Hail the King Chapter 1156 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1156 : Situasi yang Parah

Matahari terbenam saat menunjukkan warna merahnya yang seperti darah.

Pertempuran berdarah baru saja dimulai.

Goblin yang berada di bagian depan dikejutkan oleh anak panah sihir yang datang dari para prajurit perempuan, dan mereka jatuh dalam kelompok-kelompok besar seperti ladang gandum yang sedang dipanen oleh sabit.

“Oink! Oink! Manusia! Makanan segar!”

“Serang! Bunuh mereka!”

“Makan manusia ini!”

Kematian rekan-rekan mereka tidak mengganggu para goblin lain. Di mata mereka, pasukan manusia ini adalah sumber makanan yang sangat besar.

Kemenangan berturut-turut yang goblin dapatkan di wilayah selatan sudah membuat mereka benar-benar mengabaikan pasukan manusia. Lagipula, dalam pertempuran sebelumnya, telah terjadi banyak kasus di mana beberapa ratus goblin mengejar ribuan hingga puluhan ribu manusia!

Satu ton goblin bergegas keluar dari bukit-bukit dan gunung-gunung di daerah sekitar.

Alih-alih tampak seperti pasukan, goblin ini tampak lebih seperti pengungsi. Sebagian besar goblin kurang dari satu meter tingginya, dan kulit gelap-hijau mereka penuh keriput. Kepala segitiga mereka membuat mereka terlihat kurang gizi, dan mata mereka tampak seperti bola lampu besar. Ekspresi mereka jelek, dan mereka mengenakan baju besi logam sederhana sementara memegang tongkat kayu yang sepertinya menjadi senjata mereka.

Goblin tidak memakai formasi apapun, dan mereka tidak saling berkoordinasi. Mereka hanya berteriak dan menyerang maju tanpa rasa takut.

Kehadiran mereka membuat mereka terlihat seperti sekelompok harimau yang bergegas mendekati kawanan domba.

Namun, hasilnya malah menunjukkan bahwa kawanan domba sedang bergegas mendekati sekelompok harimau.

Tim kavaleri Kekaisaran WIlayah Utara yang memiliki kurang dari 1.000 orang menyerang kelompok goblin ini tiga kali, dan hampir dari 10.000 goblin ditewaskan karenanya. Tidak ada goblin yang bisa selamat, dan banyak mayat hijau mengisi tanah sementara darah hijau menodai tanah.

“Dengan kekuatan seperti itu, goblin bisa mendominasi seluruh WIlayah Selatan?”

Di bawah bendera perintah di atas bukit, master dari berbagai kerajaan seperti Gerard merasa tak percaya.

“Ini tidak benar. Ini adalah pertemuan pertama pasukan ekspedisi dengan goblin. Jika militer goblin lemah dan tidak teratur seperti kelompok goblin ini, bagaimana bisa pasukan manusia di wilayah selatan dikalahkan dan hampir dihapuskan?”

“Mungkin kita hanya bertemu dengan kelompok goblin biasa. Kita mungkin akan menghadapi pasukan elit dari goblin setelah melakukan perjalanan lebih jauh lagi!”

Para Master dan komandan berpikir untuk diri mereka sendiri.

Menggunakan api, mage membakar semua mayat goblin, dan api berkobar saat merubah semuanya menjadi abu.

Setelah pasukan mendorong maju ke depan sekitar 20 kilometer jauhnya, mereka akhirnya melihat sebuah kota manusia yang hancur. Hampir dari 10.000 tentara goblin elit menjaga kota ini, dan Gerard secara sukarela memimpin pasukan Liverpool, menyerang musuh dan mengamankan kota dalam satu serangan. Sekitar 5.000 goblin ditangkap dalam operasi kali ini.

Di bawah komando orang seperti Shaarawy, pasukan ekspedisi segera menduduki kota ini.

Pasukan ekspedisi berencana untuk menghabiskan malam pertama di wilayah selatan di kota ini.

Karena itu, Para prajurit mulai menyiapkan tempat perkemahan dan menyisir kota.

Tapi tiba-tiba, raungan seperti guntur terdengar di dalam kota.

“Bunuh! Bunuh semua goblin ini! Jangan biarkan satu pun dari mereka hidup!”

Komandan Gerard dari Liverpool tampaknya dirangsang oleh sesuatu. Dia bertanggung jawab atas berpatroli kota, tapi sepertinya ia saat ini menjadi gila. Dia berlari ke langit dan tiba di tempat di mana goblin yang ditangkap dipenjarakan. Kemudian, ia melepaskan energinya, dan energi prajurit elemen bumi-nya segera jatuh seperti susunan pegunungan.

Puff!

Serangkaian ledakan lembut terdengar, dan ribuan goblin berubah menjadi debu.

“Tuan Gerard, jangan menyerang. Yang Mulia memerintahkan bahwa kita perlu untuk menjaga mereka tetap hidup untuk bisa menginterogasi mereka!”

Shaarawy dengan cepay mendeteksi energi yang kuat ini, dan ia dengan cepat mendekat. Ketika ia tiba, 5.000 tawanan goblin sudah tewas. Di bawah kemarahannya, Gerard telah merubah semuanya menjadi pai daging, bau dan darah hijau terebar ke mana-mana.

“Kau membunuh mereka semua?” Shaarawy bingung. “Apa yang terjadi? Mengapa Jenderal Gerard begitu marah?”

“Ikuti aku.” Gerard tidak ingin mengatakan apa-apa, dan ia memimpin Shaarawy ke pusat kota di mana pasukan goblin menyimpan makanannya.

Ketika Shaarawy melihat mayat manusia di mana anggota badan dan kepala mereka dimakan, potongan setengah matang organ tubuh manusia, perempuan dan anak-anak yang disiksa hidup-hidup, dan orang tua yang masih hidup, tapi salah satu lengannya dimakan dengan tulang putihnya terlihat …

“Bunuh! Bunuh mereka semua! Mulai sekarang, pasukan ekspedisi tidak akan mengambil tawanan apapun! Aku akan membunuh setiap goblin tunggal di benua ini!” Shaarawy sangat marah. Dia bahkan tidak membenci Gereja Suci sebanyak ini.

“Para goblin adalah binatang yang tidak manusiawi. Tidak! Mereka lebih rendah dari binatang! Kecuali untuk kemampuan berpikir mereka, mereka hanya sekelompok pembunuh berjalan!”

Tak lama kemudian, apa yang ditemukan ini menyebar di pasukan ekspedisi.

Bahkan, berita ini tidak perlu disebarkan. Anggota badan manusia yang dimakan, manusia yang disiksa sampai mati, dan pot yang penuh dengan organ tubuh manusia yang sedang dimasak dilamnya tersebar di mana-mana di dalam kota.

Ini adalah neraka hidup! Hampir semua manusia tewas! Dari ratusan ribu orang, hanya kurang dari 20 selamat. Meskipun mereka selamat, mereka telah jatuh ke keadaan gila karena ketakutan dan penyiksaan.

Meskipun semua orang mendengar berita bahwa goblin memakan manusia sebelum mereka datang ke wilayah selatan, mereka tetap terkejut dan marah ketika mereka melihat dengan mata mereka sendiri.

Raungan tentara bergaung di dalam kota.

“Tidak ada lagi tawanan goblin!”

“Bunuh setiap goblin di wilayah selatan!”

Para prajurit yang marah mencari goblin di sekitar kota. Sisa yang masih hidup diseret sampai mati oleh kuda, dan tim pengintai terus berpatroli kota dan membunuh banyak goblin yang bersembunyi.

Setelah beristirahat di kota untuk setengah malam, pasukan ekspedisi bergerak di paruh kedua malam, bergegas menuju Kota Iduna.

Pada pagi hari kedua, pasukan ekspedisi akhirnya bertemu dengan pasukan goblin yang sebenarnya.

Pertempuran terjadi saat itu.

Pasukan manusia yang marah melakukan pembantaian sepihak. Dalam semangat yang tinggi, para prajurit manusia berjuang semalaman dan mengalahkan hampir satu juta tentara goblin. Hampir tidak ada goblin yang diambil sebagai tawanan; mereka semua dibunuh.

Malam itu, pasukan ekspedisi mengatur perkemahan di medan perang.

“Sama seperti yang kita harapkan, kelompok pertama dari goblin yang kita temui itu hanya terdiri dari kelompok bodoh. Hari ini, kita akhirnya bertemu dengan pasukan musuh yang sebenarnya”

Dalam Tenda Pusat Komando, komandan berbagai Kekaisaran berkumpul di sini. Shaarawy menganalisis sambil menunjuk peta, “Para prajurit goblin jauh lebih lemah dari prajurit manusia, tetapi ada terlalu banyak dari mereka. AKu percaya bahwa pasukan kita baru bertarung dengan pasukan biasa, tapi ada hampir satu juta goblin dalam pasukan itu. Mereka seperti semut militer!”

“Kamu benar. Aspek menakutkan dari goblin bukan tentang kekuatan tempur mereka, tetapi jumlah mereka. Kau tidak bisa membunuh mereka dengan cepat. Manusia di wilayah selatan kehilangan terlalu banyak wilayah dan sumber daya, memungkinkan goblin ini untuk bereproduksi sebanyak yang mereka inginkan!”

“Di antara goblin, ada prajurit tingkat tinggi. Penasehat membuat kategorisasi sederhana; dari lemah hingga kuat, goblin bisa dibagi menjadi umpan, warga sipil, prajurit, master tingkat-raja, dan master tingkat-kaisar. Dan mungkin ada goblin yang lebih kuat dari itu. Goblin di level kaisar setara dengan Lord Kelas Matahari. Dan hari ini, 15 dari mereka sudah kita bunuh!”

“Kita belum bertemu dengan zeppelin goblin yang legendaris, begitu juga dengan mesin sihir lainnya. Aku takut bahwa pertempuran mendatang akan menjadi lebih sulit. Situasi ini lebih parah dari yang kita telah diantisipasi!”

Meskipun pasukan ekspedisi memperoleh kemenangan di siang hari, mereka tidak terlalu optimis.

Bahkan, kekhawatiran mulai muncul di benak mereka.

DI pagi hari kedua ketika sinar matahari bersinar di darat, pasukan ekspedisi terkejut saat menemukan bahwa mereka sudah dikepung oleh goblin!

Ada begitu banyak goblin hingga mereka tampak seperti lautan hijau! Tempat perkemahan dari pasukan ekspedisi sudah dikelilingi, dan banyak zeppelin goblin terbang di langit, menutupi matahari. Tentara goblin dan zeppelin goblin memanjang hingga ke cakrawala! Jumlah mereka sangat mengejutkan!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *