Hail the King Chapter 1169 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1169 : AKu Ingin Menampar Pria Menjijikan ini Sejak Tadi

“Sial! Bunuh pelacur itu untukku!” Elton yang marah dan malu bangkit dari tanah, setengah dari wajahnya sudah membengkak hingga tampak seperti buah persik yang matang dan di lemparkan ke lantai. Juga, tanda merah telapak tangan yang jelas bisa dilihat di wajahnya.

Elton melolong seperti babi yang sedang disembelih, dan beberapa penjaga yang akhirnya bereaksi menarik senjata mereka dan mengelilingi Jean dengan ekspresi menakutkan.

Pejalan kaki di dua sisi jalan ketakutan, dan orang-orang yang kurang berani bahkan sudah mulai menjerit.

Adegan seperti ini sudah terjadi berkali-kali. Namun, mereka yang menyinggung Fatty Elton pasti akan berakhir dengan tragedi.

“Kedua gadis manis itu pasti akan berakhir dalam kesedihan,” pikir para pejalan kaki.

Tapi Jean bertindak seakan ia tidak menyadari bahwa bencana akan mendatanginya.

Prajurit perempuan ini bahkan tidak memperdulikan para penjaga yang mendekatinya. Dia hanya berbalik dan menatap Fei serta Elena. Setelah melihat bahwa keduanya tidak mencoba untuk menghentikannya, Jean melepaskan amarah-nya.

Bam!

“Ah!”

Prajurit perempuan ini mengangkat kakinya dan menendang secepat kilat. Sambil berteriak, penjaga yang mendekatinya segera meludahkan seteguk darah yang dicampur dengan beberapa gigi.

Bam! Bam! Bam!

Kemudian, serangkaian suara menendang lain terdengar. kaki Jean mendarat di wajah dan tubuh para penjaga.

Sampai saat ini, prajurit perempuan bahkan tidak menggunakan energi prajurit nya. Dia hanya menggunakan dan memanfaatkan tubuhnya yang dipenuhi dengan vitalitas, yang mana membuat gerakannya tampak seperti tarian yang indah.

Sebelum beberapa penjaga bisa mengerti apa yang sedang terjadi, penglihatan mereka kabur, dan mereka ditendang mundur. Setelah mereka mendarat, mereka mendengus dan mengerang kesakitan.

Serangkaian suara terengah terdengar di daerah sekali lagi.

Dan sekarang, semua orang menyadari bahwa gadis cantik ini bukan sosok yang sederhana!

“Sial! gadis cantik ini begitu kuat! Dia seorang master! Bukan seorang wanita yang lemah!” Pikir banyak orang.

“Kau … kau tunggu saja! Aku tidak akan membiarkanmu pergi!” Fatty Elton terkejut dengan ini, dan dia menggigil sementara pikirannya menjadi kosong.

Meskipun ia tidak kuat, melihat gadis ini dengan mudah mengalahkan pengawalnya yang biasanya akan mengganggu warga sipil dengan dominasi, ia tahu bahwa ia sudah bermain dengan seseorang yang tidak sesuai.

Lemak ini juga memiliki satu kemampuan kuat; ketika tiba gilirannya untuk bertindak seperti seorang pengecut dan mundur, ia bisa menjadi pengecut terhebat di dunia.

Meskipun Elton selalu bertindak sombong, dia sedikit cerdas. Melihat apa yang terjadi, dia tidak berani lagi untuk tetap tinggal, jadi dia langsung berbalik dan pergi dengan para pengawalnya.

Segera, sekelompok orang ini menghilang di sudut jalan.

“Anak muda, kau harus pergi sekarang! Kau berada dalam masalah besar!” Seorang pria tua berambut putih berjalan mendekati Fei dan berbisik ke telinganya, “Lemak itu bernama Elton, dan orang-orang memanggilnya Crazy-Wild Boar. Dia seorang iblis yang licik. Meskipun ia lemah, kakaknya, Horton, adalah salah satu master kuat di Kota Iduna yang bertarung dengan militer goblin. Bahkan Kepala Komandan Götze harus menghormati kakak Elton …”

“Huh, takut padanya? Kami adalah …” Tanya marah, dan dia hendak mengatakan sesuatu, tapi Fei cepat mengedipkan mata dan menghentikannya.

“Terima kasih, Senior” Fei tersenyum dan memberikan orang tua ini dua potong roti.

Adegan ini langsung membuat orang di daerah sekitar terlihat iri, dengki, dan benci.

Tak satu pun dari mereka mengharapkan bahwa orang tua itu akan mendapatkan dua potong roti dengan hanya mengatakan beberapa kata.

“Dia terlalu beruntung!” Beberapa orang melihat senior ini dengan kilau jahat di mata mereka. Mereka berencana untuk mengambil dua potong roti dari tangannya segera setelah Fei dan tiga gadis pergi.

Tapi, bagaimana bisa Fei tidak tahu tentang ini?

Alih-alih pergi segera, Fei tetap tinggal dengan senior itu dan menunggunya melahap makanannya.

Selama ini, Fei tidak melihat Fatty Elton kembali dengan sekelompok anteknya untuk membalas dendam.

Sebelum Fei dan yang lainnya hendak pergi, Jean dan Tanya mengambil wanita miskin yang akan dijual bersama mereka.

“Hei, kau tidak bisa membawanya pergi! Dia milikku …” pria yang menjual wanita ini berteriak. Dia melihat apa yang Fei dan tiga gadis lakukan, jadi ia memutuskan untuk berlari dan menganggu untuk mendapatkan sesuatu yang bernilai.

Pia!

Tanya melambaikan tangannya dan menampar pria itu pergi.

“Ha ha! Bagus!” Tanya mengusap tangannya dan tertawa, “Aku ingin menampar pria jahat ini sejak tadi! Jangan mencoba untuk mengambil keuntungan dari orang-orang yang terlihat baik!”

Wanita muda yang tampak mati rasa menggigil sedikit dengan rasa takut di matanya, tapi dia masih memutuskan untuk mengikuti Fei dan tiga gadis.

Berikutnya, kelompok lima orang ini berkeliaran di sekitar Kota Iduna.

Situasi di kota ternyata jauh lebih buruk dari harapan Fei dan yang lainnya. Banyak pengungsi berdiam di kota, membuat makanan dan air minum menjadi sangat langka. Dikatakan bahkan beberapa tempat di kota menjadi begitu kacau dan dipenuhi oleh pembunuhan, perampokan, dan kanibalisasi yang sudah mulai dianggap umum.

Karena militer di kota harus memfokuskan lebih dari 90 persen sumber daya untuk memerangi goblin, dan perdamaian serta ketertiban di dalam kota hanya dapat dipertahankan pada tingkat permukaan saja.

Kemudian, Fei dan yang lainnya menemukan juga bahwa seluruh Kota Iduna secara ketat dibagi menjadi beberapa tingkat.

Mereka para bangsawan tinggal di rumah-rumah besar dan menikmati makanan dan minuman keras sesuka hati mereka. Mereka boros, dan perjamuan mereka lebih baik dari militer meskipun mereka tidak membantu pertahanan kota.

Karena bahaya dan tidak adanya jalur melarikan diri dari kematian, para bangsawan ini melepaskan semua keinginan gelap mereka dalam pikiran mereka. Mereka mengintimidasi warga sipil dan pengungsi dan mencoba untuk memuaskan keinginan mereka sebanyak mungkin.

Kota raksasa ini dibagi menjadi zona tingkat tinggi dan zona tingkat rendah.

Dan orang-orang yang tinggal di daerah pemukiman, pasar, dan di jalan-jalan saat ini, sebagian besar hanya keluarga militer. Para pemuda sudah ditarik ke dinding kota untuk bertarung dengan goblin yang mengepung kota di pagi dan malam hari, mereka setidaknya akan mendapatkan sedikit sumber daya yang hampir menutupi kebutuhan keluarga mereka. Setelah seorang pemuda tewas dalam pertempuran, keluarga mereka hanya bisa menerima sedikit kompensasi.

Kota yang tampaknya damai ini penuh dengan konflik tajam yang tersembunyi.

Jika bukan karena tekanan menakutkan yang diberikan Goblin pada manusia di kota, konflik-konflik yang tajam, kekacauan dan malapetaka pasti sudah sejak lama pecah di kota ini.

Fei dan yang lainnya kembali ke perkemahan pasukan ekspedisi, dan mereka tidak menarik perhatian.

Fei tidak bersemangat untuk menunjukkan dirinya di hadapan semua orang dan mengungkapkan identitasnya.

Dan setelah melihat situasi di Kota Iduna, Fei diam-diam memerintahkan legiun mage dari Kekaisaran Wilayah Utara untuk mulai membangun array sihir teleportasi super-jarak jauh.

Untuk Iduna, sekali jalur diciptakan, makanan dan berbagai sumber daya strategis dapat dipindahkan dari Wilayah Utara ke kota, mengurangi kekurangan kebutuhan.

Pada saat yang sama, para prajurit dari Kekaisaran Wilayah Utara juga bisa diteleport ke mari sementara orang-orang di kota bisa digeser keluar.

Satu-satunya masalah adalah kenyataan bahwa goblin ada di mana-mana di wilayah selatan ini, cukup sulit untuk membangun array sihir teleportasi super-jarak jauh yang dapat menghubungkan Kota Iduna dengan Kekaisaran Wilayah Utara tanpa diketahui.

Metode lain sangat dibutuhkan untuk mengatasi krisis ini.

Fei lalu mengalihkan pandangannya ke arah para bangsawan yang sangat boros dan bersalah. Lagipula, ini bukan kali pertama Fei berurusan dengan sekelompok orang seperti itu.

Pada hari kedua, Kepala Komandan Militer dari Ormond – Götze, datang ke perkemahan dari pasukan ekspedisi untuk meminta maaf kepada Kekaisaran Wilayah Utara.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *