Hail the King Chapter 1200 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1200 : Sosok yang Legendaris

“Lepaskan maskermu. Aku ingin tahu rahasia apa yang bersembunyi di baliknya” Fei menatap orang yang muncul di hadapannya sambil memegang tongkat Ragnarok dan tampak seperti seorang Paus Gereja Suci, Fei menuntut dalam nada keras.

Pada saat ini, semua orang menatap orang itu.

Dan di bawah tatapan semua orang, topeng emas perlahan-lahan terangkat.

Semua orang menahan nafas mereka.

Wajah yang muncul di hadapan semua orang sangatlah biasa. Dia tampak tua dengan banyak keriput, dan rambut panjang putih jarang yang tampak sedikit berantakan meskipun tampak itu juga selalu diurus. Mungkin ia sudah lama tidak melihat matahari, hingga membuat kulitnya sangat pucat, mencapai tingkatan warna yang seharusnya tidak muncul pada orang yang masih hidup. Juga, urat-urat di kedua sisi leher tipis dan keringnya tampak berubah hitam.

Jika Blatter membuat orang lain merasa seperti dia akan ditiup ke tanah oleh angin, orang tua ini sama seperti sebuah patung pasir. Rasanya seperti jika angin bertiup ke arahnya, ia akan berubah menjadi jutaan partikel halus dan hancur untuk kemudian menyebar ke udara.

Fei mencium jejak bau kuat dari tubuh tua orang di hadapannya.

Sangat jelas bahwa orang tua ini adalah keberadaan kuno. Meskipun ia seorang Godly King, kekuatan ilahinya tidak dapat membantunya mempertahankan tampilan awet mudanya, kekuatan itu hanya mampu menyelamatkan hidupnya.

Dari perspektif ini, sepertinya orang tua ini telah hidup selama lebih dari 1.000 tahun!

Dia adalah seorang monster tua.

Namun, jelas juga bahwa semua orang yang ada di sini tidak mengenali wajahnya.

Para master yang sedang menonton dari jauh, semua tampak bingung. Blatter masih cukup muda untuk beberapa dari mereka ingat, tapi pria ini sangat kuno hingga berada di luar jangkuan ingatan mereka, dan mungkin ia bahkan sudah mengalami pembusukan sebelum orang-orang ini lahir.

Untuk Fei? Ia baru datang ke Benua Azeroth beberapa tahun terakhir; tidak mungkin ia bisa mengenali manusia purba ini.

Namun, ekspresi bingung muncul di wajah Batistuta saat ini.

Meskipun ia tidak tahu siapa orang ini karena penampilannya, kehadiran energi yang beredar di sekitar orang tua ini, yang berjuang melawan kematian dan pembusukan membuatnya memiliki rasa keakraban yang sudah lama tidak ia rasakan.

“Nak, kau tidak mengenaliku?” Paus baru tersenyum dan menatap Batistuta.

Seperti petir, dunia langsung membuka kenangan lama Batistuta yang disegel jauh.

Dan seakan rentetan sinar matahari bersinar dalam hatinya, katanya dengan shock, “Kau … Yang Mulia Stabila? Uskup sebelumnya? Ya Dewa! Bagaimana ini mungkin? Bukankah …” Batistuta jatuh ke dalam kepanikan total.

Ketika ia mengatakan nama ‘Stabila’, itu asing bagi hampir semua orang di sini. Namun, seperti seberkas cahaya, itu membuat Fei mengingat seseorang dari buku yang pernah ia baca.

Stabila! Ini adalah nama yang cukup kuno!

Tapi nama ini mewakili kemuliaan yang tak tertandingi di 700-800 tahun yang lalu! Orang ini mengendalikan kekuatan terbesar di benua, dipuja oleh hampir setiap manusia, dan memiliki banyak orang terpercaya. Kemuliaan dan cahaya adalah dua kata yang paling bisa menggambarkan dirinya.

Dia pernah menjadi Paus Gereja Suci, orang yang menguasai gereja sebelum Blatter.

Dia juga pernah menjadi Uskup [Black-Cloth Shrine], kuil yang memiliki keunggulan absolut di antara semua kuil pada saat itu. Karyanya kemudian bernama [Code of God] dan menjadi prinsip inti dari Gereja Suci.

Karena orang ini tiba-tiba hilang, Gereja Suci jatuh ke dalam keadaan konflik internal, dan [Black-Cloth Shrine] membusuk, semakin terjepit dari inti dari Gereja Suci dan hampir sepenuhnya runtuh.

Hilangnya Stabila juga menyebabkan kemunculan Blatter dan pengkhianatan Platini.

Periode kemuliaan itu jatuh ke sungai waktu dan secara permanen disegel ke dalam sejarah.

Karena penekanan baru Paus Blatter dan pembusukan [Black-Cloth Shrine], nama ‘Stabila’ yang seharusnya meninggalkan tanda yang signifikan dalam sejarah Gereja Suci segera menghilang dalam buku-buku dan catatan, benar-benar dilupakan oleh generasi muda .

Juga, hilangnya tiba-tiba Stabila adalah misteri yang paling tak terbayangkan dalam sejarah Gereja Suci.

Lagipula, tepat sebelum Stabila menghilang, ia memiliki kontrol atas Gereja Suci, dan di masa jayanya, ia juga dikenal sebagai Master No.1 Gereja Suci. Bahkan, ia memiliki Senjata Tingkat Dewa Gereja Suci di tangannya, tidak ada satu orang pun di benua yang mampu memblokir serangannya yang tajam. Kecuali ia bunuh diri, tidak ada seorang pun di dunia ini bisa membunuhnya!

Dan tanpa diduga oleh semua orang, orang tua yang seharusnya sudah kembali ke pelukan bintang ini ternyata muncul kembali di dunia fana setelah sekitar 800 tahun.

“Mungkinkah konflik internal yang terjadi di dalam Gereja Suci dalam paruh terakhir tahun disebabkan oleh kembalinya Stabila di Pulau Sisilia? Semua untuk mendapatkan kembali kontrol Gereja Suci dari Blatter? Mungkinkah hilangnya Stabila ini juga berhubungan dengan Blatter yang mengambil alih? Apakah dia terkena serangan menyelinap oleh Blatter?”

Setelah berpikir sebentar, ini tampaknya menjadi penjelasan yang paling masuk akal.

“Sekitar 800 tahun telah berlalu. Aku tidak berpikir bahwa masih ada seseorang di dunia ini yang mengenalku. Aku masih ingat saat kamu adalah anak kecil di sekitar 800 tahun yang lalu” Stabila melihat Batistuta dengan senyum dan kata penuh perasaan.

“Ini … benar-benar Anda?” Batistuta tidak bisa menahan emosinya, dan ia bergegas mendekati Stabila dan berlutut dengan air mata di matanya.

Saat itu, ia memang seorang anak yang berumur delapan tahun, dan dia adalah salah satu anak laki-laki di paduan suara [Black-Cloth Shrine]. Dengan bakat besarnya dalam kultivasi kekuatan suci, ia dipuji oleh banyak orang. Dan sebagai Paus Gereja Suci, Stabila memberikan Batistuta banyak ‘berkat’.

Dalam kenangan Batistuta, Stabila adalah paus yang baik dan lembut. Orang tua ini akan sering meluangkan waktu dari jadwal padatnya untuk menyanyikan lagu-lagu suci bersama anak-anak di paduan suara, memnceritakan cerita-cerita kuno, dan mengajarkan mereka bagaimana untuk kultivasi.

Banyak anak-anak di paduan suara melihat Paus santai seperti kakek mereka.

Setelah Stabila menghilang, Batistuta menjadi sangat sedih, ia menangis secara rahasia berkali-kali.

Dan karena rasa hormat dan kekaguman yang Batistuta miliki terhadap Paus lama ini juga, ia menolak tawaran dari kuil lain dan bergabung dengan [Black-Cloth Shrine]. Terlepas dari bagaimana mengerikan kondisi [Black-Cloth Shrine], ia akan mencoba yang terbaik untuk mendukung dan membuatnya terus berdiri.

Hingga akhirnya [Black-Cloth Shrine] yang berada di ambang kehancuran kembali bangkit setelah Fei muncul.

Tapi, Batistuta juga tidak pernah membayangkan bahwa orang yang sangat ia kagumi ini akan muncul kembali di depannya.

Karena sensasi dan kegembiraan, Batistuta, seorang tokoh besar dari Kekaisaran Wilayah Uatara yang telah mencapai ranah Dewa, menangis tanpa bisa dihentikan.

Pada saat ini, di bawah pengingat beberapa master berpengalaman dan bijaksana, master di daerah sekitar akhirnya menyadari apa yang sedang terjadi.

Perubahan ini sangatlah mengejutkan!

Paus lama Gereja Suci, yang menghilang selama 800 tahun, kembali hidup? Apa ini artinya?

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *