Hail the King Chapter 1140 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1140 : Pasukan yang Kehilangan Tanah Air

Dalam legenda, Human Emperor of the North adalah reinkarnasi dari seorang Godly King, dan ia bangkit empat tahun lalu dengan cara yang tak terbendung. Dalam waktu singkat, ia berubah menjadi seorang Young Lords dan mengejutkan dunia. Juga, ia bertarung melawan Gereja Suci berkali-kali dan selalu memenangkan setiap pertandingannya, dan dia juga mengalahkan pasukan Barcelona, yang mana membawa lebih banyak pusat perhatian terhadap dirinya sendiri. Sekarang, anak muda ini sudah memiliki ketenaran yang sama dengan tingkat Continental Martial Saint Maradona miliki.

Beberapa orang bahkan mengatakan jika Human Emeperor of the North sudah menjadi dewa.

Juga, sepotong berita yang lebih mengejutkan juga muncul pada bulan lalu.

Dikatakan bahwa Young Lords yang tak tertandingi ini sudah meratakan Wilayah Utara dan mewujudkan impian dari banyak kaisar dalam 1.000 tahun terakhir – menyatukan salah satu dari lima wilayah Azeroth.

Sekarang, pemimpin muda ini sudah mejadi salah satu tokoh paling kuat di dunia!

Saat ini, hanya dua orang yang berani untuk mempertahankan dan membantu mereka, para prajurit yang dibenci oleh Gereja Suci.

Salah satunya adalah seorang yang legendaris dan misterius sepert Continental Martial Saint Maradona.

Tapi sayang, orang ini benar-benar dipenuhi misteri. Kecuali untuk murid-muridnya, ia tidak memiliki kekuatan atau wilayah. Bahkan jika para prajurit ini bertemu dengannya, sosok itu mungkin tidak akan dapat membantu begitu banyak orang.

Dan orang lain adalah Human Emperor of the North – Alexander.

Figur baru dan berpengaruh ini sudah naik ke puncak dunia, dan momentum nya begitu kuat hingga membuat orang lain tidak berani menatapnya seolah-olah ia adalah matahari yang bersinar. Kekuatan pribadinya hampir menyaingi Continental Martial Saint Maradona, dan ia juga menguasai kawasan yang luas. Dia memiliki strategi yang tak terhitung jumlahnya, jenderal yang kuat, serta banyak master kuat yang bisa dengan mudah mengalahkan banyak lawan.

Momentumnya begitu besar hingga bahkan Gereja Suci yang baru saja memperoleh kemenangan dalam Perang Suci tidak berani meremehkannya.

Pada awalnya, para prajurit ini takut jika Human Emperor of the North tidak ingin membantu mereka yang kehilangan tempat tinggal.

Namun, setelah mereka mengetahui jika penguasa baru yang kuat ini adalah teman baik Shaarawy dan para pemimpin militer lainnya, dan kenyataan bahwa Human Emperor of the North menyambut mereka.

Itu semua menghilangkan keraguan dan kekhawatiran dalam pikiran orang-orang ini.

Untuk pasukan yang kehilangan tanah air mereka ini, mereka akhirnya menemukan beberapa harapan seperti wisatawan yang tersasar dan akhirnya melihat cahaya dalam kegelapan tak berujung.

Setelah lebih dari setengah bulan perjalanan, pasukan akhirnya tiba di perbatasan antara Wilayah Tengah dan Wilayah Utara.

Selama mereka bisa menyeberangi Selat Naples, mereka akan berada di dalam Wilayah Utara dan aman.

“Ini adalah kegelapan sebelum fajar” Setiap prajurit mengatakan itu kepada diri sendiri, dan mereka mencoba yang terbaik untuk memeras bit terakhir dari energi dalam tubuh mereka. Mereka mencoba untuk meningkatkan kecepatan mereka dan terus mengikuti kelompok. Mereka tidak ingin tertinggal dan menjadi beban bagi rekan-rekan mereka.

Tapi tiba-tiba, garis-garis dari fluktuasi energi yang kuat muncul di langit selatan yang lebih jauh.

Mereka adalah kehadiran dari para pendetar tingkat atas Gereja Suci.

Setelah bertarung dengan pasukan Gereja Suci selama ini, para prajurit tidak bisa lebih akrab dengan sensasi dan kehadiran mereka.

Roh-roh pembunuh yang menusuk tulang bisa dirasakan melalui udara, dan hati setiap orang mulai tenggelam.

“Ha ha ha! Kalian adalah sekelompok anjing malang dan tunawisma! Aku bertanya-tanya ke mana kalian melarikan diri. Kalian semua ternyata di sini!” Sementara serangkaian tawa terdengar di langit, lima sosok yang tertutupi api energi perak muncul di langit selatan.

Orang yang memimpin gemuk seperti gunung daging. Dia mengenakan kemeja dengan garis merah berdarah, dan jubah merah raksasa yang ia kenakan hanya bisa menutupi setengah dari tubuhnya. Itu tampak sedikit konyol.

Namun, tak seorang pun di pasukan ini bisa menertawakannya.

Lemak babi ini adalah Kassai, dan ia adalah Wakil Komandan Godly Execution Knight Legion Gereja Suci. Meskipun ia tampak kusam dan bodoh, ia adalah seorang tokoh menakutkan. Tangannya sudah ternoda oleh darah para master Inter Milan dan AC Milan.

Sepuluh hari yang lalu, pria ini bahkan secara pribadi membunuh ribuan anggota keluarga kerajaan dari AC Milan terlepas dari jenis kelamin dan usia mereka, dan metodenya juga sangat kejam. Dia adalah antek setia Paus Blatter dan Uskup Platini, dan dia sudah mencapai ranah puncak Demi-God. kekuatannya tidak dapat diabaikan.

Empat tokoh yang mengenakan jubah darah merah dan berdiri di belakang Kassai adalah asistennya, dan mereka disebut [Four Godly Punishment Knights]. Mereka semua hampir mencapai puncak Lords Kelas Matahari, dan mereka juga terkenal. tangan mereka juga sudah berlumuran darah pejuang yang tak terhitung jumlahnya dan warga sipil dari dua Kekaisaran.

DIkatakan bahwa lima orang ini semuanya sampah. Mereka terkenal karena mereka membunuh dan merampok banyak orang di Wilayah Barat, dan mereka adalah musuh publik. Akibatnya, banyak Master memburu mereka.

Tapi tidak ada yang tahu bagaimana, lima orang ini entah bagaimana bisa bergabung dengan Gereja Suci dan menjadi pendeta. Status mereka langsung meroket, dan mereka tidak lagi takut akan banyak hal.

Tak satu pun dari lima orang ini baik dan lembut.

Pasukan sebentar lagi akan memasuki Wilayah Utara, tetapi sosok seperti iblis ini sudah mengejar mereka.

Akan merepotkan mulai dari sekarang.

Whoosh! Whoosh! Whoosh! Whoosh!

Beberapa kehadiran kuat muncul di tanah; mereka adalah master dalam pasukan yang masih bisa bertarung, dan mereka terbang menuju Kassai dan empat lainnya tanpa rasa takut, mencoba untuk memblokir para pembunuh ini.

Namun, Kassai hanya melambaikan tangan raksasanya di mana masing-masing jarinya seperti wortel, dan ekspresinya tampak tidak sabar.

“Eh … Puff!”

“Ah…”

Lebih dari selusin master dari dua Kekaisaran meludahkan darah dan dipukul kembali sebelum mereka bisa mendekati orang ini. Perbedaan kekuatan antara kedua belah pihak sangat besar! Itu adalah kesenjangan yang tak terduga!

Sosok lemak Kassai melayang di langit, dan ia melihat dari 400.000 tentara di tanah seolah-olah ia melihat sekelompok semut. Senyumnya dingin dan gila.

Kassai lalu melihat sekeliling dan mengerutkan kening, dan ia tiba-tiba berteriak, “Shaarawy, Cassano … mengapa kalian tidak keluar? Bukankah kalian itu kuat? Apakah kalian tidak ingin melindungi orang-orang yang kotor ini? Mengapa kalian menjadi pengecut yang bersembunyi di cangkang kura-kura? Ha ha ha! Jika kalian tidak keluar, aku akan mulai membenuh kumpulan semut ini sampai mati!”

Kata-kata membunuh Kassai menggema di antara langit dan tanah, membuat dunia mengalami perubahan warna.

“Apa yang harus kita lakukan?”

Di tanah, beberapa perwira militer bersembunyi di rumput setinggi pinggang, dan mereka tampak gelisah ketika mereka melihat ke langit.

Mereka membawa empat orang pada tandu sederhana di samping mereka; dan itu adalah Shaarawy, Cassano, Palacio, dan Milito.

Dalam pertempuran berdarah sebelumnya, empat Young Lords ini menggunakan semua kekuatan mereka dan menyelamatkan 400.000 tentara elit ini dari bayangan Grim Reaper.

Ketika benteng terakhir dari dua Kekaisaran, Milan City, ditaklukkan, pertempuran sangat intens dengan darah di mana-mana terjadi.

Yong Lords Pato mencoba untuk memberi waktu untuk pasukan keluar dari medan perang, dan ia bertarung dengan lebih dari selusin lawan di tingkat nya. Tidak mau menyerah, dia memilih meledakkan diri dan akhirnya berhasil memberi beberapa waktu untuk pasukan terakhir ini melarikan diri.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *