Hail the King Chapter 1112 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1112 : Utusan dari Klan Elf

“Apa yang kau tertawakan?” Demonic Woman menguap dan tersenyum saat menggambar lingkaran di dada Fei dengan jari-jarinya, memberi Fei sensasi geli dan menyenangkan.

Fei membelai rambut pirang Paris, kemudian menutup matanya dan dengan ringan mengendus aroma Paris. Dengan senyum di wajahnya, dia lalu berkata, “AKu hanya terkejut untuk berpikir jika wanita yang mengerikan yang mampu membuat banyak orang di St Petersburg merasa takut ternyata akan terlihat lucu seperti gadis kecil ketika dia sedang tertidur. Itulah sebabnya aku tersenyum”

“Dari ekspresimu, aku tahu jika kau sedang tidak mengatakan yang sebenarnya”

Demonic Woman menunduk dan menekankan telinganya di dada Fei, mendengarkan detak jantung yang kuat milik Fei. Dia tidak lagi tampak seperti kucing liar kecil saat ini. Sebaliknya, dia lebih tampak seperti seorang wanita yang mulia dengan senyum tenang dan manis di wajahnya.

“Little Man, beritahuku aku bagiamana caramu untuk bisa mengalahkan Barcelonans”

Fei mengangguk dan mengatakan kepada Paris tentang segala sesuatu yang terjadi dalam empat hari terakhir ini.

Setelah mendengar segala sesuatu, sedikit kekhawatiran terakhir di pikiran Paris akhirnya menghilang, dan dia menjadi santai.

“Jadi, kau benar-benar menjadi dewa? Aku benar-benar tidur dengan seorang dewa?” Ketika kata-kata yang sedikit vulgar melesat keluar dari mulut wanita cantik ini, itu sangat memikat, membuat Fei merasa seperti api menyala kembali di perutnya.

“Little Man, kau ingin berada di atasku lagi?”

Demonic Woman juga merasakan perubahan dalam tubuh Fei, jadi dia mengatakan sesuatu yang vulgar sementara menjilati bibir merahnya.

Dengan senyum manis di wajahnya, Paris kemudian menjulurkan lidah merah mudanya yang lucu dan mengucapkan kata-kata itu, memancarkan pesona yang tak tertahankan. Kata-kata itu mungkin akan terlihat murah jika itu berasal dari seorang pekerja seks, tetapi itu akan berubah menjadi dinamit yang bisa membuat semua orang gila ketika seorang wanita memikat sepertinya yang mengatakannya.

Fei segera memeluk Paris dan menariknya lebih dekat.

“Iaaaaa ~” Demonic Woman tertawa dan naik di atas Fei sebagai gantinya. Pada saat yang sama, ia berbisik ke telinga Fei sementara aroma manis mengisi hidung Fei, “Little Man, kau terlalu kuat. AKu tidak bisa menahan semua itu”

Kemudian, Paris menjulurkan lidahnya dan menjilat telinga Fei. Setelah itu, dia mencium leher, dada, perut, dan berlanjut ke bagian bawah Fei.

Sambil menatap mata Fei, rayuan yang tak terlukiskan dan daya tarik mengisi mata Paris saat ia mengatakan, “Little Man, ingat. Semuanya adalah kali pertamaku”

Setelah mengatakan itu, dia menurunkan kepalanya dan ‘mengarah’ ke organ vital Fei.

Ketika Fei dan Paris keluar kekosongan, mereka berdua segera berganti ke baju baru.

Di dalam Godly King Palace di Sky City, Fei kemudian memanggil semua pejabat penting dan perwira militer dari Chambord.

Master Orc tertinggi juga muncul dalam pertemuan ini.

Hampir semua orang di lingkaran tingkat tinggi Chambord tahu tentang aliansi antara Chambord dan Suku Behemoth Orc.

Dan karena, hukum alam di Azeroth sudah kembali ke Era Mythical, dan banyak ras dan klan yang telah menghilang untuk waktu yang lama muncul kembali di benua itu. Penampilan para Master Orc ini tidak mengejutkan orang-orang penting ini sama sekali.

Namun, ketika Master tertinggi Orc menyebut Fei dengan ‘Yang Mulia Beast Emperor’ dengan hormat, tokoh-tokoh penting dari Chambord terkejut.

“Beast Emperor? Mungkinkah Yang Mulia sudah menjadi penguasa Behemoth Orc hanya setelah pergi ke [Banished Land] dalam waktu yang singkat?”

“Dan mungkinkah ini juga berarti bahwa Suku Behemoth Orc yang kuat, yang berpengaruh selama Era Mythical sekarang menjadi bagian dari Chambord?”

“Mungkinkah berarti bahwa kekuatan Chambord sudah melejit jauh melebihi perkiraan paling optimis semua orang?”

Semua Chambordians di dalam istana saling memandang dengan heran, dan moral mereka meningkat bahkan lebih jauh lagi.

Dengan dukungan Behemoth Orc, Chambord dan Zenit memiliki kesempatan lebih tinggi untuk menang dalam perang melawan Barcelona.

“Aku perlu menyatukan Wilayah Utara Azeroth dalam waktu sesingkat mungkin”

Apa yang Fei katakan membuat semua orang di Godly King Palace terkejut. Selain dari terkejut, mereka juga sangat termotivasi. Suasana kusam dan serius di istana bahkan langsung menjadi panas, dan semua orang tidak bisa menyembunyikan kegembiraan di wajah mereka.

Jika Fei mengatakan kata-kata ini sekitar 40 hari lalu, para pejabat dan perwira militer mungkin khawatir, dan beberapa dari mereka akan keberatan dengan usulan raja.

Tapi sekarang, setelah mengalahkan pasukan ekspedisi kuat yang tampaknya tak terkalahkan dari Barcelona, ​​setiap orang sudah menyadari betapa kuat raja Chambord sekarang.

Hanya dengan fakta bahwa Fei sekarang seorang dewa saja sudah bisa membuat seluruh Wilayah Utara Azeroth dan membuat semua kaisar dari kekaisaran di utara gelisah,apalagi jika mereka tahu bila raja ingin menyatukan Wilayah Utara.

Dengan keinginan seorang dewa, Chambord pasti bisa dengan mudah menyatukan Wilayah Utara Azeroth dan berjuang untuk posisi mendominasi di benua.

Dengan ini, Chambord memiliki kekuatan dan kepercayaan diri untuk menyatukan Wilayah Utara.

Dan kalimat pertama Fei ini menjadi dasar utama pertemuan hari ini.

Dalam enam jam berikutnya, semua topik inti yang melibatkan perwujudan penyatuan wilayah segera dibahas.

Organisasi tentara, perlindungan jalur pasokan, pemilihan sasaran …

Semua topik ini menjadi pusat diskusi.

Dan semua orang di istana tampak bangga dan gembira karena ini. Semua dari mereka tahu bahwa mereka berpartisipasi dalam salah satu pertemuan paling penting dalam era ini, dan nasib Wilayah Utara Azeroth akan diubah karena ini juga.

Tanpa diragukan lagi, pertemuan ini pasti akan didokumentasikan dalam buku sejarah, dan nama semua orang di sini akan dicatat selamanya juga. Para penyair akan membuat cerita tentang mereka, dan legenda mereka akan hidup bahkan jika mereka mati.

Tapi, ketika pertemuan hendak berakhir, bel panjang tiba-tiba terdengar di luar istana.

Seorang pembawa pesan kemudian dengan cepat berlari ke dalam istana dan melapor sambil berlutut, “Yang Mulia! Utusan dari Klan Elf di Wilayah Barat muncul di kota, dan elf ini ingin bertemu dengan Yang Mulia”

Semua Chambordians di istana menjadi bingung.

Klan Elf muncul di benua tahun lalu, tapi mereka mengambil sikap netral pada hal-hal yang terjadi.

Namun, sekitar setengah tahun yang lalu, beredar kabar bahwa karena penampilan raja elf baru, Klan Elf dibagi menjadi tiga Klan, Blood Elf, Night Elf, dan Green Elf. Dan meskipun Kekaisaran raksasa Elf runtuh, kekuatan yang tersisa tidak dapat diabaikan. Bahkan Kekaisaran Barcelona dan Kekaisaran Madrid yang termasuk negara adidaya di Wilayah Barat Azeroth menunjukkan cukup rasa hormat mereka kepada para Elf ini.

Dalam legenda, Elf juga dikenal angkuh dan tidak seperti orang biasa. Mereka tidak pernah menyukai berurusan dengan manusia, dan Green Elf dikatakan sebagai Elf yang paling tertutup.

Jadi …..

“Kenapa klan ini mengirim utusan ke Chambord? Apakah itu sesuatu yang baik atau buruk?” Banyak Chambordians merasa penasaran.

Namun, senyum aneh muncul di wajah Fei, dan ia berbalik dan berkata kepada Torres, “Torres, pergi dan bawa utusan dari Klan Elf ini masuk secara pribadi”

“Sesuai keinginan Anda”

Penjaga Fei kemudian berubah menjadi seberkas cahaya dan berlari keluar.

Semua pejabat Chambordian dan perwira militer mengobrol di antara mereka sendiri.

Di bawah manajemen Fei, masalah berpendapat di Chambord cukup bebas. Dan karena banyak orang yang sudah ‘dicuci otak’ oleh Universitas Sipil dan Militer Chambord, pikiran dan konsep mereka tidak terjebak di masa lalu, mereka semua memiliki pandangan mereka sendiri ketika melihat situasi baru.

Namun, kali ini, tidak satupun dari Chambordians ini bisa menebak mengapa utusan dari Elf ini datang.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *