Hail the King Chapter 1216 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1216 : Kontak Khusus Pertama

Perwira muda terkejut saat menemukan bahwa banyak monster capung raksasa tiba-tiba membeku di udara; mereka tidak bisa lebih mendekat ke garis pertahanan. Kemudian, mereka semua mulai meledak seperti kembang api. Daging dan darah mereka tumpah ke segala arah, berubah menjadi garis-garis kabut darah dan jatuh dari langit.

“Apa yang terjadi?” Perwira militer muda dan semua tentara di dinding tersentak.

Di saat berikutnya, massa cahaya keemasan perlahan-lahan turun dari langit, dan sosok manusia bisa dilihat dalamnya. Saat cahaya emas semakin dekat, sosok manusia berubah menjadi lebih jelas. Pemuda di depan mengenakan pakaian Li-Ning, dan beberapa orang lainnya berdiri di belakangnya. Juga, sekitar empat capung raksasa tinggal di samping cahaya emas tanpa bergerak.

“… ini” perwira muda menelan ludah dan tidak dapat memproses adegan di depannya.

“Seorang manusia yang bisa terbang? Apakah dia teman atau musuh?”

“Tidak ada yang tahu!”

Semua orang menahan napas mereka, dan mereka begitu gugup hingga keringat muncul di seluruh telapak tangan mereka.

Bam! Bam!

Tiba-tiba, beberapa peluru terbang keluar dari dinding. Beberapa tentara terlalu gugup dan berakhir menarik pemicu.

“Jangan menembak!” Perwira militer muda langsung berteriak untuk menghentikan mereka.

-Di sisi lain-

“Oh, ini bukan sambutan yang ramah,” suara ramah dan bercanda terdengar dari pemuda yang mengenakan pakaian olahraga hitam dan diselimuti api energi.

Peluru yang terbang keluar tiba-tiba berhenti di udara seperti siput yang jatuh ke rawa ketika mereka mencapai radius sepuluh meter dari tubuh anak muda ini.

“Kapten, jangan menembak. Ini aku … haha, oke, aku hanya bercanda. Jangan khawatir; Aku bukan musuh. Namaku Fei, dan aku orang Cina”

Begitu suara ini muncul, pemuda hitam mendarat di dinding pertahanan dengan orang-orang lain.

Whoosh!

Semua prajurit di dinding serentak bergerak dan mengepung orang-orang asing ini sambil mengarahkan senjata mereka.

“Jangan tembak. Ini adalah aku, Wakil Walikota Beijing …” pria setengah baya yang memiliki perut besar adalah orang pertama yang panik. Dia hampir kencing di celana ketika senjata diarahkan kepadanya. Sebaliknya, Jian Jie dan Wang Jian sudah berada di sekitar Fei lebih lama dan telah melihat banyak hal yang tak terpikirkan. Oleh karena itu, mereka tidak takut senjata lagi.

“Jangan khawatir. Aku benar-benar orang Cina, dan aku tidak memiliki niat buruk,” Fei menjelaskan sambil tersenyum.

Mungkin bahasa Mandarin Fei yang lancar membuat perwira militer muda menjatuhkan penjagaanya; terlihat saat ia memerintahkan tentara untuk menyingkirkan senjata mereka.

“Apakah kau yang membunuh serangga?” Perwira militer muda mencoba untuk membuat suaranya terdengar alami dan selembut mungkin. Lagipula, sangat mengejutkan bagi siapa pun untuk melihat orang turun dari langit dalam balutan cahaya keemasan.

“Itu benar” Fei mengangguk dan mengulurkan tangannya, memanggil empat monster capung dan lalu menyegel mereka ke dalam sebuah gulungan.

Rangkaian tindakan ini hampir membuat mata semua orang keluar dari soket mata mereka.

“Cahaya keemasan melintas, dan empat monster raksasa menghilang. Juga, gulungan kain itu sepertinya berasal dari bahan yang melahap cahaya … apa itu?”

Setelah sekitar setengah jam, Fei diundang ke ruang pertemuan di gedung militer yang paling dipantau dan aman. Dindingnya terbuat dari bahan antipeluru, dan mereka sangat kuat dengan lapisan pelat baja yang sekitar satu inci tebal ditambahkan di atasnya. Ada juga empat kamera di empat sudut ruangan, memantau ruangan setiap detik.

Fei duduk di sofa di ruang pertemuan dengan bosan.

Setelah menjelaskan mengapa dia ada di sini dan dengan santai membunuh ratusan ribu serangga di luar kota, Fei diperlakukan sebagai VIP militer, dan ia dengan hormat diundang ke pusat komando ini.

Untuk pria paruh baya yang mengatakan bahwa ia adalah Wakil Walikota Beijing dan kaki tangannya, dijemput oleh kendaraan militer ke tempat lain.

Setelah mendapatkan izin Fei, Wang Jian dan Jian Jie juga dijemput oleh beberapa pekerja di pangkalan. Jelas, pemerintah masih sangat berhati-hati. Mereka ingin mempelajari lebih lanjut tentang Fei melalui warga mereka yang sudah didokumentasikan dalam database pemerintah.

Sambil menunggu di sofa, Fei tidak menunjukkan tanda-tanda ketidaksabaran.

Bahkan, ia bisa memahami mengapa militer begitu hati-hati dan waspada terhadapnya.

Setelah semua, kekuatan supranatural yang Fei tunjukkan sangatlah mengejutkan, dan itu terlalu berarti bagi bangsa.

“Tuan. Wang Jian, sebelum bencana ini terjadi, Anda adalah seorang perwira polisi yang sangat baik. Kamu semua percaya kepadamu, tapi terlalu sulit untuk percaya saat ini. Dapatkah Anda bersumpah bahwa semua yang Anda katakan adalah benar? Dan Anda mengalami semua kejadian ini sendiri?”

Di ruangan lain yang dijaga ketat, seorang pria tua berambut putih yang memakai seragam militer bertanya kepada Wang Jie sekali lagi dengan ekspresi serius.

Senyum pahit muncul di wajah Wang Jie, dan dia berkata dengan serius, “Jenderal Liu, aku berjanji jika setiap kata yang kukatakan adalah benar; Aku mengalami itu semua dan tidak mendengarnya dari orang lain. Pemuda ini bernama Fei, dan ia memiliki kekuatan dan kemampuan seperti Immortal yang ada di dalam legenda. Aku telah berkelana jauh ke sarang serangga di bawah kota Beijing bersamanya, dan dia membunuh ratusan juta serangga termasuk komandan serangga yang seperti gunung daging”

Jenderal tua berambut putih mengangguk dan meminta maaf, “Sebelum kita berkomunikasi dengannya, kamu perlu untuk tinggal di sini sementara waktu. Sebelumnya aku minta maaf”

Wang Jian menatap jenderal tua yang terkenal dan memiliki reputasi baik ini saat ia berdiri dan membungkuk. “Aku bersedia untuk membantu semua penyelidikan”

Jenderal Liu menepuk bahu Wang Jian dan kemudian meninggalkan ruangan.

Di bawah pimpinan seorang sekretaris, Jenderal Liu masuk ke lift dan pergi ke lantai 19 di bawah tanah.

Dinding logam memancarkan aura dingin. Dalam ruang raksasa ini, banyak tokoh dalam seragam militer dan jas lab putih berjalan ke sekitar, sibuk dengan pekerjaan mereka.

Jenderal Liu lalu pergi ke ruang di bagian terdalam lantai ini, dan sekitar 30 orang telah menunggu di sana.

Pada layar elektronik besar, Fei yang sabar menunggu di ruangannya muncul di layar , dan pejabat tinggi yang selamat sejauh ini semua duduk di kedua sisi. Ada jenderal dan pejabat administrasi. Mereka semua tampak muram sambil membahas sesuatu di antara mereka sendiri. Setelah melihat Jenderal Liu, mereka semua tampak menjadi tegang.

“Ini adalah wawancara dengan Wang Jian yang ke 11 kalinya, dan dokter kami memeriksa Wakil Walikota Beijing dan semua orang yang datang dengan pemuda misterius ini juga. Semua tanda-tanda menunjukkan bahwa mereka sangat sehat, pikiran mereka tidak dikendalikan oleh energi spiritual, dan mereka tidak terhipnotis. Ini berarti segala sesuatu yang mereka katakan benar,” kata jenderal Liu saat mengirimkan dokumen elektronik di tangannya kepada semua orang yang ada di ruangan.

“Wakil Walikota Liu dan lainnya tidak tahu banyak. Namun, Wang Jian dan wanita bernama Jian Jie itu mengatakan hal yang sama. Di mata mereka, pemuda bernama Fei ini adalah Immortal yang tak terkalahkan. Kedengarannya sulit dipercaya, tetapi itu adalah kebenarannya. Kita juga bisa melihat video yang ditangkap oleh satelit militer ini”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *