lain, Kekaisaran Wilayah Utara sudah menggapai setiap sudut wilayah Utara. Setelah perang pecah antara dua kekuatan ini, ini hanya berarti bahwa perang akan menjadi konflik pertama antara dua daerah raksasa.

Tingkat kekacauannya dapat dibandingkan dengan perang seratus tahun antara para dewa dan iblis di Era Mythical.

Namun, perang skala seperti itu tidak akan mudah terjadi.

Setelah pertempuran di Selat Naples, Gereja Suci dan Kekaisaran Wilayah Utara tidak segera memulai perang seperti yang orang lain harapkan. Sebaliknya, mereka memasuki masa kebuntuan.

Dua kekuatan ini hanya menempatkan banyak pasukan di kedua sisi Selat Naples, mempersiapkan perang.

Di bawah komando Golden Lion Lampard, legiun campuran dari Kekaisaran Wilayah Utara yang menjadi terkenal setelah satu pertempuran ditempatkan di garis depan. Kecuali untuk legiun ini, lebih dari satu juta tentara kekaisaran juga ditempatkan di garis depan, berpatroli di antara berbagai benteng Wilayah Utara dan Wilayah Tengah.

Gereja Suci juga menempatkan lebih dari satu juta tentara di perbatasan, dan setengah dari mereka adalah tentara dari Gereja Suci sementara separuh lainnya adalah tentara dari Juventus.

Banyak benteng dan tempat perkemahan didirikan di sepanjang perbatasan yang panjang ini, kedua kekuatan tidak berani untuk menurunkan penjagaan mereka.

Dua kekuatan saling memandang dengan ambisi, permusuhan, dan kewaspadaan.

Namun, sebelum mereka benar-benar menggerakkan pikiran mereka untuk perang, mereka tidak yakin bahwa mereka bisa mengalahkan lawan mereka. Meskipun ada pertempuran skala kecil, perang yang sebenarnya belum pecah.

Fei menjadi sibuk untuk mencerna hasil dari pertempuran di Selat Naples.

Untuk 400.000 tentara dari bekas Kekaisaran Inter Milan dan AC Milan yang selamat dari bencana, tidak mungkin bagi mereka untuk menghidupkan kembali Kekaisaran level 9 mereka.

Itu bukan hanya karena mereka tidak memiliki kekuatan. Garis keturunan kerajaan dari dua Kekaisaran sudah benar-benar dihapuskan oleh Gereja Suci, dan tidak ada yang bisa mengklaim warisan. Oleh karena itu, tidak ada cara bahwa mereka bisa membangun kembali dua Kekaisaran itu.

Satu-satunya misi tentara yang selamat adalah untuk membalaskan dendam dan menghancurkan Gereja Suci.

Oleh karena itu, setelah Fei berjanji kepada mereka bahwa suatu hari ia akan memberi mereka cukup kekuatan untuk membalas dendam, 400.000 prajurit elit yang telah melalui tantangan paling kejam langsung bersumpah setia kepada Kekaisaran Wilayah Utara tanpa ragu-ragu.

Shaarawy, Milito, Cassano, serta Palacio semuanya bergabung dengan Kekaisaran Wilayah Utara dan menjadi jenderal kuat di bawah perintah Human Emperor of the North.

Akibatnya berada di luar harapan Fei.

400.000 tentara semuanya prajurit pemberani yang telah melalui banyak hal, dan mereka memiliki pengalaman tempur yang banyak serta kebijaksanaan. Karena itu, Fei memisahkan tentara ini dan menempatkan mereka di berbagai legiun di sepuluh distrik militer sebagai petugas, semua agar mereka bisa membantu lulusan dari sekolah militer Chambord dalam membuat sebuah legiun.

Fei tidak meragukan kesetiaan orang-orang ini.

Di bawah penindasan kejam dan pembantaian Gereja Suci, orang-orang ini masih memutuskan untuk bertempur sampai mati. Mereka lebih suka menjadi tunawisma dan mengembara ke negara-negara lain daripada menurunkan kepala mereka dihadapan kekuatan. Mereka semua orang-orang hebat, dan keberanian serta ketekunan mereka sudah dipamerkan selama pertempuran di Selat Naples.

Karena prajurit ini bersumpah kepada Kekaisaran Wilayah Utara, mereka pasti tidak akan menarik kembali kata-kata mereka.

Juga, penambahan empat Young Lords seperti Shaarawy sangat meningkatkan kekuatan. Kekaisaran Wilayah Utara kekurangan master tingkat tinggi yang bisa mendominasi suatu daerah kecuali untuk prajurit jiwa kristal perak yang hanya bisa mengikuti perintah sederhana, tapi dengan para Young Lords ini, kekuatan sebenarnya Wilayah Utara sudah meningkat beberapa kali lipat dalam waktu singkat.

Dengan memanfaatkan perdamaian langka di Era Kekacauan ini, Fei sudah perlahan-lahan memutar Wilayah Utara menjadi sebuah blok besi sesuai dengan rencananya.

Karenanya, Fei menjadi sangat sibuk.

Kecuali untuk mencoba lebih memperbaiki Grand Godly Realm, raja juga mengadakan pertemuan dengan para elit kekaisaran hampir setiap hari, membahas semua masalah yang saat ini terjadi.

Mengetahui bahwa Pencemar akan datang, apakah Kekaisaran tetap harus melawan Gereja Suci? Ini adalah pertanyaan yang mengganggu Fei dan strategi nya. Lagipula, Gereja Suci adalah kekuatan manusia. Jika perang dimulai, itu akan menjadi konflik internal, dan itu sangat mengurangi kekuatan dari spesies cerdas di benua ini.

Tanpa diragukan lagi, itu sangat tidak menguntungkan terhadap rencana bertahan dari para Pencemar.

Cara terbaik adalah untuk mendorong serigala untuk melahap harimau, yaitu dengan membiarkan Gereja Suci bertarung dengan Pencemar, setelah itu, barulah Kekaisaran WIlayah Utara datang dan mengurus sisanya.

Sayang, sepertinya tidak ada satupun Pencemar yang telah muncul di Azeroth.

Sebulan setelah pertempuran di Selat Napoli, Kekaisaran Wilayah Utara menerima permintaan bantuan dari Aliansi Manusia di wilayah selatan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *