Hail the King Chapter 1259 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1259 : Membunuh Iblis

Kemunculan Undead serangga Supreme God membuat serangga Supreme God yang masih hidup terkejut.

Sihir Undead yang digunakan Fei saat ini adalah kombinasi skill dari karakter Necromancer-nya dari Dunia Diablo dan warisan kuno dari Undead Godly Palace di benua Azeroth. Makhluk Undead yang diciptakan Fei memiliki kekuatan gila, tapi dia tetap punya kendali penuh atas mereka.

Undead serangga Supreme God sangat kuat. Dan di bawah kendali Fei, masing-masing dari mereka mengikat lawan dan menggunakan serangan bunuh diri.

Pada saat berikutnya, Fei tidak ragu dan langsung menggunakan kekuatan hukum ruang dan menyelimuti daerah sekitar, seketika mengubah lima serangga Surpreme God lain menjadi Undead.

Perubahan ini langsung membalik situasi dalam jangka waktu singkat.

Keuntungan yang serangga miliki dalam hal keberadaan master di tingkat Supreme God perlahan-lahan menghilang.

Pada saat yang bersamaan, serangkaian gelombang suara yang seperti tornado berlari keluar dari lubang cacing besar yang akan runtuh. Terlihat jika sosok serangga yang tak tertandingi yang sedang berjuang seperti orang gila, berusaha menstabilkan lubang cacing dan segera datang ke dalam sistem bintang secepat mungkin.

Kekuatan sosok ini benar-benar gila.

Jika serangga tingkat tinggi lain berada dalam situasinya, mereka pasti akan dihancurkan oleh elemen spasial yang kacau. Namun, sosok ini mampu bertahan dan bahkan mencoba untuk menstabilkan lubang cacing.

Tapi, hanya ini yang bisa sosok itu lakukan.

Pada saat berikutnya, gelombang besar kabut hitam menakutkan muncul di dalam lubang cacing yang runtuh.

Lalu, banyak jeritan yang tampaknya datang dari zaman kuno bergaung di dalam lubang cacing, kabut merah-hitam terus menyebar seolah-olah botol tinta yang dibuang ke dalam wadah air, mencemari lebih dari setengah lubang cacing perak.

“Aku meninggalkan rumahku dan dipenjara selama ribuan tahun. Hahaha! Sekarang aku bebas!”

“Ayo keluar, saudara-saudaraku! Era kita sudah tiba!”

“Hehehe, akhirnya aku bisa melihat dunia luar lagi!”

“Aku tersentuh! Aku bisa mencium bau alam semesta!”

Banyak suara gila, kejam, dan dingin keluar dari kabut merah kehitaman, dan semua itu tampak seperti panggilan dari neraka, mereka dipenuhi dengan kegembiraan.

Makhluk ini lalu mengisap energi di sekitar mereka, seolah-olah mereka bisa menahan dan menghancurkan segala sesuatu yang ada.

Tindakan ini memprovokasi serangga yang sedang mencoba untuk melewati lubang cacing besar yang akan runtuh. Banyak teriakan dan frekuensi energi spiritual muncul dalam gelombang spasial elemen, mencoba untuk membunuh kelompok yang baru muncul.

“Siapa itu? Beraninya kau melawan kami, iblis dari neraka?”

“Hehehe, kita tampaknya bertemu seseorang yang tidak memiliki mata. Sosok ini tampaknya kuat. Hahaha, saudara-saudaraku, ayo kita pergi dan melahap jiwa yang malang ini!”

“Sialan! Dimana kita? Ini bukan ruangan segel … aku merasakan gelombang yang mengerikan dari elemen spasial … kekacauan dan kehancuran…”

Banyak jeritan jahat bernada tinggi terdengar dari kabut setan.

Di dalam lubang cacing besar yang akan runtuh, dua pihak menggila dan akhirnya memulai pertempuran. Mereka semua adalah karakter yang jahat dan menyeramkan, di satu sisi adalah serangga yang sangat kuat, dan di sisi lain merupakan para Iblis yang tersegel selama ribuan tahun. Tidak satupun dari mereka mudah diatasi, jadi mereka bertarung sampai mati.

“Hahahaha…” Fei tertawa ketika ia berlari diantara serangga Supreme God dan membunuh kekuatan tempur tingkat tinggi milik musuh.

Kabut merah-kehitaman berasal dari telur tersegel yang Fei temukan di ruang bawah tanah ibukota Kekaisaran Anji. Jauh sebelum perang ini terjadi, Fei telah mentransfer semua telur ke dalam Godly Realm. Dan ketika ia meledakkan lubang cacing besar, ia merusak sekitar 30 telur tersegel dan mengirim mereka langsung ke lubang cacing, membuat para iblis mengerikan itu bertarung melawan penguasa tertinggi para serangga.

Ini adalah bagian dari rencana Fei, dan itu ternyata berhasil seperti yang ia bayangkan.

Iblis yang telah disegel dan penguasa tertinggi serangga sangat sombong, dan mereka langsung bertarung hanya dengan sedikit provokasi. Satu sisi telah memiliki kemarahan yang terpendam selama bertahun-tahun, dan sisi lain adalah serangga yang ingin memperkuat bawahannya dengan cepat.

Setelah Fei menggunakan beberapa trik, kedua belah pihak menjadi marah dan tidak menunjukkan sikap baik, membuat mereka hanya berakhir bertarung satu sama lain secara kejam.

Sambil memperhatikan pertempuran yang terjadi di dalam lubang cacing, Fei juga berlarian ke sekitar dan membantai serangga Supreme God dan mengendalikan Undead dengan sihir. Segera, semua serangga Supreme God terbunuh, dan 20 mayat serangga itu berdiri di belakang Fei dalam formasi.

Kemudian, Fei berdiam lebih dari 1.000 meter jauhnya dari lubang cacing besar dan dengan sabar mengamati pertempuran.

Sudah jelas bahwa setelah disegel selama ribuan tahun, kekuatan para Iblis ini turun secara signifikan. Meskipun ada sekitar 30 dari mereka, penguasa tertinggi serangga tetap memiliki keuntungan, dengan menggunakan teknik misterius, ia mampu membunuh lebih dari 10 iblis dalam waktu singkat.

Lalu, lubang cacing besar yang akan runtuh secara bertahap mulai stabil di bawah penindasan dari penguasa serangga ini.

“Sangat kuat,” pikir Fei, “Penguasa para serangga memiliki kekuatan yang menakutkan! Dia jauh lebih kuat dari aku!”

Dengan pikiran lain, sekitar 30 garis cahaya merah lain keluar dari tubuh Fei dan terbang ke lubang cacing.

30 segel telur lain telah dibuka, dan para iblis di dalamnya kembali dikirim ke medan pertempuran di dalam lubang cacing.

“Hahaha! Kita bebas…”

“Apa ini? Dia berani menyerang kita?”

“Sialan. Dia cari mati!”

Iblis ini disegel terlalu lama. Akibatnya, pikiran mereka tidak bekerja dengan baik. Segera setelah mereka keluar dari telur, reaksi pertama mereka adalah menyerang penguasa serangga. Menggunakan keuntungan jumlah, para iblis secara bertahap membalikkan momentum dalam pertempuran.

Menggunakan hukum alam. Fei menyegel area di sekitar lubang cacing dan diam-diam mengacaukan struktur spasial dari lubang cacing besar ini.

Sedangkan di dalam lubang cacing, dua kelommpok masih terus bertempur sampai mati.

Pertempuran berlanjut selama sekitar dua jam. Secara bertahap, [Mother Empress] entah bagaimana mendapatkan keuntungan dan berhasil membunuh lebih dari 40 iblis. Hanya sekitar sepuluh Iblis yang tersisa saat ini, dan mereka mengutuk marah lalu mencoba untuk bertahan hidup. Iblis-iblis ini sebenarnya tidak dapat dibunuh, tapi entah bagaimana, banyak dari mereka dibunuh sekarang.

Setiap kali [Mother Empress] hendak mendapatkan kemenangan, Fei akan mengirim lebih banyak Iblis ke dalam lubang cacing.

Sekitar empat jam kemudian, semua telur di dalam Godly Realm Fei sudah dikirim ke dalam lubang cacing, dan terbunuh oleh penguasa para serangga. Hanya tersisa beberapa iblis terkuat yang masih berjuang dan mencoba untuk bertahan hidup!

Melihat ini, Fei tidak menjadi ragu dan segera melepaskan kekuatan hukum ruang, benar-benar menghancurkan lubang cacing besar.

Boom!

Setelah suara keras, lubang cacing super ini akhirnya runtuh dan menghilang dalam sistem bintang.

“Cukup mengejutkan memanfaatkan serangga untuk membunuh para Iblis itu. Tapi tak masalah. Salah satu beban di pikiranku sudah menghilang. Sekarang, lubang cacing besar itu juga telah hancur, serangga tidak lagi bisa dengan mudah membuat satu yang seperti itu. Sudah waktunya bagiku untuk kembali ke medan pertempuran di ruang angkasa dan mencari tahu identitas monster wanita berambut hijau itu!”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *