Hail the King Chapter 1127 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1127 : Perangkap Kematian

Setelah menyerang Ratu Suku Laut dan memutar balikkan keadaan, Fei menyembuhkan luka Buckingham dan kemudian muncul di atas [Alexander] yang telah hilang untuk waktu yang lama.

“Master!”

Luffy terbangun dari shock dan dengan cepat merobek jubah panjang dan mahkota emas dari Suku Laut yang ia kenakan. Sementara air mata panas bergulir di wajahnya, dia berlutut di atas dek kapal.

“Bangunlah. Kau telah menderita”

Melihat Luffy masih energik di hadapannya, hati Fei akhirnya jatuh kembali ke dadanya.

[One Sword] dan istrinya sekarang berada di pelukan bintang-bintang, dan mereka akhirnya bisa beristirahat dalam damai.

“Master, pada hari itu, [Alexander] rusak, dan kami tenggelam ke dasar laut dan tidak bisa keluar. Kapal terus bergeral di bawah air selama sepuluh hari, dan kami kemudian bertemu dengan Suku Laut. Kami berjuang keras tapi berakhir ditangkap …” Luffy khawatir jika Master-nya mungkin akan salah paham dengan situasi dan memarahinya, jadi dia segera menjelaskan apa yang terjadi di saat terakhir.

Fei hendak mengatakan sesuatu dengan senyum, tapi wajahnya tiba-tiba berubah warna. Dia lalu mengatakan, “Jangan membicarakan itu sekarang. Pergi dari sini secepat mungkin!”

“[No.1], bawa semua orang pergi dari sini!” Fei mendeteksi sesuatu dan cepat memerintahkan.

“Sesuai keinginan Anda!”

[No.1] dan tiga prajurit jiwa kristal perak lainnya bergerak dan melepaskan kekuatan dari master tingkat tinggi. Energi mereka kemudian menyelimuti Luffy dan Leonians lainnya, bahkan beserta kapal-kapal mereka, dan mereka semua lalu terbang ke langit. Dan seperti panah yang ditembakkan dari busur, mereka bergerak menjauh dengan cepat.

Pada saat ini, suara keras dan gila tiba-tiba terdengar di langit.

“Ha ha ha! Pergi? Kemana? Hari ini, tidak satupun dari kalian bisa pergi! Semua akan tetap tinggal di sini!”

Sebelum suara ini bisa mereda, massa kabut hitam tiba-tiba turun dari langit, menutupi matahari dan langit seperti kekuatan destruktif dari Grim Reaper. [No.1] dan tiga prajurit jiwa lainnya sudah merobek ruang terbuka, tapi udara tiba-tiba menjadi padat. Hukum menakutkan dari penjara spasial segera mengurung daerah dalam lingkup 500 kilometer.

“Huh! Kau hanya seorang sosok yang hanya bisa bersembunyi. Beraninya kau mencoba untuk menahan orang-orangku?” Ejek Fei, dan suaranya membuat gelombang suara yang megah dan keras. Seperti benda hidup, gelombang suaranya terus diperluas ke luar dalam bentuk riak emas, dan kabut hitam mencair seperti kepingan salju yang dituangkan air panas disaat berikutnya.

Ruang kosong tiba-tiba dibuka lagi.

[No.1] dan yang lainnya segera mengambil kesempatan ini dan berubah menjadi sinar cahaya sebelum menghilang.

“Alexander, kau berada di ambang kematian, dan kau masih berani menjadi begitu arogan? Lihatlah siapa aku!”

Suara yang menderu terdengar di langit, dan massa kabut hitam kembali meresap dan menutupi daerah sekitar. Daerah di atas laut benar-benar berubah gelap.

Dalam kabut hitam, sosok iblis raksasa berdiri tegak.

Fei perlahan terbang ke langit, dan tubuhnya ditutupi lapisan energi emas samar. Ketika kabut hitam yang merusak menjangkau 1.000 meter darinya, itu langsung menghilang seperti kepingan salju pada hari musim panas.

“Kau sudah kalah dariku. Beraninya kau bertindak begitu ceroboh?” Fei tertawa dan berkata, “Kluivert, kau hanya Dewa kecil dari bangsa lain. Kau mendapatkan keberuntungan terakhir kali untuk pergi. Hari ini, aku akan membunuhmu”

Sosok iblis ini adalah Devil God Sea – Kluivert, yang dihidupkan kembali lebih dari setahun yang lalu.

“Ha ha ha! Raja Chambord! Kau hanya seorang prajurit muda yang baru menempuh ambang antara manusia dan dewa. Beraninya kau begitu sombong?” Kluivert mengangkat kepalanya dan tertawa, dan kabut hitam menggulung dan terus diperluas, mencakup lebih banyak ruang.

Dewa iblis ini lalu mengejek dan melanjutkan, “Kau akan mati hari ini. Kalian, keluar sekarang!”

Sebelum Kluivert bisa menyelesaikan ucapannya, sinar emas muncu dari permukaan laut dan menembus kabut hitam sebelum melonjak ke langit.

Itu Ratu Suku Laut dari Sea of Fragrance yang dilemparkan oleh Fei ke dalam air.

Meskipun wanita ini tampak sedikit berantakan, sepertinya dia telah menggunakan teknik rahasia menakutkan. Armor emasnya yang merupakan Combat Weapon Tingkat Dewa bersinar terang seperti matahari, dan tongkat emas di tangannya yang memiliki piringan di atasnya juga tampak kuat. Kehadiran wanita ini juga terus meningkat, dan ia segera mencapai ranah True God.

Pada saat yang sama, seberkas kekuatan besar muncul 1.000 meter di belakang Fei. Kekuatan ini juga mengandung kehadiran korosif yang menakutkan dan kuat.

Sementara kabut hitam terus diperluas ke luar, Dewa Iblis yang gelap, ditutupi dengan duri tulang ganas, dan tampak seperti banteng muncul dalam kabut. Empat mata merah raksasanya merilis cahaya merah tebal, dan itu menargetkan Fei.

Di sebelah timur, jeritan melengking terdengar, dan rentetan kekuatan yang penuh dengan kebencian dan kegilaan juga muncul.

Dalam kabut hitam, puluhan ribu jiwa iblis yang menakutkan muncul dalam bentuk wajah. Wajah ini terbang ke sekitar dan mengelilingi sosok samar dan kecil yang hanya sedikit lebih tinggi dari satu meter. Sosok itu berkedip, dan garis-garis hukum alam yang menakutkan dirilis darinya, pengunci ke arah Fei juga.

Di sebelah utara, suara yang hangat dan lembut terdengar.

“Raja Chambord, kita akhirnya bertemu”

Seorang pemuda dengan baju biru dan merah muncul. Orang ini tidak tinggi, dan dia tidak tampan. Namun, ia berdiri di dalam kabut hitam diam-diam dengan kehadiran samar, dan dia tersenyum dan menyapa Fei seperti seorang teman lama.

Orang ini [God’s Son] – Messi, master legendaris Barcelona.

Tiga dewa iblis dari Suku Laut, Ratu Suku Laut yang mengaktifkan Combat Weapon tingkat dewanya, dan [God’ Son] – Messi, muncul di timur, barat, utara, selatan, dan di atas Fei, memblokir semua jalur. Dan Fei dikelilingi di tengah.

Ini adalah jebakan maut yang dengan hati-hati dibuat, dan Fei adalah targetnya.

“Mari kita lihat apakah kau bisa melarikan diri atau tidak hari ini!”

Kluivert tertawa bangga dan berkata, “Pria kecil sombong! Kau dapat membuat tiga dewa iblis dari Suku Laut, Eusebio, Deco, dan Aku. Juga, [God’s Son] – Messi, dari Barcelona datang ke sini. Meskipun kau akan mati, kau harus bangga karena itu!”

Sosok raksasa seperti banteng dan sosok kecil yang dikelilingi oleh banyak jiwa itu ternyata dewa iblis dari Suku Laut. Dan dari energi jahat yang ada di sekitar mereka, jelas bahwa mereka juga bukan seseorang yang baik.

“Raja Chambord! Hari ini, aku akan membuatmu membayar kembali utang darah dari membunuh anggota yang tak terhitung jumlahnya dari Suku Laut kami lebih dari setahun yang lalu!” Ratu Suku Laut di Seo of Fragrance meraung, dan lidahnya merahnya yang terbelah berkedip-kedip. Di bawah bantuan baju besi emas dan tongkat emas, kekuatannya mampu menyaingi seorang Dewa, jadi dia berani langsung menghadapi Fei saat ini.

“Jangan khawatir, setelah kau mati, aku akan bersikap baik kepada Chambord dan para pengrajin sihir Zenit, meminta mereka untuk membuat boneka perang sihir yang tak terkalahkan untuk Barcelona!”

[God’ Son] – Messi, masih memiliki senyum di wajahnya, tapi semangat pembunuh menembak keluar dari matanya.

Kelima makhluk yang kuat ini kemudian merilis energi mereka, dan hukum-hukum alam tampaknya menciptakan rantai perintah. Rantai ini mengalir di daerah sekitar seperti naga transparan, menutup semua ruang dan celah yang bisa digunakan untuk melarikan diri.

Kecuali untuk berjuang sampai mati, Fei tidak punya pilihan lain saat ini.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *