Hail the King Chapter 1227 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1227 : Peradaban yang Telah Runtuh

“Di mana ini? Apa ini neraka?”

Zhong Dajun dan Fei menatap langit gelap dan dunia monoton yang tak punya warna lain kecuali abu-abu. Dan lingkungan ini memberi mereka rasa sesak napas.

Hanya ada warna Abu-abu di seluruh dunia yang aneh ini. Tanahnya bahkan memiliki warna yang sama seperti langit, membuat mereka terlihat seperti terhubung. Warna menyebalkan ini mendominasi dunia, dan tidak ada energi kehidupan bisa dirasakan. Bahkan sebongkah rumputpun tidak bisa dilihat disini.

Karena tidak ada angin di tempat ini. Itu membuat dunia ini seakan membeku dalam waktu, sama seperti air kolam yang diam.

Melihat ke atas, banyak bintang samar-samar terlihat, misterius dan mendalam.

Ini pasti sebuah planet yang jauh dari Bumi.

Fei kemudian mengeluarkan energi spiritualnya dan dengan cepat mendapatkan informasi yang cukup.

“Ini adalah bintang yang sangat jauh dari tata surya, dan ini ribuan kali lebih besar dari Bumi. Untuk lingkungannya … sepertinya ada kehidupan di planet ini sebelumnya” Fei menarik kembali energi spiritualnya dan mendesah, “Aku merasakan beberapa sinyal dari serangga. Walau ini adalah surga bagi mereka, tetapi tampaknya ini bukan markas mereka”

Zhong Dajun mengangguk dan berkata, “Itu benar. Tempat ini tampak seperti salah satu markas kecil mereka. Aku merasakan totem segelku, serangga yang bertarung denganku sebelumnya pasti ada di planet ini! Sialan! Aku harus balas dendam hari ini! Aku akan membunuhnya!”

“Jangan peringatkan musuh sekarang. Ayo kita lihat daerah sekitar dulu” Fei menghentikan Zhong Dajun untuk melakukan sesuatu yang tidak rasional.

Setelah memeriksa arah, keduanya lalu terbang ke depan.

Walau terasa seperti sedang menyusuri gurun raksasa. Dengan kecepatan terbang mereka, keduanya akhirnya melihat sesuatu yang lain dari padang pasir setelah terbang selama sekitar dua jam.

Tampaknya itu adalah sebuah kota yang sudah ditinggalkan selama bertahun-tahun.

Bangunan yang runtuhnya setengah terkubur di dalam gurun berwarna gelap, dan struktur yang lainnya tersebar di mana-mana.

Ada banyak bangunan megah yang tampak seperti piramida, tetapi mereka tampak tua dan busuk. Kebanyakan dari mereka sudah usang, dan waktu telah merusak pesona mereka.

“Kota yang sangat besar…” Fei meratap dari langit.

Meskipun bangunan di tanah tampak membusuk, mudah untuk membayangkan bagaimana makmurnnya tempat ini ketika berada di puncaknya. Ini pernah menjadi kota yang megah dengan banyak struktur indah. Setidaknya itu cukup besar dan mewah untuk tidak mungkin akan muncul di bumi. Hanya ibukota makmur dari kerajaan ini saja sudah bisa menyaingi Kekaisaran level 7 di benua Azeroth.

Sayangnya, kota ini telah menjadi bagian dari sejarah.

Fei dan Zhong Dajun menemukan kehadiran banyak serangga di kota ini. Sepertinya sebagian besar serangga sedang tidur seolah-olah mereka berada hibernasi disini.

Hanya sejumlah kecil serangga tingkat rendah yang berpatroli di kota dalam rute yang sudah diatur.

“Jika aku tidak salah, ini adalah sebuah planet yang penuh dengan kehidupan, dan ini memiliki sejarah yang hebat. Namun, di bawah invasi serangga, semuanya dihancurkan dalam semalam. Mungkin mahluk pribumi di planet ini berusaha melawan dengan agresif, dan itulah mengapa serangga tidak meninggalkan jejak di planet ini. Alih-alih membiarkan beberapa makhluk hidup dan repopulasi planet, serangga benar-benar menghapuskan semua makhluk, membuat planet yang pernah hidup ini menjadi markas serangga untuk hibernasi dan transisi,” Fei mendesah.

“Berburu melintasi alam semesta dan dalam dimensi yang tak terhitung jumlahnya? Ini adalah ras yang menakutkan! Sepertinya mereka diciptakan untuk kehancuran dan melahap orang lain” Wajah Zhong Dajun juga berubah warna. “Tidak heran mereka disebut Polluters! Mereka seperti belalang dan sumber dari semua polusi! Semuanya akan ternoda kemanapun mereka pergi!”

“Ayo kita pergi lebih jauh dan melihat-lihat” Serangkaian riak muncul di sekitar Fei, dan ia perlahan-lahan turun menuju kota di bawahnya.

Zhong Dajun mengikuti Fei dari dekat.

Dengan kekuatan mereka, mereka bisa dengan mudah menghalangi semua prasasti dan aura. Bahkan jika mereka berdiri di depan sekelompok serangga, serangga tidak akan bisa menemukan mereka.

Kota di atas tanah sangat luas dan menakjubkan. Ketika mereka mendarat, rasanya seperti dua butir pasir jatuh ke padang pasir, tampak sangat tidak signifikan.

Saat terbang melewati reruntuhan dan bangunan yang membusuk dari jarak dekat, keduanya merasakan keindahan kota ini dan merasa kasihan terhadap kehancuran peradabannya.

Rune yang terukir di gedungnya sangat indah dan halus, menunjukkan tingkat yang sangat tinggi keterampilan artistik peradaban pribumi sebelumnya.

Dari tampilan itu saja, sudah bisa dipastikan jika kota ini memiliki peradaban yang telah berkembang. Tidak seperti bumi yang mengandalkan teknologi ilmiah dan benua Azeroth yang mengandalkan sihir dan energi prajurit, peradaban ini berjalan di jalan teknologi rune. Dan dari rune yang terukir pada bangunan dan item, jelas bahwa tingkat teknologi kota ini sudah ratusan kali lebih maju dibandingkan dengan teknologi di bumi.

“Mereka memiliki teknologi untuk menjelajahi alam semesta dan memasuki era baru, dan senjata rune kuat mereka bisa memungkinkan mereka untuk menjajah planet lain. Namun, mereka dihancurkan oleh serangga pada akhirnya…”

Fei dan Zhong Dajun tidak bisa membantu tapi meratap untuk kejatuhan peradaban yang kuat ini, dan mereka tertegun dengan kekuatan menakutkan serangga sekali lagi.

Segera, Keduanya menemukan beberapa kerangka kering dan mayat. Mereka seharusnya penduduk asli dari planet ini.

Dilihat dari kerangka, pribumi planet ini mirip dengan manusia, tapi mereka jauh lebih besar. Yang biasa memiliki tinggi sekitar tiga meter, bahkan anak-anaknya sudah mencapai dua meter.

Kota ini pasti sudah diserang mendadak oleh serangga, dan sebagian besar warga sipilnya tidak mendapatkan kesempatan untuk melawan kembali. Sebagian besar mayat tidak utuh. Dan hampir semua kerangka memiliki lubang besar di tubuhya, sebagian besar tengkorak bahkan memiliki lubang besar di dalamnya juga.

“Mungkinkah serangga menyerap pengetahuan pribumi pemilik peradaban rune ini?” Fei instan berpikir tentang plot di film sci-fi ‘Starship Troopers’ saat ini.

Serangga dalam film itu selalu Mengisap otak ras lain untuk mendapatkan pengetahuan dan kekuasaan peradaban lain. Mereka memiliki kecepatan gila dalam kemajuan, dan mereka bisa cepat berkembang dan mencapai kemampuan yang ras lain hanya bisa sadari menggunakan teknologi atau item lain.

“Aku mengerti. Mungkin induk dari kehidupan serangga yang muncul di tata surya adalah serangga tingkat tinggi yang berevolusi setelah melakukan penyerangan dan menyerap banyak pengetahuan!” Zhong Dajun memiliki pemahaman mendadak.

Tidak heran Zhong Dajun merasa seperti itu, karena jika kalian melihat Rune pesawat ruang angkasa gila yang terukir pada bangunan yang runtuh. Semua orang pasti menyadari asal-usul kapal induk serangga itu.

Ini adalah ras yang menakutkan!

“Dari tingkat pembusukan kerangka ini, tampaknya peradaban ini hanya hancur kurang dari 1.000 tahun yang lalu. Karena teknologi rune mereka begitu maju, aku bertanya-tanya apakah mereka meninggalkan petunjuk. Mungkin mereka menyimpan sesuatu yang dapat digunakan oleh Bumi atau benua Azeroth”

“Hahaha! Ayo kita lihat sekitar! Aku merasa seperti Aku Dr. Indiana Jones yang sedang berpetualang dalam reruntuhan kuno. Itu membuat darahku mendidih! AYo kita terus menjelajah!”

Keduanya berharap bahwa mereka bisa menemukan sesuatu yang tersisa dari peradaban rune ini.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *