Hail the King Chapter 1114 Bahasa Indonesia

A+ A-

CHapter 1114 : Pemurnian

Dengan aliansi tambahan dengan Klan Elf, Chambord berubah seperti harimau yang mendapat sepasang sayap baru.

Beban yang menggantung di atas pikiran Fei juga akhirnya menghilang.

Identitas sejati Akinfeev adalah salah satu dari 12 Gold Saint Chambord, dan dia sudah bersumpah setia sekitar setahun yang lalu dan memperoleh Star Saint Set, sudah diperkuat oleh energi bintang.

Juga, Fei telah menyelamatkan hidup raja Elf baru ini, dan yang terakhir tidak lupa akan itu dan melalaikan janji-Nya. Meskipun ia sekarang berada dalam posisi tertinggi, dia masih benar-benar setia kepada Fei.

Tentu saja, hanya empat orang tahu tentang ini, dan mereka adalah Fei, Akinfeev, serta kedua pelayan Akinfeev.

Dan Fei berniat untuk terus menjaga rahasia ini.

Lagipula, hanya pedang yang tersembunyi dalam kegelapan yang paling mematikan.

Setelah penandatanganan perjanjian, Tina untuk sementara tinggal di Chambord City.

Di sisi lain, Fei punya dua hari untuk dihabiskan dalam momen pribadi langka dengan kedua Ratu nya, Angela dan Elena.

Fei tidak yakin metode apa yang Demonic Woman – Paris gunakan, tapi dia sudah bergaul dengan kedua Ratu Fei dan menjadi dekat dengan mereka. Dalam dua hari ini, Angela bahkan mengundang Demonic Woman untuk bergabung bersama, membuat ketiga perempuan yang sangat indah ini seakan seperti saudara yang sesungguhnya.

Juga, Fei merasa bahwa kedua Ratu nya sudah tahu apa yang terjadi antara dia dan Demonic Woman.

Jadi, ketika tiga wanita cantik ini berkumpul dan menatapnya, Fei merasa bila tatapan mereka semua tampak aneh, walau mereka tidak marah.

Persahabatan di antara perempuan kadang-kadang sangat sulit untuk dimengerti.

Fei tahu bahwa Demonic Woman sudah bekerja keras secara rahasia untuk masa depannya yang lebih baik. Dia adalah seorang wanita yang cerdas dan tidak peduli tentang tittle resmi. Juga, ia tahu bahwa jika ia ingin hidup dengan Fei bahagia selamanya, dia harus membuat Fei dan kedua Ratunya benar-benar menerimanya dari dasar hati mereka.

Sementara terus menjadi dekat dengan kedua Ratu itu, Demonic Woman tersentuh oleh cinta yang murni dari kedua ratu ini untuk Fei. Kedua wanita murni yang seperti salju suci ini sangat mencintai Fei; kasihnya bahkan tidak kalah dengan rasa cinta Demonic Woman kepada Fei yang telah ditekan selama sekitar tiga tahun.

Fei tiba-tiba merasa seperti kumpulan tiga perempuan ini adalah kekuatan yang sangat menakutkan.

Kecerdasan Demonic Woman, kekuatan Elena, dan karisma serta kemampuan Angela untuk memanggil Demon Beast …

Sepertinya tidak ada kerajaan di Wilayah Utara Azeroth yang bahkan bisa mengalahkan tiga keindahan ini.

Fei juga merasa bahwa ia sangat beruntung saat ini.

Dua hari kemudian, Fei muncul di bekas Kekaisaran Anji.

Kekaisaran yang dikenal sebagai ‘Little God from North’ ini bermain dengan api dan menciptakan Bencana Undead. Sekarang, bukan makhluk hidup yang bisa dilihat di dalamnya.

Wilayah berukuran besar bekas Kekaisaran Anji sudah menjadi mematikan juga membosankan.

Dan kika Fei tidak mengatur banyak array sihir cahaya di sekitar perbatasan wilayah untuk menghentikan makhluk Undead berkeliaran ke luar, zombie dan Demon Beast yang bermutasi mungkin sudah tersebar ke seluruh Wilayah Utara Azeroth saat ini.

Fei sekarang berdiri di langit di atas bekas Kekaisaran Anji.

Dan energi kematian yang bergejolak dan mendidih dapat ia rasakan dari bawah.

Setelah hampir satu tahun dihabiskan untuk melahap satu sama lain dan berkembang, banyak zombie tingkat kaisar muncul dan menciptakan wilayah mereka sendiri. Pada kenyataannya, bahkan tentara zombie juga sudah muncul … mereka tampak seperti membentuk ras baru dan struktur sosial.

Fei kemudian menghela napas dan ringan melepaskan kekuatannya, dan langit serta tanah mulai gemetar karenanya.

Serangkaian raungan marah langsung menembus awan dan mengarah ke langit dari tanah.

Setelah berkembang, banyak zombie dan Demon Beast yang bermutasi mendapatkan kecerdasan kasar, dan mereka semua menangis panik ketika mereka merasakan kekuatan destruktif yang menyebar di langit. Mereka berlari kesana-kemari seolah-olah itu adalah akhir dunia.

“Keberadaan yang besar dan hebat! Tolong tunjukkan belas kasihan pada kita, makhluk rendah hati dan menyedihkan!”

“Tuan Bangsawan! Tolong izinkan kami hidup”

“Kami bersedia untuk melayani Anda sebagai tuan kita! Tolong selamatkan kami …”

Serangkaian gelombang energi roh muncul di tanah dan melakukan perjalanan ke langit. Para zombie tingkat kaisar sedang mengemis untuk kehidupan mereka.

Zombie ini sudah memiliki kecerdasan, dan mereka merasakan kehancuran mereka mendekat. Namun, mereka tidak bisa menahan kekuatan Fei yang berada di Ranah True God dan itu membuat jiwa mereka menggigil, jadi mereka terpaksa harus berlutut di tanah dan mengemis belas kasihan.

Fei menjadi ragu-ragu sejenak.

Namun, ia masih memutuskan untuk melepaskan kekuatannya di detik berikutnya.

Api energi emas lalu turun dari langit seperti air terjun, dan mereka langsung menelan lahan yang sangat luas. Di bawah cahaya terang energi emas ini, semua zombie, mulai dari zombie tingkat rendah hingga zombie tingkat kaisar dengan cepat hancur seperti patung pasir terkena tornado, mereka berubah menjadi asap sebelum akhirnya menghilang.

Para zombie ini tidak bisa melawan kekuatan Dewa.

Rentetan teriakan yang menyakitkan bergaung di wilayah bekas Kekaisaran Anji, dan jumlah zombie di daerah sekitar cepat menurun.

Dan karena makhluk ini diciptakan oleh kekuatan neraka, mereka tidak bisa kembali ke neraka, itulah kenapa mereka lebih baik menghilang.

Fei juga tidak mau membiarkan zombie tingkat kaisar bertahan dan membuat manusia di Wilayah Utara Azeroth terancam hanya karena rasa kasihan-Nya. Fei tidak bisa membiarkan ancaman lain dari Bencana Mahluk Undead untuk terus muncul.

Dalam sejarah Azeroth, kerusakan dari Bencana Mahluk Undead bagi manusia sangatlah mengejutkan. Meninggalkan para zombie ini untuk hidup hanya akan seperti mengubur ranjau darat. Tidak ada yang akan tahu kapan itu akan meledak, tapi satu hal yang pasti. Setelah meledak, para zombie akan membawa kehancuran bagi manusia.

Selain itu, para Orc sedang dalam perjalanan melintasi Endless Sea of Forest, mereka akan segera kembali ke Azeroth.

Dan wilayah bekas Kekaisaran Anji adalah sebidang tanah yang Fei siapkan untuk Suku Behemoth Orc itu.

Sekarang, Fei juga seorang Beast Emperor, jadi ia harus mengambil alih tanggung jawab dan tugas yang Entus berikan demi bagi masa depan para Orc. Dia jelas tidak bisa menempatkan Orc dalam bahaya wabah potensial dari Bencana Undead.

Dalam waktu kurang dari satu jam, Fei benar-benar memurnikan wilayah yang pernah ternoda oleh kekuatan neraka ini.

Energi Undead yang mematikan akhirnya menghilang dari tanah ini di saat berikutnya.

Setelah dimurnikan dengan kekuatan ilahi Fei, tanah mati ini akhirnya mendapatkan kembali vitalitasnya.

Pohon yang layu, rumput, dan bunga menjadi bersemangat dan hijau lagi, sungai yang kental dan kotor menjadi jernih, dan lumut muncul di bukit-bukit batu yang monoton.

Kemudian, angin dingin bertiup di padang rumput, dan air hujan yang jernih mulai jatuh dari langit dan memelihara segala sesuatu di daerah sekitar.

Itu seakan foto hitam-putih berubah menjadi hidup dan bersemangat.

Tanah ini menjadi cocok untuk ditinggali makhluk hidup lagi.

Dari ratusan juta zombie dan makhluk undead, Fei juga memperoleh sejumlah besar energi mistis, dan ia melahap semuanya ke dalam Godly Realm untuk meningkatkan tingkat perpaduannya dengan itu.

Setelah melakukan semua itu, Fei pergi menuju Ibukota Anji.

Sejak setahun yang lalu, kota kuno dan megah ini sudah mulai memiliki beberapa vitalitas.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *