Hail the King Chapter 1201 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1201 : Rahasia

Apa artinya ini untuk Gereja Suci dan Azeroth?

Banyak orang sudah berpikir akan hal ini di kepala mereka, mencoba untuk mengukur besarnya kejutan dan perubahan dengan kembalinya Stabila.

“Nak, pasti sulit untukmu dalam beberapa ratus tahun terakhir ini” Stabila ringan membelai kepala Batistuta dengan tangan kering lalu berkata riang, “Hanya ada beberapa anak-anak dari paduan suara pada waktu itu yang masih hidup, kan? Kau hebat. [Black-Cloth Shrine] telah mencapai kejayaannya kembali di tanganmu; Aku bangga padamu”

“Tuan, Anda telah menghilang …”

“Sekitar 800 tahun yang lalu, aku menjadi sedikit ceroboh dan berakhir disergap oleh Blatter dan master dari beberapa kuil lainnya. Meskipun mereka tidak bisa membunuhku, mereka memenjarakanku di ruang bawah tanah di bagian bawah Pulau Sisilia, menyiksaku dengan segala macam mantra sihir dan metode. Sejak saat itu, aku tidak bisa melihat sinar matahari, dan aku hanya ditemani oleh suhu dingin dan panas dari energi dingin bawah tanah dan lava yang berganti setiap hari. Aku hanya bisa menebak berapa lama telah berlalu dengan siklus pergantian itu …” Stabila mendesah dan memberitahu semua orang kisahnya.

Pengalamannya sangat tragis dan menusuk tulang. Ketika Stabila menceritakan kisah dengan nada tenang dan santai, itu bahkan lebih mengejutkan.

Sulit untuk membayangkan dipenjarakan di dalam ruang bawah tanah dan disiksa dengan metode tidak manusiawi selama 800 tahun. Ditambah dengan dingin ekstrim energi bawah tanah dan panas ekstrim dari lava yang berganti-ganti sekali per hari, serta perubahan drastis untuk lingkungan yang bisa merubah setiap orang gila.

Hanya mereka yang seperti Stabila yang bisa menahan itu! Lagipula, Stabila telah mencapai ranah Godly King, dan mentalitasnya telah mencapai tingkat tinggi juga. Itu satu-satunya cara ia bisa tetap waras dan tidak bunuh diri.

Namun, 800 tahun penyiksaan merubah Stabila, dari Paus Gereja Suci yang heroik dan megah, menjadi orang tua yang tampak seperti hantu.

“Tahun lalu, Blatter dan Platini mulai berkelahi. Dan dalam rangka untuk mengalahkan Blatter, Platini menghubungiku secara rahasia, aku kemudian pura-pura bersedia untuk bekerja bersamanya, akhirnya menemukan kesempatan yang bagus. Kemudian, aku mampu memulihkan sedikit kekuatan dan akhirnya melarikan diri dari penjara di bagian bawah pulau,” kata Stabila perlahan.

“Kemudian, Gereja Suci saat ini …” Batistuta memikirkan sesuatu.

“Tentu saja, Gereja Suci sekarang dalam kendaliku …” Sebuah jejak kebanggaan akhirnya muncul di wajah Stabila saat ia mengatakan itu, orang lain samar-samar bisa melihat kehadiran paus dari 800 tahun yang lalu lagi.

Setelah semua, Stabila mengambil Tahta Paus dari Blatter hanya kurang dari setengah tahun setelah keluar dari 800 tahun penjara! Ini adalah hal gila dan tak terpikirkan! Lagipula, Blatter telah memimpin Gereja SUci cukup lama, ia memiliki banyak antek.

Satu-satunya penjelasan untuk ini adalah bahwa konflik antara Blatter dan Platini sangat melemahkan kekuatan mereka. Juga, mungkin Stabila memiliki kartu tersembunyi dari 800 tahun yang lalu.

Master nyata selalu bisa melakukan apa yang orang lain pikir mustahil.

Untuk waktu yang lama, Fei menatap pria tua yang tubuhnya hampir membusuk dari dalam ke luar ini.

Setelah mendengar rahasi menakutkan dan mengejutkan ini, ia harus memuji dalam pikirannya, “800 tahun penjara di mana ia dijauhkan dari sinar matahari. Orang lain pasti akan menjadi gila, tapi orang ini bisa terus bertahan! Sangat mengerikan!”

Para master yang mengamati di langit semua mengobrol di antara mereka sendiri juga.

Dari permukaan, sepertinya kembali Stabila dan kontrol dari Gereja Suci itu lebih bermanfaat bagi seluruh benua.

Lagipula, Gereja Suci 800 tahun yang lalu sangatlah baik, saat berada di bawah kepemimpinan Stabila ini. Pada saat itu, reputasi Gereja Suci sangat baik, dan mereka secara ketat mengikuti [Code of God] dan membantu manusia di seluruh benua.

Misi Gereja Suci itu membantu semua orang dan mengurangi rasa sakit dan penderitaan di dunia. Para pendeta berjalan ke seluruh benua untuk menyembuhkan orang, dan Godly Knight melonjak di langit untuk mengeliminasi kejahatan.

Benua dari 800 tahun yang lalu adalah zaman keemasan yang damai bagi manusia.

Tapi setelah Paus Stabila menghilang, Gereja Suci mulai berubah bersamaan dengan beralihnya kekuasaan ke Blatter dan lainnya. Keserakahan, korupsi, nafsu, keinginan untuk kekuasaan … semua faktor negatif ini membuat Gereja Suci berubah dari organisasi yang benar menjadi sesuatu yang gelap. Mereka menjadi gila, otoriter, dan iblis, membunuh orang-orang yang tidak taat pada mereka, hingga tidak ada yang berani untuk melawan kehendaknya.

Mungkin kembalinya Stabila ini akan mengubah situasi dalam banyak hal.

Setelah semua, Blatter yang menyebabkan korupsi di Gereja Suci telah menjadi tahanan, dan hambatan lainnya, Platini, dibunuh oleh Human Emperor of the North.

Batistuta akhirnya bisa mengendalikan emosinya, dan ia perlahan-lahan berdiri dan membungkuk pada Stabila sebelum kembali ke sisi Fei.

Beberapa orang di daerah sekitar merasa sedikit aneh. Orang-orang mengira bahwa Stabila sudah mati, dan itu alasan mengapa Human Emperor of the North mengambil posisi sebagai Uskup di [Black-Cloth Shrine] bertahun-tahun kemudian. Juga, mereka harus mengakui bahwa Human Emperor of the North melakukannya dengan baik, ia membawa [Black-Cloth Shrine] yang berada di ambang kehancuran hidup kembali. Sekarang, [Black-Cloth Shrine] bersinar dengan vitalitas.

Tapi itu juga masalahnya. Dengan kembalinya Stabila ini, siapa yang akan memimpin [Black-Cloth Shrine]?

Setelah konflik pecah, perang antara Kekaisaran Wilayah Utara dan Gereja SUci tidak akan dapat dihindari.

Batistuta jelas tentang bagaimana kuatnya Kekaisaran Wilayah Utara; mungkin seluruh benua tidak tahu apa yang Human Emperor of the North ini benar-benar mampu lakukan. Beberapa ras bahkan tidak bisa menangani Kekaisaran Wilaya Utara, dan bahkan jika Gereja Suci kembali ke kondisi utamanya, mungkin itu tidak bisa berlangsung lama.

“Nak” Stabila menatap Fei dengan senyum dan mengambil langkah kecil ke depan. Dia lalu berkata, “Kupikir sebagai monster tua yang telah tinggal selama lebih dari 1.000 tahun, aku bisa memanggilmu ‘Nak’, kan? Sekarang, kamu seharusnya bisa mengubah pendapatmu tentang Gereja Suci dan memiliki percakapan yang mendalam dengan seorang pria tua sepertiku juga, kan?”

Fei berjalan dari Throne of Creation dan sedikit membungkuk sambil berkata, “Tentu. Aku harus membayar rasa hormatku kepadamu”

Apa yang Fei katakan itu langsung membuat master yang datang untuk menonton pertemuan ini mendesah lega. Mereka berpikir untuk diri mereka sendiri, “Sama seperti yang rumor katakan, Human Emperor of the North adalah master yang baik dan murah hati. Dia tidak menjadi kasar dan sombong karena peningkatan kekuatan dan kekuasaannya”

Sedikit bungkukan itu juga sudah cukup untuk menunjukkan bahwa Human Emperor of the North mencoba untuk membawa kembali perdamaian ke Azeroth.

“Sebagian besar para pahlawan adalah orang-orang muda!” Tatapan Brilliant muncul di mata tua Stabila, dan ia menatap Fei seolah-olah ia melihat dirinya sendiri ketika ia masih muda. Dia lalu mendesah, “Ketika aku dipenjarakan di penjara bawah tanah di Pulau Sisilia, aku khawatir bahwa sosok serakah seperti Blatter mungkin akan membawa bencana raksasa ke benua setelah ia menjadi Paus Gereja Suci”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *