Hail the King Chapter 1235 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1235 : Orang Yang Seharusnya Mati

Dicanio memandang Fei dengan ejekan yang tidak biasa di wajahnya. Dia mengejek dan berkata, “Apakah kau tidak akan mempertimbangkan situasimu saat ini? Sebagai seseorang yang akan mati, rasa ingin tahumu terlalu kuat. Haruskah aku mengatakan bahwa kau bodoh atau terlalu berani?”

Fei tidak keberatan dengan ejekan Dicanio, dan dia menjawab dengan tenang, “Karena kau berpikir bahwa kau adalah pemenang terakhirnya, kenapa tidak kau benar-benar menikmati memiliki perasaan sebagai pemenang? Di mataku, menunjukkan kepada musuhku bagaimana aku bisa menang adalah cara yang hebat untuk mengganggu dan melampiaskan semua emosi terpendam”

Dicanio mengangguk dan tertawa, “Ya, kau benar. Memang, membiarkanmu tahu mengapa kau kalah dan membuatmu menyesal adalah hiburan yang sempurna bagiku. Kalau begitu, aku akan membiarkanmu mati dengan kesadaran penuh atas apa yang terjadi”

Dicanio mengatakan dalam kegembiraan, “Dalam kenyataannya, jika kau mengabaikan semuanya dan langsung membunuhku selama pertemuan di kota San Siro beberapa waktu lalu, mengalahkan Gereja Suci dengan kekuatan, mungkin bencana yang akan menyerang benua Azeroth akan tertundah. Bagaimanapun juga, Lord Klan Dewa dan Iblis melukai [Mother Emperss] dengan parah 1.000 tahun yang lalu dan berhasil menyegel kordinat spasial benua Azeroth. Karena itu, serangga tidak bisa menemukan Benua Azeroth dalam waktu singkat”

Fei sepertinya mengerti sesuatu, dan dia mengangguk dan berkata, “Oh, aku mengerti. Lalu, kau melakukan sesuatu di saat terakhir dan memberikan koordinat Azeroth?”

“Itu benar. Pada bulan lalu, aku akhirnya menyelesaikan misiku. Dengan menggunakan kekuatan suci yang gereja suci kumpulkan dalam 1.000 tahun terakhir, aku perlahan-lahan menghancurkan segel yang Lord klan Dewa dan Iblis tempatkan di sekitar benua Azeroth. Sekarang, kami bisa datang ke sini dengan milyaran serangga! Mereka akan datang ke dunia ini!” Dicanio mengatakan dalam kegembiraan,
“Alexander, kau memiliki kesempatan untuk menghentikanku, membuat rencana yang kubuat dalam ratusan tahun terakhir sia-sia. Namun, kau tidak melakukan itu! Apa kau menyesali keputusanmu sebelumnya?”

Fei mengangguk dan menjawab dengan jujur, “Un, Aku menyesal dengan keputusanku setelah kau mengatakan kepadaku rincian ini”

“Untuk beberapa alasan, melihatmu berpura-pura tenang, tiba-tiba aku tidak tertarik untuk berbicara denganmu lagi. Kau bisa langsung mati. Setelah membunuhmu, hanya akan ada satu halangan lagi. Setelah kau mati, Kekaisaran Wilayah Utara akan menjadi sepiring butir pasir. Militer kita akan sekali lagi berburu dan berpesta di benua ini setelah mempermalukan ras dewa”

Sikap Dicanio menjadi dingin.

Fei masih tersenyum, dan ia bertanya, “Kemudian, kau adalah mata-mata yang sempurna? Aku berasumsi bahwa para dewa dan iblis membalikkan keadaan selama perang itu dan meninggalkan beberapa kartu tersembunyi di benua. Begitu pula para serangga yang diusir, mereka juga meninggalkan beberapa rencana. Mungkinkah kau telah tinggal di benua dan bergerak secara rahasia sejak Perang Besar Dalam Era mitos?”

“Kau cukup pintar” Dicanio mengangguk dan berkata, “Para serangga mendominasi banyak galaksi dan dimensi di alam semesta dan tidak pernah mengalami kekalahan seperti itu. Meskipun [Moter Empress] terluka parah, banyak rencana tersembunyi ditempatkan di benua. Aku salah satu dari mereka. Tapi rekan-rekanku yang lain dibunuh atau disegel oleh sisa master klan Dewa dan iblis, dan hanya aku bertindak dengan hati-hati dan tidak pernah menunjukkan jejak. Aku bersembunyi di benua selama ratusan tahun, dan aku akhirnya mendapatkan kesempatan dan mengendalikan Paus Stabila dengan teknik energi rahasia selama masa jayanya. Lalu, aku mulai merusak seluruh Gereja Suci. Hahaha! Kekuatan yang dibuat oleh Lord Klan Dewa dan Iblis untuk melindungi diri dari serangga sekarang menjadi alat bagi serangga! Bukankah ironis sekali?”

“Kedengarannya memotivasi. Dari begitu banyak mata-mata, hanya kau yang berhasil dengan rencanamu” Fei bahkan bertepuk tangan untuk Dicanio.

“Kita telah membuang cukup banyak waktu. Human Emperor of the North, matilah! Teman-teman dan rekan-rekanmu akan segera pergi ke neraka dan menemanimu. Balas dendam para serangga akan membasuh benua dengan darah. Tidak ada yang akan bertahan!” Sementara Dicanio berbicara, tulang tajam pada dirinya menjadi lebih tajam dan tajam. Kulit tua pada dirinya secara bertahap jatuh, dan ia berubah menjadi serangga berbentuk manusia ketika kehadiran yang kuat muncul.

Fei tertawa dan berkata, “Ambisimu pantas dipuji, tapi aku takut jika kau tidak memiliki kekuatan untuk itu”

Segera setelah ia mengatakan itu, api energi bergegas keluar dari tubuhnya, hampir mewarnai interior Istana Suci. Kehadiran yang tak terbayangkan melonjak seperti tsunami, langsung menelan Dicanio.

“Godly King Level 9?” Wajah Dicanio berubah warna, dan dia berkata, “Dalam waktu singkat, kekuatanmu meroket sebanyak ini? Aku benar-benar tidak bisa membiarkanmu tetap hidup. Mati!”

Sebelum ia selesai berbicara, banyak tulang tajam transparan muncul di udara dan menembus cahaya emas di sekitar Fei, bertujuan pada mata, hidung, dan dahi Fei.

Tulang ini tak terlihat dan tak berwujud, dan mereka berkedip di udara dan memiliki lintasan tak terduga. Itu sangat aneh.

“Serangan energi spiritual ? Tidak ada gunanya bagiku!” Fei tertawa.

Lalu, perisai emas tembus pandang muncul di hadapan Fei, itu juga merupakan teknik energi spiritual.

Gulungan ungu yang dibaca Fei berisi banyak rahasia teknik energi spiritual yang para dewa dan iblis kumpulkan untuk melawan serangga.

Oleh karena itu, Fei mudah memblokir serangan energi spiritual yang akan menjadi masalah untuk Godly King lainnya.

Saat ini, senyum licik muncul di wajah Dicanio.

Pada saat berikutnya, sesuatu yang mengerikan terjadi.

Kekuatan tersembunyi yang kuat tiba-tiba muncul di belakang Fei.

Sosok bayangan menghantamkan kedua tangannya ke belakang Fei seolah-olah mereka adalah pedang, dan kekuatan yang bisa menghancurkan Godly King mendarat di tubuh Fei.

Boom!

Tubuh Fei hancur secara langsung.

Lalu, bayangan itu mengikuti Fei dan bergerak seperti kilat. Pukulan cepat nya berisi kekuatan suci, menyuntikkan kekuatan destruktif ke dalam tubuh Fei.

Blatter! Sosok ini adalah Paus Blatter yang seharusnya sudah dieksekusi!

“Dia masih hidup ? Perhitungan macam itu!”

“Ini adalah konspirasi dari awal! Konspirasi untuk menipuku!”

Fei langsung mengerti rencana Dicanio.

Tidak ada yang akan berhati-hati kepada orang yang sudah mati.

Dicanio terus terang saat ini! Dia ingin menggunakan Blatter yang seharusnya sudah mati sebagai kartu tersembunyi dan menyerang Fei dengan metode yang seharusnya tidak diharapkan.

Rencananya telah direalisasikan!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *