Hail the King Chapter 1113 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1113 : Perjanjian Lama

Hanya dalam beberapa saat, orang-orang datang untuk melapor lagi.

Dan Torres kemudian memimpin utusan elf ke dalam Godly King Palace.

Hanya ada satu utusan. Dan dia adalah seorang elf wanita yang cantik.

Kulit elf ini bersih, jari-jarinya ramping, dan wajahnya sangat indah. Telinganya agak meruncing, rambutnya panjang hijau, dan dia memiliki aura menghibur dan menyenangkan di sekelilingnya.

Ketika orang lain melihatnya, mereka semua menghela napas dan berpikir, “Klan Elf sama seperti yang rumor katakan. Mereka semua cantik dan memiliki umur panjang. Mereka tampaknya adalah hal yang terbaik di dunia ini, ini adalah ras yang sempurna”

Fei tersenyum dan berkata : “Nona Tina, kita bertemu lagi”

Elf perempuan ini adalah salah satu dari dua pembantu Akinfeev, Half-Elf yang memiliki garis keturunan Raja Eld dan bersembunyi dari seluruh benua. Dan nama elf perempuan ini adalah Tina.

Setelah sekitar satu tahun, Fei terkejut saat melihat jika Half-Elf yang sangat berhati-hati dan keras kepala ini telah menjadi utusan dari Kekaisaran Elf yang memiliki aura seorang atasan. Juga, kekuatannya telah meroket ke puncak Ranah Bulan Purnama.

Tapi apa yang paling mengejutkan Fei adalah tentang kenyataan jika Tina sekarang telah memperoleh fisik seorang Elf sebenarnya karena beberapa hal misterius.

Dan sekarang, sepertinya Half-Elf tampan Akinfeev juga sudah menyelesaikan permintaan Fei.

“Salam, Yang Mulia” Tina berlutut dan secara resmi menyambut Fei.

Di dua sisi istana, para pejabat dari Chambord merasa seperti itu adalah hal yang biasa.

Untuk para Chambordians ini, mereka masih merasa jika hal yang Tina lakukan masuk akal, lagipula Raja Chambord sekarang sudah menjadi dewa. Bahkan jika Elf terkenal sangat angkuh, mereka tetap harus menghormati seorang Dewa.

Tapi orang-orang ini tidak tahu jika elf perempuan ini begitu hormat karena ia dan tuannya telah diberikan banyak manfaat oleh Fei.

“Bangunlah”

Fei mengangkat tangannya, dan rentetan dari kekuatan misterius kemudian membantu elf perempuan untuk berdiri.

Ekspresi terkejut muncul di wajah Tina saat ini.

Setelah menerima warisan dalam Elf Godly Palace dan dimurnikan oleh Spring of Eternity, kekuatan Tina telah meroket. Juga, karena dia telah beralih ke pelatihan energi Era Mythical milik Klan Elf, dia menjadi 1.000 kali lebih kuat dari setahun yang lalu. Namun, dihadapan Raja Chambord, dia masih merasa lemah dan tak berdaya.

Juga, walau ia menggunakan [Eye of Truth], yang merupakan teknik rahasia Klan Elf, Tina masih bisa tidak mengatakan seberapa kuat Raja Chambord.

Ketika Tina bangkit, dia akhirnya melihat Master Behemoth Orc yang sedang duduk di salah satu sisi istana dengan hormat. Kejutan pada dirinya berubah menjadi shock berat saat ini.

[Eye of Truth] mengatakan kepadanya jika para sepuluh Master Orc ini adalah seorang Demi-God!

Dan menurut catatan di Klan Elf, Tina bisa menebak jika ke sepuluh Master Orc ini berasal dari klan raja dari Behemoth Orc. Namun, mereka malah tampak rendah hati dan hormat saat ini. Dan ketika mereka melihat Raja Chambord yang sedang duduk di singgasananya, mereka tampak seperti pengikut fanatik dari dewa dan menyembah raja manusia ini dengan tulus.

Cara master orc ini memandang Fei tidak berbeda dari bagaimana bawahan setia memandang tuan mereka.

“Mungkinkah Suku Behemoth Orc juga ditaklukkan oleh Raja Chambord?”

Pada saat ini, bahkan Tina tidak menyadari bahwa dia tanpa sadar sudah menggunakan kata ‘juga’ saat ia memproses informasi.

Dan sekarang, Tina akhirnya setuju dengan keputusan yang telah tuannya pilih.

“Yang Mulia Alexander, Yang Mulia Raja Elf – Akinfeev, meminta saya untuk datang ke sini untuk membuat perjanjian aliansi. Kami Klan Green Elf dari Kekaisaran Elf bersedia untuk bersekutu dengan Chambord. Kami akan saling membantu bila diperlukan dan menghadapi musuh yang sama”

Sementara Tina mengatakan itu, dia mengambil selembar kulit pohon hijau mistis dari gelang elf di pergelangan tangannya.

Lembar kulit ini menarik. Itu secara samar menyembunyikan energi sihir di bagian atasnya, itu tidak bisa diabaikan.

Ini mungkin harta sihir yang unik milik Klan Elf.

“Ini adalah salah satu dari beberapa gulungan perjanjian kuno yang Godly Palace di Kekaisaran Elf miliki. Yang Mulia Akinfeev telah meneteskan setetes darah elf ke atasnya. Jika Yang Mulia setuju untuk perjanjian ini, Anda perlu meneteskan setetes darah Anda ke atasnya. Setelah itu, perjanjian ini akan terlindungi oleh para dewa dan bintang. Setiap pihak yang melanggar perjanjian ini akan dikutuk oleh hukum alam,” kata elf perempuan ini dengan serius.

Pada saat ini, para Chambordians yang di istana akhirnya bereaksi.

“Klan Elf di sini untuk membangun aliansi dengan Chambord?”

“Seberapa beruntungnya ini? Ini seperti memakan kue gratis!”

Chambord dan Zenit hendak berperang melawan Barcelona, ​​dan mereka memiliki nol pengalaman dalam perang skala besar lintas regional seperti itu, bahkan hampir tidak ada kerajaan di Wilayah Utara Azeroth pernah melakukan itu sebelumnya.

Tapi, jika Chambord mampu menjadi sekutu Kekaisaran Elf, sebuah kekuatan yang memiliki pijakan yang kuat di Wilayah Barat Azeroth, kesulitan drastis yang hadapai pasti akan menurun dengan hebat.

Dan sekarang, semua orang juga sudah menebak jika Raja Chambord dan elf ini sudah saling kenal sejak lama.

Orang-orang pintar bahkan sudah menduga bahwa aliansi ini mungkin bagian dari pengaturan rahasia raja dari sebelumnya.

Berpikir tentang ini, para pejabat dari Chambord yang sudah ditundukkan oleh intelijen raja menyembah Fei bahkan lebih jauh lagi! Mereka hampir menjadi orang yang fanatik!

Setelah mendengar apa yang dikatakan Tina, Fei tertawa dan mengangkat tangannya. Tanpa memeriksa isi perjanjian, setetes darah emas mengalir keluar dari jari telunjuknya. Kemudian, darah yang berisi kehadiran mulia dan megah perlahan-lahan bergabung ke dalam gulungan kulit pohon yang hijau dan hidup itu.

Gelombang energi tak terlihat segera terpancar ke luar dari gulungan.

Kabut emas juga mulai mengalir keluar dari gulungan hijau cerah. Kabut emas llau berubah menjadi garis emas dan melilit gulungan, dan mereka terus menjalin satu sama lain dengan bagian dalam energi hijau. Pada akhirnya, gulungan kulit hijau berubah menjadi sedikit emas dan terus bertambah. Warna emas akhirnya mengambil alih lebih dari sepertiga gulungan, membuat gulungan yang terlihat hijau berubah seolah-olah itu malah terbuat dari emas.

Ini berarti bahwa kekuatan Fei mengambil keuntungan mutlak dalam perjanjian.

Dan Shock yang tidak bisa disembunyikan muncul di mata hijau Tina lagi.

Harus dicatat bahwa kecuali untuk kekuatan primitif dalam perjanjian, Raja Akinfeev juga sudah meneteskan setetes darahnya yang mengandung energi inti ke dalam gulungan perjanjian.

Dan meskipun Akinfeev tidak dilahirkan di Alam Elf, kemurnian garis keturunannya mencapai 100 persen setelah atavisme berlangsung. Juga, setelah mendapatkan warisan dalam Godly Palace Elf dan dimurnikan di Spring of Eternity, dia sudah memperoleh tubuh ilahi.

Saat ini, kekuatan dan kemampuan Raja Akinfeev ini sudah mencapai puncak Demi-God, satu kaki dari ranah True God.

Namun, sepertinya kekuatan Akinfeev ini masih bisa dengan erat ditekan oleh Raja Alexander dari Chambord.

“Ini berarti …” Tina terkejut saat ia melihat Fei yang sedang tersenyum padanya.

“Tidak heran aku tidak bisa melihat kekuatan sejati manusia ini dengan [Eye of Truth]. Dia sudah mengambil langkah menerobos itu …”

Sekarang, Tina tidak memiliki pikiran lain dalam benaknya. Meskipun Akinfeev dinobatkan sebagai raja elf dan memiliki loyalitas puluhan juta prajurit elf, sepertinya menjadi setia kepada manusia ini masihlah jalan terbaik dan juga keputusan yang paling benar.

Setelah berpikir melalui segala sesuatu, sikap Tina akhirnya menjadi lebih hormat.

Comment

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *