Hail the King Chapter 1261 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1261 : Bangun

“Puff!” Fei membuka bibirnya dan meludahkan seteguk darah, dan tubuhnya sedikit menggigil.

Cain dan Akara terkejut.

Fei bahkan terluka! Sulit membayangkan kekuatan seperti apa ini! Kekuatan yang Fei tak bisa atasi!

“Cepat! Keluar!” Fei berteriak dengan cemas.

Pada saat yang sama, cahaya emas tak berujung bergegas keluar dari tubuh Fei, mengisi seluruh laboratorium dan melindungi semua peralatan dan perangkat di dalamnya.

Sementara itu, massa api energi hijau terbang keluar dari wanita berambut hijau ini. Dipenuhi dengan kejahatan dan kekerasan, itu menembak ke arah Fei.

Cain dan Akara segera tahu apa yang telah terjadi.

“Cepat! Pergi dari sini!” Mereka lalu memerintahkan orang-orang di laboratorium untuk melarikan diri.

Jelas, sesuatu yang tak terduga sedang terjadi. Jika Fei tidak bisa mengelola kekuatan menakutkan yang tiba-tiba muncul di Laboratorium, orang lain yang tinggal di laboratorium mungkin akan dibunuh oleh gelombang energi yang muncul.

“Semut rendahan sialan. Beraninya kau merusak rencanaku!…”

Sebuah kilatan frekuensi energi spiritual yang kuat muncul di laboratorium, dan mengguncang ruangan seperti tornado. Itu penuh dengan emosi negatif seperti kemarahan, kekerasan, dan rasa dingin.

“Ini ternyata kau!” Fei juga memancarkan serangkaian frekuensi energi spiritual.

Bagi Fei yang hampir sepenuhnya memahami frekuensi energi spiritual serangga, tidak sulit baginya untuk memahami ucapan lawan dan menjawabnya.

Dilihat dari kehadiran energi ini, itu adalah energi dari serangga yang gagal turun di galaksi sebelumnya.

“Lepaskan dia, dan aku akan memberikanmu hidup kekal” Garis frekuensi energi spiritual menyerang pikiran Fei dalam sekejap.

Kekuatan ini tajam dan menakutkan. Bahkan dengan kemampuan Fei, ia tidak bisa menahan diri, dan kekuatan asing ini masuk ke dalam pikiran Fei seakan bisa menyebabkan kehancuran kapan saja.

Sekarang kekuatan ini sudah dalam posisi yang mematikan, itu bisa mengendalikan Fei jika ia bergerak lebih jauh.

“Hidup abadi? Apa hubungannya dengan dia?” Fei berusaha bertahan sementara mengajukan pertanyaan dan menggertakan giginya.

“Ceroboh! Itu bukan sesuatu yang bisa kau tanyakan! Serangga malang!” frekuensi energi spiritual dari kekuatan ini bereaksi dalam kemarahan, “Ini kesempatan terakhir. Aku akan menjadi penguasa abadi alam semesta, dan aku akan menguasai masa depan menuju keabadian. Ciptaan Gao De, kau tidak bisa menghentikanku! Ini sudah diputuskan! Hahaha! Patuhi aku!”

“Ciptaan Gao De? Apa itu?” Fei berusaha melawan penindasan dan bertanya dengan semua kekuatannya.

“Ahahaha!” Frekuensi energi dingin dan mekanis mulai goyah, dan tampaknya seperti [Mother Empress] mendengar lelucon lucu. Ia lalu berkata, “Aku heran kenapa setelah sekian lama, makhluk rendahan sepertimu ternyata lupa dengan penciptamu. Hahaha! Jika Gao De tahu kalau ciptaannya lupa padanya, betapa ironisnya itu? Sayangnya, dia sudah mati”

Fei sepertinya mengerti sesuatu. “Maksudmu God of Creation? Gao De adalah God of Creation?”

“Itu benar. Dia disebut God of Creation oleh ciptaan generasi pertama” Suara dingin dan kuat akhirnya terdengar sedikit tidak sabar. “Apakah kau ingin menunda beberapa waktu? Serangga malang, karena kau tidak dapat diselamatkan, kau dapat menjadi budak perangku! Berikan jiwamu!”

Segera setelah frekuensi energi spiritual ini menghilang, keberadaan kekerasan menjadi empat kali lebih kuat, menghancurkan garis pertahanan Fei di dalam pikirannya.

Serangan itu mengerikan.

“Aaaah!” Fei tiba-tiba berteriak, dan satu set armor perak mewah muncul pada dirinya.

“Armor Gao De? Tidak!” doppelganger dari penguasa tertinggi serangga berteriak seolah-olah orang yang dicintainya meninggal, dan ia terdengar marah dan enggan.

Pada saat berikutnya, energi spiritual Fei tiba-tiba tumbuh menjadi lebih kuat 100 kali, langsung membungkus sekitar jumlah besar energi spiritual hijau. Lalu, seperti nyala api mencairkan besi, energi spiritual Fei mulai menyerang doppelganger dari penguasa tertinggi serangga itu.

Meja telah berbalik.

Ternyata Fei berpura-pura lemah selama ini.

Armor of Creation yang diperoleh Fei di bumi adalah barang yang sangat berguna untuk energi spiriutal. Jadi, bagaimana bisa Fei ditekan oleh doppelganger penguasa tertinggi serangga? Mungkin [Mother Empress] bisa mengalahkan Fei secara pribadi, tapi doppelgangernya tidak bisa melakukan itu.

Fei ingin menunjukkan kelemahan untuk mendapatkan lebih banyak informasi dari penguasa serangga, tapi tampaknya hanya sebanyak ini informasi yang bisa ia dapatkan.

Tapi beruntung baginya dia mendapatkan informasi yang berguna.

Fei lalu berpikir, “God of Creation benua Azeroth disebut Gao De? Huh? Nama ini tidak tampak seperti nama dari benua Azeroth. Kedengarannya seperti Dewa ini adalah seseorang dari Bumi. Mungkinkah … ,[Mother Empress] tahu nama asli God of Creation. Apakah mereka dari era yang sama? Apakah God of Creation dan [Mother Empress] berhubungan? Apakah ciptaan generasi pertama itu klan dewa dan klan Iblis? Apakah manusia dan ras lain di benua Azeroth merupakan ciptaan generasi kedua?”

Ada banyak pertanyaan dalam pikiran Fei. Dengan menggunakan Armor of Creation dan teknik rahasia dari gulungan ungu, Fei segera menyerap energi spiritual doppleganger [Mother Empress]. Dengan menyempurnakan dan menyerap doppelganger ini, Fei bisa mendapatkan sebagian pengetahuan dan ingatannya, dan mungkin dia akan mendapatkan jawaban untuk pertanyaan ini.

“Semut kotor! Kau akan membayar untuk ini… tidak!”

Namun, melihat bahwa itu tidak bisa mengubah situasi di sekitar, doppelganger ini mengutuk keras dalam kemarahan sebelum meledakkan diri. Energi yang menakutkan itu lalu meledak, dan api energi spiritualnya terbakar habis dan menghilang dalam sekejap.

Fei ingin menghentikannya, tapi itu sudah terlambat.

“Sangat disayangkan!” Setelah menghela napas dalam kekecewaan, Fei memalingkan matanya ke arah wanita berambut hijau yang masih berbaring di tempat tidur batu sihir.

Sesuatu yang mistis terjadi saat ini. Rambut hijau panjang wanita ini perlahan berubah warna. Warna hijau jahatnya secara bertahap memudar, dan digantikan oleh warna cyan yang indah, tampak seperti laut yang dalam.

Fitur wajahnya juga berubah. Ketangguhan dan kegilaannya menghilang, dan auranya menjadi lembut, tampak naif dan bahagia.

Secara bertahap, alis indah nya berkedut sedikit, dan tampak seperti dia akan bangun dari mimpi buruk. Sambil mengerang kesakitan, dia perlahan-lahan duduk.

Batasan-batasan hukum alam yang Fei tempatkan pada dirinya dan kemampuan penahan sihir dari tempat tidur batu bahkan tidak bisa menghentikannya.

“Apakah hari itu akhirnya tiba? Ayah dan Ibu, Aku akan menemuimu lagi. Misiku selesai!”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *