Hail the King Chapter 1238 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1238 : Perang yang Tidak Dapat Dihindari

Di tanah, mayat berdarah itu perlahan-lahan melayang, dan api energi emas menyala pada tubuhnya. Dalam hitungan detik, semua luka pada tubuh Fei menghilang, dan lubang raksasa di dadanya juga hilang. Darah samar-emas yang mengalir di tanah juga berubah menjadi manik-manik emas kristal dan terbang kembali ke tubuh Fei.

“Tidak hanya kau yang tahu bagaimana untuk mengatur kartu tersembunyi” Fei tersenyum dan berkata pada Dicanio, “Aku juga punya”

“Tidak mungkin!” Wajah serangga Dicanio yang penuh sisik silver berubah menjadi abu, dan shock dan horor muncul di mata hijaunya. Dia berteriak, “Bagaimana mungkin? Maradona dikendalikan oleh teknik energi spiritualku! Dia tak bisa melawanku! Kenapa dia tiba-tiba lolos dari kendali energi spiritualku?”

Fei tersenyum dan menggelengkan kepalanya. “Kau mengecewakanku. Kau jelas tahu bahwa energi spiritualku tidak lebih lemah darimu, tapi kau cukup bodoh menggunakan energi spiritualmu untuk menciptakan perangkap ini. Apa kau pikir aku tidak bersiap-siap? Selain itu, aku sudah bilang bahwa aku pergi ke planet di mana serangga menyerang, dan aku tahu bahwa Polluters tidak dibunuh pada waktu kuno. Oleh karena itu, aku sudah ragu padamu sejak lama”

Dicanio tak mau menerima ini. “Itu tidak berarti apapun. Kau hanya mencurigaiku. Untuk mendapatkan kepercayaanmu, aku bahkan menawarkan tahta Paus untukmu. Bukankah kau tertarik dengan posisi yang paling bergengsi di benua ini? Bahkan walau kau tahu bahwa tidak semua Polluters dibunuh, kau tidak bisa yakin bahwa aku berbohong. Mungkin aku juga tertipu!”

“Aku berpikir begitu pada awalnya. Aku berharap bahwa Stabila, seorang master manusia yang mendominasi, tidak akan menjadi orang tak tahu malu yang akan mengkhianati umat manusia. Jika memang begitu, aku tak perlu melawannya” Ketika berbicara tentang ini, Fei memandang Maradona dan melanjutkan, “Oleh karena itu, aku pertama berdiskusi dengan Continental Martial Saint dan memintanya untuk mencari tahu rahasiamu dalam gelap”

“Ini tidak mungkin! Aku memperoleh informasi akurat dan tahu bahwa kau baru kembali dari dimensi lain tiga hari yang lalu! Sebelum kau kembali, Maradona yang tidak sadar telah jatuh di bawah kendaliku! Aku menggunakan teknik saleh yang merupakan teknik energi spiritual utama yang tertinggi yang [Mother Empress] ajarkan padaku. Bahkan jika kau menemui Maradona, kau tidak seharusnya mampu merusak kontrolku!” Dicanio berteriak.

Fei mengangguk dan berkata, “Aku terkejut kau tahu banyak tentangku. Namun, apakah kau juga memikirkan kemungkinan di mana aku dengan sengaja membocorkan keberadaanku kepadamu?”

“Kau …” Dicanio langsung membeku di tempat.

Fei tersenyum dan berkata, “Memang, aku harus mengakui rahasia teknik energi spiritual yang serangga miliki itu kuat. Tiga hari yang lalu, aku hampir terjebak. Untungnya aku mempelajari banyak frekuensi energi spiritual yang unik yang hanya digunakan oleh serangga. Oh, juga, aku punya satu set baju besi. Dengan baju besi ini, aku bisa membubarkan kontrol yang kau miliki atas Maradona tanpa kau sadari. Kemudian, kami bertindak bersama. Hanya itu”

Dicanio membeku sejenak dan kemudian segera menyadari sesuatu.a)

Kemudian dia berteriak, “Itu Armor of Creation! Bagaimana bisa? Kau benar-benar menemukan Armor of Creation di planet kecil yang rusak dan lemah itu! Ini adalah salah satu barang suci yang Lord klan Dewa dan Iblis sembunyikan 1.000 tahun yang lalu! Kami mencoba untuk menemukannya dalam 1.000 tahun terakhir! Benda itu ternyata memang ada di bumi. Itu benar-benar ada disana. Kau bergerak sedikit lebih cepat dan mendapatkannya! Sialan! AHHH!!! Sialan!”

“Mengapa kau sialan yang begitu marah ?” Maradona menyerang punggung Dicanio dengan kedua tangannya lagi, dan rentetan kekuatan mengerikan lain disuntikkan ke dalam tubuh serangga itu. Dia lalu berteriak, “Sialan! Aku tidak pernah tahu ada skema seperti ini. Kupikir kau adalah Stabila yang sebenarnya, dan aku tidak punya penjagaan di sekitarmu. Sht! Kau benar-benar menipuku, dan aku jatuh ke dalam kendalimu. Jika bukan karena kedatangan Alexander yang tepat waktu, Aku akan menjadi orang paling bersalah di benua ini!”

Dicanio tidak menjawab. Dia batuk darah hijau, sementara kilatan gila berkelebat di matanya.

“Oh ! Sekarang setelah kau mengatakan itu … apa serangga sudah menargetkan bumi? Segera setelah serangga bangun dari tidur panjangnya, mereka pergi ke Bumi hanya untuk menemukan set armor?” Fei tiba-tiba memahami ini.

“Itu benar ! Jadi apa?” Ekspresi Dicanio tiba-tiba berubah jelek, dan coretan frekuensi energi spiritual dan gelombang berkumpu disekelilingnya. Dia meraung,
“Buka! Lepaskan penghalang!”

Dicanio mencoba yang terbaik untuk membebaskan diri.

Fei tertawa, “Hentikan taktik tidak berguna ini. Berhenti melawan. Apakah kau pikir aku tidak tahu jika kau mengatakan ini untuk menunda? Sudah kukatakan jika energi spiritualku lebih kuat, dan teknik energi spiritualku juga lebih kuat. Karena aku sudah familiar dengan frekuensi energi spiritual serangga, apa kau pikir kau bisa melarikan diri atau meledakkan diri setelah aku menginvasi pikiranmu?”

Sementara itu, rentetan frekuensi energi spiritual yang aneh mengendalikan Dicanio, membuatnya tidak bisa bergerak sama sekali.

Keputus-asaan memenuhi mata hijau Dicanio.

Fei telah mencari melalui pikirannya dan belajar semua rahasia yang Dicanio tahu tentang serangga.

Dicanio tahu bahwa Fei belajar tentang koordinat ruang dia mana serangga akan turun, di mana lubang cacing yang akan ia buka, dan rencana perang serangga.

Semua informasi yang manusia di benua Azeroth tidak boleh tahu sampai lusa sudah ditangkap oleh Fei.

Sudah berakhir!

Semuanya sudah berakhir!

Misi Dicanio berakhir dengan kegagalan total.

Waktu perlahan berlalu.

Segera, ekspresi Fei berubah sangat suram, dan ia mendesah. Dia tahu segalanya.
Sayangnya, pendaratan serangga tidak dapat dihindari.

Dari informasi yang Fei pelajari dari pikiran Dicanio, sepuluh hari yang lalu,[Mother Empress] serangga yang berada di jurang alam semesta telah terbangun bersaa semua klan serangga yang berada dalam keadaan tidur yang dalam, dan mereka datang ke arah Azeroth dari jurang alam semesta yang jauh. Perjalanan akan memakan waktu sekitar 20 hari.

Itu berarti bahwa benua Azeroth hanya memiliki sekitar sepuluh hari untuk mempersiapkan diri.

Fei mendesah dan berpikir, “Perang ini tidak dapat dihindari. Hal baiknya adalah aku belajar banyak informasi dan tidak dalam kegelapan. Jika aku merencanakan sesuai dengan informasi ini, mungkin benua Azeroth tidak akan hancur. Satu-satunya ironi adalah kenyataan bahwa akan banyak makhluk di benua ini yang akan mati dalam perang. Berapa banyak makhluk yang akan mati? Berapa banyak ras yang akan punah?”

Dicanio terbaring di tanah seperti genangan lumpur.

Untuk serangga seperti dia, kegagalan misi setara dengan kematian.

Satu-satunya hal yang membuatnya kurang putus asa adalah bahwa ia berhasil menghancurkan penghalang ruang klan Dewa dan Iblis yang ditempatkan di sekitar benua Azeroth dan mengirim koordinat spasial ke [Mother Empress].

Bahkan jika Human Emperor of the North menyembunyikan koordinat spasial dari benua Azeroth lagi, [Mother Empress] masih bisa berhasil datang ke sini dengan kekuatan besarnya.

“Baiklah, pertempuran kita berakhir di sini. Sekarang, Apakah kau ingin tahu mengapa aku tidak mengungkapkan identitasmu di luar dan mengambil risiko dengan mengikutimu ke Istana Suci?” Fei bertanya dengan senyum.

“Kenapa?” Dicanio menjawab dengan kebencian dalam suaranya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *