Hail the King Chapter 1187 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1187 : Wakil Paus Yang Jahat

Fei segera mengenali tongkat ini.

Ini adalah tongkat terkuat milik Gereja Suci, dan itu memiliki kekuatan yang tak tertandingi dan unik. Hanya orang yang duduk di Tahta Suci dan melirik benua yang memenuhi syarat untuk memegang tongkat ini.

“Kau … Platini?” Sebuah nama langsung melompat ke dalam pikiran Fei.

Suara tawa yang memekakan telinga terdengar lagi setelahnya.

“Ha ha! Itu benar! Itu aku! Namun, jiwa malang! Kau harus memanggilku Tuan Paus Platini. Sekarang, berlutut dan sembah aku. Juga, cium tanah tempat aku berdiri. Mungkin aku akan menunjukkan belas kasihan dan mengampuni dosa-dosamu setelah itu!” Orang dalam jubah putih itu mengakui identitasnya.

Platini! Dia adalah seorang pria yang hampir berdiri di puncak Azeroth!

Kata ‘hampir’ digunakan karena ia bukan paus sebenarnya dari Gereja Suci. Di atasnya, ada seorang pria yang bahkan lebih misterius dan megah – Blatter!

Platini adalah seorang tokoh legendaris dan berpengaruh dari Gereja Suci, namun ia tidak cukup kontroversial.

Orang ini bangkit di [Black-Cloth Shrine], dan kuil ini jatuh dari pusat kekuatan karena mereka melihat Platini sebagai harapan. Pada usia muda, Platini memamerkan bakat yang tak tertandingi, terutama di bidang kekuatan suci. Kecepatan kultivasi-Nya kekuatan sucinya sangat cepat! Membuat [Black-Cloth Shrine] menuangkan hampir semua kekayaan dan sumber dayanya kepada Platini.

Namun, pria yang menjadi kuat dan terkenal melalui [Black-Cloth Shrine] ini malah membunuh harapan yang kuil itu miliki.

Setelah menerima sebagian besar sumber daya yang [Black-Cloth Shrine] berikan, Platini memutuskan untuk mengkhianati kuil itu dan bergabung dengan Paus Blatter dalam nama para dewa.

Banyak pengikut dan orang percaya dari [Black-Cloth Shrine] membenci orang ini hingga inti mereka, tetapi mereka tidak bisa berbuat apa-apa.

Setelah bergabung dengan sisi Paus Blatter, Platini dengan cepat memperoleh kepercayaan penuh dari Blatter menggunakan metode yang misterius, dan ia segera melompat ke dalam lingkaran kekuasaan inti Gereja SUci, menjelam menjadi Wakil Paus yang memimpin Gereja Regional Utara. Segera, ia dipromosikan lagi dan pindah ke Wilayah Tengah. Dia adalah sosok yang hanya berada tepat di bawah Paus Blatter, tetapi jelas jika ia berada di atas orang lain.

Dalam puluhan tahun terakhir, sepertinya Paus Blatter akan secara bertahap pensiun, dan Platini sudah menggenggam erat kekuatan Gereja Suci. Dia bahkan mempromosikan kaki tangannya dan menghukum oposisi, hampir mengendalikan markas besar Gereja Suci. Sekarang, banyak orang sudah melihat dia sebagai paus berikutnya; tidak ada kandidat yang memenuhi syarat selain dia untuk posisi ini.

Dan hari ini, sosok yang bisa membuat benua goyang di bawah kakinya muncul di tempat yang dia tidak seharusnya.

Dan juga jelas jika akan ada terlalu banyak masalah saat Platini muncul dengan kehadiran yang mengesankannya itu disini.

Platini!

Alexander!

[Black-Cloth Shrine] melihat kedua orang ini sebagai harapan, dan kedua orang yang paling terkenal dan berpengaruh itu akhirnya bertemu di tempat misterius ini untuk pertama kalinya.

Ketika empat mata bertemu, serangkaian bunga api terlihat muncul.

Rumor mengatakan bahwa Platini tiba di wilayah selatan dengan kekuatan paling elit Gereja Suci, dan ia akan menyergap Human Emperor of the North dan mengakhiri konfrontasi antara Gereja Suci dan Kekaisaran WIlayah Utara.

Sepertinya rumor itu terbukti benar hari ini.

Platini berencana untuk membunuh Fei, dan ia akan membunuh Fei dengan sedemikian cara yang tak terbayangkan!

“Sebagai Wakil Paus, mengapa kau di sini?” Fei bertanya dengan kening berkerut.

“Ha ha ha! Alexander, karena kau sudah menduga segalanya, mengapa kau masih bertanya? Mengapa membuang waktu dan energimu?” Berdiri di puncak gunung, Platini perlahan-lahan melepas topeng emas dan mengungkapkan wajah muda dan tampan di bawahnya. Dia tampak muda seolah-olah ia berusia dua puluhan, ia lalu mengejek dengan senyum menghina, “Apa? Apakah kau ingin mengulur waktu agar bisa memulihkan diri? Ha ha ha!”

Wajah Fei berubah warna, dan dia berpikir, “Tidak heran orang ini bisa menjadi salah satu orang yang paling kuat di Azeroth. Dia cerdas, dan ia bisa segera menyadari rencanaku dalam sekejap”

Platini melanjutkan, “Namun, bahkan jika kau bisa mengulur lebih banyak waktu dan memulihkan diri, apa yang bisa kau lakukan? Kau akan mati hari ini! Tidak ada jalan lain lagi! Ha ha ha! Jangan lihat aku seperti itu! Human Emperor of the North, kau terlalu sombong! Apa kau pikir bahwa kau bisa pergi ke mana pun di dunia setelah menjadi Godly King? Itulah mengapa kau terpikat kemari oleh umpan sederhana! Kau sudah jatuh ke dalam perangkap yang khusus disiapkan untukmu ini! Kau hanya dapat menerima nasibmu dengan sekarat di sini!”

Tidak ada emosi dapat dilihat di wajah Fei, ia hanya terus perlahan-lahan memulihkan kekuatannya.

“Aku harus mengakui bahwa kau memberiku banyak tekanan, dan rencanaku hampir dirusak” Platini tidak bisa menahan diri! Sementara ia berada di keunggulan absolut, ia melampiaskan rasa puas diri yang ia pendam selama ini seperti seorang penjahat di film.

Platini kemudian berkata sambil tersenyum, “Pada awalnya, aku berpikir bahwa kau hanya serangga kecil yang tidak taat, dan aku bisa dengan mudah menghapusmu jika aku ingin. Bahkan, aku bisa saja menggunakanmu sebagai pedang! Aku akan mengatur master dari Gereja SUci, yang tidak taat ke arahku, mati di tanganmu, lagi dan lagi, membangun reputasimu sebagai musuh Gereja Suci”

Fei sedikit terkejut dengan apa yang ia dengar, dan ia harus mengakui bahwa jika Gereja Suci menggunakan serangan seperti itu terhadap dirinya, pasti tidak akan ada yang namanya Kekaisaran Wilayah Utara ataupun Human Emperor of the North.

Sayangnya, terlepas dari bagaimana seseorang itu kuat dan cerdas, mereka akan selalu terbiasa mengabaikan ancaman-ancaman lemah karena kebanggaan mereka dan ego mereka yang besar, dan mereka hanya akan menjadi serius ketika ancaman yang lemah itu telah berubah menjadi masalah besar.

“Ha ha ha! Aku akan memberitahu lebih banyak lagi. Jangan terkejut! Kau sudah menebak dengan benar! Segala sesuatu yang kau lihat sangatlah nyata! Aku hanya di sini untuk satu alasan; Aku penguasa tempat ini. Semua yang ada di sini berada di bawah kendaliku! Hahaha!” Pada saat ini, Platini terlihat seperti seorang anak SD yang bekerja keras untuk memperoleh nilai sempurna dalam ujian, dan ia melampiaskan kegembiraan dan puas diri tanpa menahan diri. Tawa tenangnya secara bertahap menjadi histeris.

“Goblin? Mereka hanya mainanku! Itu benar! Aku yang menciptakan mereka, dan aku sekarang mengendalikan mereka, aku membutuhkan mereka untuk melayaniku. Merampok, membunuh, dan membuat kekacauan di benua untuk membiarkan rasa takut menyebar. Membuat kepercayaan kepada Gereja Suci akan menjadi satu-satunya jalan keluar, dan apa yang aku perlukan lalu akan menumpuk …”

Alis Fei bergerak bersamaan.

Dengan salah satu tangannya pada salah satu bahu Elena, kekuatan suci emas Fei terus berusaha menyembuhkan luka pada tubuh keduanya. Namun, di bawah penerangan cahaya hijau yang berasal dari batu hijau raksasa, proses penyembuhan ini menjadi sangat lambat hingga bisa disamakan dengan kecepatan seekor siput.

Melihat ini, senyum mengejek di wajah Platini semakin diintensifkan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *