Hail the King Chapter 1202 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1202 : Lenyapnya Dewa dan Iblis

“Beruntung Dewa Penciptaan sudah mengatur semuanya. Berkatnya, seorang pemimpin manusia sejati lahir. Nak, meskipun aku baru bisa melarikan diri kurang dari setengah tahun yang lalu, aku sudah mendengar namamu berulang kali. Aku sudah mendengar cerita legendarismu, dan aku bangga padamu!”

Fei tersenyum dan dengan rendah hati menjawab, “Yang Mulia, Anda adalah panutan yang orang-orang muda sepertiku harus banggakan”

Stabila tersenyum dan mengangguk. Kemudian, ia berpaling ke arah Continental Martial Saint yang diselimuti api perak, dan dia berkata, “Teman Lama, mengapa kau tidak datang untuk mengobrol? Apa kau masih ingin memasang sikap yang dingin dan ceroboh itu?”

“Ha ha ha! Aku tidak mengantisipasi ini bahkan dalam mimpiku! Bajingan tua, sepertinya kau yang telah meninggal 800 tahun yang lalu hidup kembali! Bagus!”

Saat tawa heroik bergaung di langit, api perak secara bertahap menghilang, mengungkapkan sosok yang sedikit gemuk. Dia tampak biasa dengan jenggot hitam tebal dan rambut panjang keritingnya. Saat ini, ia merokok cerutu, yang mana sudah menjadi kebiasaannya.

Hanya sekejap, Maradona melintas ke samping Stabila. Dia lalu mengulurkan tangannya dan menyentuh kulit dan rambut Stabila dengan rasa ingin tahu.

Sikap Maradona telah membuat Batistuta dan master lain dari Gereja Suci mengerutkan kening. Namun, setelah mempertimbangkan status kedua manusia ini dan hubungan dekat keduanya, mereka menahan rasa frustrasi mereka dan tidak mengatakan apapun.

Continental Martial Saint yang terkenal dan megah adalah idola hampir semua prajurit di benua. Namun, karena orang ini sangat misterius dan tidak pernah terlihat di depan umum, hanya beberapa orang di dunia yang tahu seperti apa ia terlihat. Oleh karena itu, kebanyakan orang percaya bahwa Maradona adalah seorang master tampan dan gagah berkulit putih yang brilian dan enak dilihat.

Tapi sekarang, setelah melihat Continental Martial Saint dengan mata mereka sendiri, kebanyakan orang merasa seperti gambaran idola dalam pikiran mereka hancur dan pecah.

“Orang ini terlihat seperti pemimpin kelompok tentara bayaran, bukan seorang Continental Martial Saint!” Banyak orang berpikir untuk diri mereka sendiri seperti itu. Namun, karena mereka sudah melihat sosok yang sebenarnya, mereka tidak bisa melakukan apa pun selain menerima kenyataan itu.

Hal yang baik adalah bahwa Maradona menunjukkan kekuatan yang mengejutkan, menebus figur dirinya sendiri di benak banyak prajurit. Ketika ia berkelebat ke Stabila, ia juga menggunakan teknik yang mendalam, dan tidak ada yang tahu bagaimana ia melakukannya.

“Hei, lelaki tua! Karena kau sudah kembali hidup, kau seharusnya hanya memberitahu kami dan mengundang kami untuk berwisata di sekitar Gunung Suci di Pulau Sisilia! Kudengar ada banyak keindahan dalam paduan suara di sana. Mengapa kau harus membuatnya tampak misterius hingga mengundang Alexander dan aku ke tempat ini?” Tanya Maradona berani.

Mendengar kata-katanya, banyak prajurit merasa seperti ada sesuatu yang hancur di dalam pikiran mereka sekali lagi.

“Apakah orang ini idola semua prajurit di benua? Dia terlihat seperti ‘paman cabul’!”

Namun, apa yang Maradona tanyakan itu sangat tepat, dan Fei menunggu respon Stabila juga.

Stabila berkata sambil tersenyum pahit, “Jika aku langsung mengundang kalian ke Pulau Sisilia, Akankah kalian pergi? Lagipula, itu adalah markas besar Gereja Suci. Bagaimana jika Gereja Suci sudah menyiapkan jebakan disana?”

“Itu masuk akal. Jika aku tidak melihatmu hidup kembali dengan mataku sendiri, aku tidak akan percaya apa pun yang Gereja Suci katakan, dan aku tidak akan pergi ke Gunung Suci di Pulau Sisilia juga,” Maradona tertawa dengan ringan. Kemudian, ia tiba-tiba mengerutkan kening dan bertanya, “Tunggu, kau kentut tua yang sudah pintar 800 tahun yang lalu. Kau pasti ingin mengatakan sesuatu yang lain, kan? Kau membuat sensasi besar di benua ini dengan mengundang Alexander dan aku untuk datang ke sini, membuat semua master tingkat tinggi juga datang”

Fei tertawa dalam pikirannya; ia bahkan hampir ingin memeluk Continental Martial Saint.

Meskipun Maradona tampak sedang bercanda dan tidak terlihat bermartabat, pertanyaan-pertanyaan yang ia katakan sangatlah tepat, mencapai misteri yang Fei dan lainnya sangat ingin ketahui.

Setelah percakapan mencapai titik ini, Stabila menjadi serius, dan dia mengangguk dan berkata, “Itu benar. Aku menggunakan taktik kecil dan menarik para master dari umat manusia ke sini dengan meminjam pengaruh kalian berdua. Ada sesuatu yang ingin kubicarakan”

Stabila berhenti sejenak dan lalu melihat Sky City yang mengambang di udara lebih jauh. Kemudian, ia melanjutkan, “Sekarang setelah kita berada di sini, peristiwa yang disegel dan terjadi 1.000 tahun yang lalu dan rahasia kuno perlu diungkap. Aku ingin membicarakan tentang suatu hal yang penting, dan hal itu berkaitan dengan itu”

Setelah mengatakan itu, Stabila berbalik dan membisikkan sesuatu ke master Gereja Suci, membuat orang itu terbang ke istana terbang untuk membawa sesuatu.

“Semua orang tahu bahwa Azeroth berada di puncak energi prajurit dan peradaban sihir 1.000 tahun yang lalu, dan Klan Dewa yang mengendalikan cahaya dan Klan Iblis yang mengendalikan kegelapan menjadi raja-raja benua. Mereka memimpin puluhan ribu ras, disembah dan dikagumi oleh semuanya. Namun, dua klan kuat ini tiba-tiba runtuh dari puncak kekuasaan hampir dalam waktu semalam, menghilang dari benua. Semua jenis rumor dan teori-teori yang beredar di sekitar di benua, dan banyak orang mencoba menebak apa yang terjadi kepada Klan Dewa dan Klan Iblis. Hari ini, aku akan mengungkapkan beberapa rahasia tentang itu,” Stabila berbicara perlahan dengan ekspresi serius.

Hampir semua orang tertarik dengan topik ini.

Memang, banyak orang mencoba untuk mencari tahu apa yang terjadi di Era Mythical di mana Klan Dewa dan Klan Iblis yang memerintah segalanya. Ada banyak teori, tapi orang-orang tidak bisa mencapai kesimpulannya.

Klan Dewa dan Klan Iblis memiliki kekuatan yang tak terbayang kuat, dan kemampuan mereka keterlaluan. Mereka adalah penguasa benua, dan mereka memiliki peradaban yang brilian.

Tidak ada tanda-tanda pembusukan karena mereka berada di kondisi prima mereka, tetapi mereka entah bagaimana runtuh dan menghilang dalam waktu yang sangat singkat.

Untuk 1.000 tahun terakhir, tidak ada yang tahu apa yang terjadi. Dan jelas, kebanyakan orang tidak bisa menerima teori bahwa dua klan bertarung satu sama hingga membawa kehancuran ke diri mereka sendiri.

Rasa penasaran Fei terusik juga.

Bahkan, Fei sudah memiliki gagasan samar tentang bagaimana para dewa dan iblis menghilang.

Terlepas apakah itu dari jurnal berdarah Kaisar Terakhir Dwarf di Last Ancestral Place di belakang Chambord, atau apa yang dikatakan Paus Zhong Dajun Dari Beast God Palace, mereka semua menunjuk ke musuh misterius – Polluters!

“Apa yang akan Stabila katakan? Apakah itu juga akan melibatkan Polluters?” Fei berpikir untuk dirinya sendiri.

“Banyak orang percaya bahwa para dewa dan iblis mulai bosan berperang, dan mereka semua meninggalkan benua. Juga, beberapa orang berpikir bahwa mereka berperang satu sama lain atau jatuh ke dalam tidur nyenyak. Ada berbagai macam teori, namun tidak satupun dari mereka benar. Alasan sebenarnya adalah bahwa mereka bertemu dengan musuh yang mereka tidak bisa lawan!”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *