Hail the King Chapter 1123 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1123 : Tragedi di Samudera

 

-Sea of Fragrance-

Untuk 1.000 tahun terakhir, laut dalam selalu menjadi zona terlarang bagi manusia.

Kecuali untuk beberapa master yang kuat, sangat sedikit orang yang tahu mahluk jenis apa yang hidup di laut dalam.

Tapi sekitar satu tahun yang lalu, Suku Laut yang telah menghilang selama lebih dari 1.000 tahun muncul di Sea of Fragrance, dan itu adalah kabar yang sangat mengejutkan.

Terutama ketika kabar jika Evil Sea God – Kluivert juga muncul kembali, berita ini membuat semua bangsa dan kekuatan di sekitar Sea of Fragrance menjadi sangat gugup.

Selama periode kemunculan pertamanya, beberapa tsunami raksasa sering terjadi, mebanjiri ratusan kota dan pelabuhan dari berbagai ukuran.

Munculnya kembali Suku Laut bahkan memicu pertempuran antara Raja Alexander dari Chambord dan Murid Pertama Continental Martial Saint – D’Alessandro. Walau pada akhirnya terbukti jika D’Alessandro yang terkenal adalah orang yang salah, ia benar-benar telah membuat kesalahan besar. Dan dia membayar utangnya itu dengan hidupnya.

Dari konfrontasi ini, Raja Chambord dikenal di seluruh benua, dan pengaruhnya mulai melakukan perjalanan keluar Wilayah Utara Azeroth. Ia bahkan menjadi salah satu generasi muda berbakat yang selalu diperhatikan oleh semua orang di benua.

Juga, karena Raja Chambord-lah rencana Suku Laut di Sea of Fragrance menjadi kacau. Evil Sea God – Kluivert terluka parah dan harus melarikan diri, dan Suku Laut di Sea of Fragrance yang seharusnya menyebabkan bencana akhirnya harus menyerah. Itu rasanya seperti badai yang memiliki guntur keras tapi hanya menimbulkan sedikit hujan.

Setelah kejadian itu, sepertinya Suku Laut juga menghilang lagi.

Sekitar satu tahun telah berlalu sejak kejadian itu, dan kapal dagang, bajak laut, dan nelayan mulai kembali bepergian di atas Sea of Fragrance, semua kembali ke kehidupan mereka yang damai, melupakan keberadaan Suku Laut.

Dan saat ini adalah hari yang indah, matahari cerah, dan angin utara bertiup dengan ramah. Riak muncul dari permukaan laut, ini adalah hari yang baik dengan cuaca yang langka.

Sekitar selusin kapal perang Leonian muncul. Pendorong sihir di setiap kapal baru saja menyelesaikan periode pertama kerja mereka, dan sekarang mereka sedang melambat. Saat ini, kumpulan kapal sedang mempersiapkan diri agar bisa mengaktifkan kembali pendorong sihir untuk periode kerja selanjutnya.

Di haluan kapal, Raja Buckingham dari Leon berdiri sambil melawan angin.

Bangsawan muda ini dikenal karena penampilannya yang tampan dan temperamennya yang elegan namun tampak serius, dan ia tampak terganggu dengan pikirannya yang berkelana ke tempat lain saat ini. Jelas, ia terganggu oleh hasil perjalanannya ke Zenit.

Di sekelilingnya, sepuluh perwira militer yang memakai baju besi sihir sedang menatap ke sekitar wilayah laut dengan hati-hati.

Gelombang laut biru bergulir, dan burung-burung camar putih terbang di langit. Sekarang, laut menunjukkan keindahannya kepada semua orang.

Tapi tiba-tiba, serangkaian gelombang raksasa muncul dari jauh. Kemudian, gelombang itu berubah menjadi pusaran air yang jelas.

Air di bagian bawah pusaran air dengan cepat surut, tampak seperti akan mengeluarkan sesuatu yang besar dari dasar laut.

“Mungkin binatang laut raksasa!” Para perwira militer yang melihat ini langsung memikirkan kemungkinan ini.

Binatang laut memiliki kekuatan besar, dan mereka mematikan bagi kapal nelayan biasa dan kapal dagang. Namun, makhluk ini tidak menimbulkan ancaman terhadap kapal militer. Selama meriam sihir di lambung kapal perang diguanakan, binatang laut dengan panjang tubuh lebih dari 100 meter, pasti akan hancur.

Namun, ekspresi para perwira militer ini segera berubah dari kejutan menjadi kebingungan di saat berikutnya.

Lebih dari satu pusaran air muncul lebih jauh di permukaan laut.

Dan hanya dalam beberapa detik, ratusan bahkan ribuan pusaran air muncul di permukaan laut begitu saja.

Kemudian, beberapa monster hitam melompat keluar dari pusaran air. Badan-badan monster ini mirip dengan manusia, namun mereka juga memiliki fitur yang jelas dari makhluk laut. Mereka tampak kejam, muncul seperti hantu, dan mengenakan baju besi sederhana dan basah. Juga, mereka memegang senjata berat besar yang tampak jelek dan kasar seperti palu perunggu dan kapak batu.

Di mata besar para makhluk ini, kilau misterius yang berbeda dari manusia muncul, membuat mereka terlihat kejam dan membunuh.

“Suku Laut !!!”

Setelah terkejut dalam beberapa detik, seorang perwira militer dari Leon berteriak dengan keras.

Pada saat yang sama, hampir semua orang juga menemukan keanehan yang terjadi di hadapan mereka.

Juga, orang-orang ini mengakui bahwa makhluk iblis seperti hantu ini adalah anggota dari Suku Laut yang telah menghilang untuk waktu yang lama.

Kepala Buckingham segera memberi tanda, dan ia sadar jika pasukannya sedang berada dalam masalah besar yang akan sulit untuk mereka tangani. Oleh karena itu, ia langsung melemparkan apa yang sedang ia pikirkan, dan ia lebih terfokus untuk memimpin kapal perang untuk bereaksi.

“Sampaikan perintahku! Aktifkan pendorong sihir dan percepat pergerakan kapal! Ubah haluan 45 derajat ke kiri dan terobos Suku Laut!”

Buckingham langsung membuat keputusan; dan ia tidak berencana untuk bertarung melawan Suku Laut atau terlibat dengan mereka sekarang.

Dan karena tujuan perjalanannya adalah diplomatik, Buckingham hanya memiliki kurang dari 20 kapal perang di kelompoknya. Selain jumlah yang terbatas dari kapal perang ini, sebagian besar penyimpanan juga dipenuhi dengan hadiah yang hendak diberikan ke Zenit, dan sebagian besar anggota awak adalah pejabat sipil dan tidak bisa bertempur. Sekarang, semakin banyak anggota dari Suku Laut muncul. Jika mereka akan berperang, kapal perang dari Leon pasti akan dihapuskan setelah pertempuran dimulai.

Oleh karena itu, kelompok harus melarikan diri! Secepat mungkin!

Garis energi sihir yang kuat muncul pada setiap kapal perang dari Leon, dan perisai sihir hijau melindungi kapal sedangkan pendorong sihir bekerja pada kapasitas penuh, berputar cepat dan menciptakan suara berdengung untuk menempatkan semua kapal perang ke dalam mode super-speed.

Lebih jauh, Suku Laut dengan jelas menyadari armada manusia ini.

Mereka kemudian meraung dengan sangat keras di atas permukaan laut.

Whoosh! Whoosh! Whoosh!

Banyak titik-titik hitam terbang dari tangan para pejuang Suku Laut. Seperti belalang lapar, titik-titik hitam ini terbang ke arah armada Buckingham, membawa bayangan kematian dan menciptakan suara merobek udara.

Titik-titik hitam itu adalah senjata yang beratnya lebih dari 100 kilogram .

Reaksi pertama para prajurit Suku Laut ini adalah melemparkan senjata mereka kepada armada manusia dengan tujuan untuk menghentikan kapal melarikan diri.

Dan ini adalah pertempuran yang tidak bisa dihindari.

Suku Laut memperlakukan manusia sebagai makanan, dan anggotanya sangat kejam dan gila. Tidak akan ada ruang untuk bernegoisasi dengan mereka.

Semua jenis cerita petualangan beredar di Azeroth, namun tidak ada satu kasuspun di mana manusia dan anggota dari Suku Laut memiliki hubungan yang damai.

Boom! Boom! Boom! Boom!

Dengan momentum yang kuat, senjata perunggu menghancurkan perisai sihir di sekitar kapal perang dari Leon.

Para anggota Suku Laut memiliki keunggulan alami ketika mereka berada di air, dan mereka dilahirkan dengan kekuatan besar. Pada saat ini, keuntungan Suku Laut itu menunjukkan kehebatannya.

Dan menghadapi serangan tersebut, perisai sihir di sekitar kapal perang Leonian hanya bisa bertahan selama kurang dari lima menit sebelum benar-benar dihancurkan. Banyak lubang hitam mengejutkan muncul di tubuh kayu kapal seolah-olah mereka terkena banyak cannonballs juga, air laut yang dingin membanjiri kapal di sisi lain.

Kapal bernama [Expedition] bakhan tidak beruntung. Sebuah palu raksasa yang beratnya lebih dari 1.000 kilogram menghantam tubuhnya dan mengubahnya menjadi dua bagian, erangan dan jeritan dari para anggota kru kapal itu terdengar menyakitkan.

Serangan menakutkan ini benar-benar menghentikan armada Leonian untuk bisa melarikan diri.

“Sial! Kenapa begitu banyak anggota dari Suku Laut muncul di sini?”

Buckingham terkejut dan marah. Dia tahu bahwa tidak mungkin bagi mereka untuk melarikan diri sekarang; bertarung adalah satu-satunya pilihan.

Namun, dengan kekuatan armada saat ini, mereka bahkan tidak bisa bertahan selama satu jam sebelum menjadi makanan untuk para monster ini.

Sementara mengepalkan gigi, Buckingham merogoh sakunya dan mengeluarkan sebuah gulungan samar-emas sebelum membukanya dengan lebar.

Rentetan energi api berwarna emas kemudian ditembakkan ke langit dan meledak setelah melakukan perjalanan selama sekitar 5.000 meter. Api terang yang ditembakkan seakan telah mengukir sebuah gambar di langit biru, dan itu tidak menghilang segera.

Kehadiran kuat kemudian menyelimuti wilayah dalam jarak sepuluh kilometer dari Buckingham.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *