Hail the King Chapter 1270 Bahasa Indonesia

A+ A-

CHapter 1270 : Ultimate Godly Warriors

Kekuatan yang dimiliki prajurit hitam itu membuat banyak orang merasa putus asa.

Meskipun mereka terluka parah, serangga Supreme God itu tetaplah seseorang yang sangat kuat. Namun, hanya dalam sesaat, [No.1] dengan cepat membunuh 7 dari mereka, mengubahnya menjadi kepingan-kepingan kecil. Eksitensi kuat itu menghilang dalam sekejap dari dunia ini

Sekarang, pasukan bersatu telah berkurang dan kelelahan.

Bahkan dengan bantuan energi destruktif yang Sky City tembakkan dari waktu ke waktu, tentara bersatu tidak yakin bahwa mereka bisa membunuh 11 prajurit hitam di hadapan mereka.

Sekarang semua harapan ada pada Fei.

Sayangnya, sepertinya Fei tidak bisa mengubah situasi terlalu banyak!

“Haha! Sepertinya jalanku akan menjadi jalan utama dunia! Haha! Siapa yang bisa menghentikanku sekarang?” serangga hijau tertawa seperti orang gila.

11 prajurit berzirah hitamnya cukup kuat untuk menghapus segala sesuatu yang ada di sini.

Cahaya emas yang berkobar bisa dilihat di tubuh Fei. Dia sudah benar-benar merusak energi hijau asing di tubuhnya, dan kekuatannya perlahan-lahan pulih. Luka-lukanya secara bertahap sembuh, dan ia mencoba yang terbaik untuk mengisi energinya kembali.

Gao Shang melihat tindakan Fei dan menafsirkan mereka sebagai usaha terakhir Fei.

Oleh karena itu, Gao Shang tidak bisa membantu tapi mengaum dan tertawa pada saat yang sama, “Hahahaha! [Son of Fortune]? Apa ini kartu tersembunyi Gao De? Ini berakhir di sini! Keberuntunganmu berakhir di sini! Ini semua akan berakhir! Kasihan sekali! Kau memiliki kekuatan untuk menyaingiku, tetapi kau tidak dapat mengubah situasi hari ini. Hahaha! Aku akan membiarkanmu melihat segala sesuatu dengan matamu sendiri! Kau akan melihat kehancuran rasmu dan kematian teman-teman serta keluargamu! Aku akan membiarkanmu menyaksikan akhir dari benua Azeroth dan hilangnya segala sesuatu yang kau ingin lindungi…”

Kebencian intens bisa dirasakan dari suara Gao Shang.

Ketika cahaya emas berkelebat pada Fei, semua lukanya sembuh.

Dengan kondisinya yang kembali ke puncaknya, energi mengerikan Fei yang seperti tsunami dirilis. Api emas yang menyala-nyala merobek kegelapan tak berujung, dan retak muncul di langit. Garis cahaya bintang dipancarkan melalui celah itu, tampak mistis dan ajaib, memberikan semua orang sedikit kepercayaan dan kenyamanan.

Pada saat itu, Fei tiba-tiba tertawa, dan ia mengatakan sesuatu yang aneh kepada banyak orang.

“Mengapa hanya ada 11 prajurit saja? Aku takut mereka kekurangan satu hal”

Banyak orang bingung dan berpikir sendiri, “Kurang satu? Apa maksudnya? Apakah Yang Mulia Human Emperor berpikir jika 11 prajurit itu belum cukup kuat untuk mengalahkan pasukan bersatu? Jika satu lagi datang, apakah kesempatan kita untuk menang akan berkurang menjadi nol?”

Namun, hal aneh yang dikatakan Fei dengan cepat menghentikan tawa Gao Shang.

Sebuah jejak keraguan muncul di wajah Gao Shang untuk pertama kalinya, dan dia menjawab, “Apa yang ingin kau katakan? Mungkinkah…”

“Hahaha!” Fei mulai tertawa, “Gao Shang, puluhan ribu tahun yang lalu, kau tidak bisa mengalahkan Yang Mulia Gao De. Puluhan ribu tahun kemudian, konflik itu akan berakhir. Ada takdir untuk segalanya. Prajuritmu memang sangat kuat, tapi aku punya cara untuk mengurus mereka…”

Begitu Fei selesai, dia menyanyikan serangkaian lagu suci yang misterius, dan itu terdengar seperti banyak lonceng raksasa berbunyi pada saat yang sama.

Rangkaian musik ini mengandung kehadiran yang tak terlukiskan. Dan karena Fei menyajikan musik ini dengan kekuatannya sebagai puncak Supreme God, itu jauh lebih keras dibandingkan dengan lagu-lagu yang beresonansi pada medan pertempuran di ruang angkasa.

Namun, ketika dua jenis lagu bergabung, sepertinya mereka saling melengkapi satu sama lain dan menciptakan melodi alami.

Lalu, kekuatan ini melesat ke langit dan mengelilingi Sky City.

Pada saat yang sama, 30-atau-lebih jiwa para dewa leluhur dari berbagai klan yang akan menghilang berubah menjadi cahaya brilian dan masuk ke Sky City juga.

“Kejayaan kita akhirnya tiba!”

“Kejayaannya untuk Yang Mulia Gao De!”

“Takdir! Ini adalah siklus lain!”

“Kebangkitan!”

“Misi kami!”

“Akhir dari satu siklus! Keturunan, silahkan bertahan hidup dan hidup dengan keberanian!”

“Generasi demi generasi, kalian harus melindungi Azeroth !”

“Nyalakan cahaya kehidupan dan bertempur bersama Tuan kita!”

Berbagai suara diisi dengan emosi yang berbeda. Ada kegembiraan, lega, berkat, dan kenyamanan. Suara-suara ini bergema di langit, dan semua master yang selamat sampai sekarang mendengar mereka. Itu kedengarannya seperti jiwa-jiwa para dewa leluhur mengatakan salam perpisahan!

Ketika suara-suara menghilang, jiwa-jiwa para dewa leluhur berlari ke berbagai tempat di gunung di tengah Sky City.

Seolah-olah tempat-tempat di gunung telah dinyalakan oleh kekuatan terakhir dari jiwa-jiwa para dewa leluhur, 11 cahaya brilian dan kuat bersinar ke langit. Seperti banyak pedang emas tajam, sinar cahaya ini menembus kabut hitam yang prajurit berzirah hitam pancarkan dan segera terhubung dengan bintang-bintang di alam semesta!

Ini adalah adegan yang tak terlukiskan dan menakjubkan.

Alam semesta bisa dilihat melalui lubang raksasa yang cahaya emas buka, dan masing-masing lubang-lubang ini memiliki sekitar satu kilometer persegi besarnya. Bintang cemerlang bisa terlihat berkedip melalui lubang-lubang ini, dan rasanya seperti mereka hidup. Bintang-bintang ini jauh lebih terang dibandingkan dengan bintang-bintang biasa, dan mereka membentuk berbagai gambar melalui 11 celah.

Kepiting Besar…

Banteng liar…

Seorang gadis cantik…

Sebuah pemanah dengan busur ilahi…

Sebuah guci dengan air yang mengalir keluar seperti sungai…

Kalajengking surgawi yang menakutkan…

Sepasang kembar.…

Singa yang meraung…

Sebuah timbangan raksasa dan mendalam…

Sepasang ikan yang sedang berenang…

Sepasang ikan yang berenang…

Saat gambaran-gambaran ini berkedip, alam semesta bahkan beresonansi dengan mereka. Garis cahaya kuno dan mendalam dilemparkan dari gambar-gambar misterius itu, dan mereka bergabung dengan cahaya emas yang meluncur keluar dari gunung di Sky City.

Boom!

Pada akhirnya, garis-garis dari cahaya bintang mendarat di 11 istana emas di sekitar gunung utama.

Banyak kehadiran kuat yang setara dengan armor hitam muncul di Sky City, dan api emas tampak tak berujung seperti lautan, kekal seperti alam semesta, dan kuno seperti era prasejarah.

“Haha! Muncullah! Godly Warrior!” Fei berkata dengan ekspresi senang.

Pada saat berikutnya, prajurit yang ditelan api emas tanpa akhir berjalan keluar dari Sky City satu demi satu dan langsung muncul di belakang Fei.

Prajurit ini memakai baju zirah emas mewah dan mistik, dan mereka semua tampak seperti Dewa perang dalam legenda. Semua bagian tubuh mereka dilindungi oleh potongan-potongan armor yang penuh dengan kekuatan tak berujung, dan tubuh mereka diisi dengan kekuatan yang tak terbayangkan.

Api emas mewah dan mulia membakar di sekitar mereka, dan energi emasnya menembus ruang, mencairkan setengah dari kabut hitam yang menelan sistem bintang.

Sekarang, setengah dari dunia hitam, dan setengah lainnya adalah emas.

Ultimate Gold Saint! Prajurit ini akhirnya muncul!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *