Hail the King Chapter 1105 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1105 : Kebanggan dan Rasa Pengecut

Di saat berikutnya, Mascherano melintas dihadapan Fei dengan beruang yang dibuat dari energi menyelimuti seluruh tubuhnya; seakan seperti dia teleport. Dia sekarang berjarak lebih dari sepuluh meter jauhnya, dan dia tampak seperti dewa raksasa. Ketika kaki beruang melangkah maju, kekuatan yang terkandung di dalamnya mampu menghancurkan St Petersburg dan mengubahnya menjadi debu.

Ruang bahkan robek oleh serangan ini.

Api energi oranye yang meledak-ledak bahkan membuat prajurit kristal perak dan Dark Demonic Armor – Basturk kesulitan untuk tetap berdiri.

Sudah jelas bahwa Mascherano menyulut energi intinya dan melepaskan serangan paling kuat saat ini. Serangannya mengandung tingkat tertinggi dari kekuatan Ranahnya.

Busquets, Pedro, dan Elves juga mulai bertarung pada saat ini, dan kilau berkelebat di mata mereka.

Sementara mereka melepaskan kekuatan mereka, mereka mencoba berkoordinasi dengan serangan Mascherano dan menggunakan serangan paling kuat mereka juga.

Namun, tiga dari mereka membeku di tempat hanya dalam 0,01 detik sebelum mereka hendak bergerak. Mereka bertiga dengan jelas melihat Fei hanya perlu dengan ringan mengangkat jarinya untuk menghalangi cakar Beruang Bumi milik Mascherano.

Meskipun jari Fei hanya beberapa sentimeter panjangnya, ia dapat menahan salah satu kaki depan beruang yang lebih dari tiga meter panjangnya. Penampilan ini sangat mengejutkan.

Meskipun serangan Mascherano tampak kuat, dan cakar beruang itu cukup untuk menghancurkan sebuah kota, itu tidak bisa bergerak maju untuk satu milimeter-pun saat ini.

“Mustahil! Buka! AAAH !!!!” Mascherano meraung seperti orang gila.

Tubuh Mascherano melintas di dalam beruang energi raksasa, jelas bahwa dia dalam keadaan mengamuk. Dia mengabaikan segala sesuatu dan bahkan terus menyulut energi inti sisanya, mencoba untuk melepaskan kekuatan sebanyak yang dia bisa.

Namun, satu jari ramping Fei tampak seperti sebuah bukit raksasa yang Mascherano tidak bisa atasi.

Terlepas dari apa yang Mascherano lakukan, ia tidak bisa bergerak maju sama sekali.

“Hanya ini yang kau miliki?” Fei menggelengkan kepalanya dan berkata, “Maka, biarkan semuanya berakhir di sini”

Boom!

Cahaya emas tiba-tiba muncul di ujung jari Fei, tampak seperti cahaya bintang.

Seperti percikan, cahaya keemasan ini memicu seluruh energi orange yang membentuk berunag raksasa.

Di saat berikutnya, beruang yang kental dari unsur tanah murni di alam Demi-God mulai terbakar.

“Ah …” sebuah raungan menakutkan dan tragis juga terdengar dari tubuh beruang energi raksasa ini.

Hanya sekejap, beruang energi raksasa yang lebih dari sepuluh meter tingginya kemudian berubah menjadi api raksasa, menahan seorang Demi-God di dalamnya.

Setelah sekitar sepuluh detik berlalu, api menghilang, dan begitu pula Mascherano. Hanya kepulan asap yang masih bisa dilihat.

Kecuali untuk asap, tidak ada yang tersisa.

Dan untuk Mascherano, Demi-God yang didominasi Wilayah Barat Azeroth, ia dibakar di dalam ranahnya sendiri. Dia tidak berdaya dan bahkan tidak bisa melawan.

Dia mati dalam keheningan di dalam Royal Palace of Zenit.

Busquets dan dua lainnya membeku seolah-olah mereka berubah menjadi batu, dan mereka benar-benar kehilangan keberanian untuk menyerang saat ini.

“Jadi … jadi … kau benar-benar mengambil langkah maju juga …” Busquets sangat ingin bertempur beberapa saat yang lalu, tapi keinginannya itu benar-benar pergi menghilang setelah melihat adegan ini.

Senyum pahit muncul di wajah Busquets, dan dia berkata, “Kau benar-benar membuat lompatan iman. Kamu menang…”

Fei tidak mengatakan apa-apa, tapi kehadirannya masih meroket. Itu tidak berhenti hanya karena pertempuran kecil.

Tekanan berat dan menyesakkan ini ditargetkan kepada tiga master tertinggi dari Barcelona dan terus bergegas ke arah mereka.

Creack! Creack! suara tulang patah terdengar di udara sekitar.

Meskipun Busquets dan dua lainnya seorang Demi-God, tubuh mereka tidak bisa tahan terhadap tekanan berat yang Fei keluarkan. Mereka ingin bertahan dan tetap berdiri lurus, tapi tulang kaki mereka langsung hancur karenanya.

Darah menyembur keluar dari baju besi dan pakaian ketiganya juga, dan tubuh mereka jatuh ke depan.

“Dalam mimpimu!” Busquets dan Pedro langsung mengerti maksud Fei. Mereka tahu bahwa Raja Chambord ingin membuat mereka berlutut di hadapannya.

Itu jelas adalah hal yang mustahil bagi Busquets dan Pedro. Mereka lebih suka dipotong menjadi potongan-potongan daripada menekuk lutut mereka.

Sementara terus ditekan, Busquets dan Pedro membuat keputusan yang sama. Mereka menempatkan tangan mereka di tanah untuk menopang diri. Sementara keringat mereka bercampur dengan darah mereka dan mengalir melalui tubuh mereka, mereka tidak bersedia untuk jatuh dan berlutut.

Namun, sangat mengejutkan untuk melihat jika Elves yang biasanya sangat arogan dan pembunuh melakukan sesuatu yang berbeda. Sepertinya ia memilih untuk menyerah, atau mungkin kekuatannya tidak cukup, ia sudah benar-benar berlutut pada kedua lututnya saat ini.

Senyum mengejek lalu muncul di wajah Fei, dan dia tertawa histeris.

“Hahahaha ….” Tawa raja dipenuhi dengan rasa jijik dan menghina.

Dan semua orang tahu apa yang Fei tertawakan.

Sebuah hal yang sangat mengejutkan untuk melihat seorang master tertinggi arogan dan bangga dari Barcelona untuk bersedia menekuk lutut dan menurunkan kepalanya.

“Kau…”

“Apakah kau tahu apa yang kau lakukan?”

Pedro dan Busquets bertanya dengan marah.

Adegan ini sangat mengejutkan dan membuat mereka marah, ini juga membuat mereka merasakan rasa sakit mental yang jauh lebih sulit ditahan daripada rasa sakit fisik mereka.

“Aku … hanya ingin hidup …” Elves menunduk dan bergumam. Sepertinya ia menjelaskan alasan dirinya melakukan itu dan juga menghipnotis dirinya sendiri. “Aku Demu-God, dan aku di atas semua manusia. Juga, aku memiliki umur yang panjang. Aku tidak ingin mati seperti ini”

Busquets dan Pedro sangat marah hingga mereka bahkan tidak bisa berbicara.

Fei akhirnya berhenti tertawa, dan ia menatap Busquets dan Pedro sementara meminta mereka dengan serius, “Setelah menaklukkan St Petersburg, bukankah tidak ada orang warga Zenit yang berlutut dan menyerah ketika kalian bahkan menyembelih tentara Zenitian dan jenderal mereka? Apakah mereka melakukan semua itu untuk menyelamatkan nyawa mereka?”

Ekspresi Busquets dan Pedro membeku. Kemarahan yang mereka rasakan juga langsung berubah menjadi kekalahan setelah mereka mendengar pertanyaan ini.

Semua karena jawaban untuk pertanyaan itu adalah tidak ada.

Kecuali untuk Chrystal dan bangsawan lainnya yang menyerah dan mengkhianati Zenit dari awal, tidak ada Zenitian lainnya yang memilih untuk berlutut dan menyerah. Dari kaisar ke pangeran ke jenderal ke prajurit biasa hingga bahkan warga sipil, tidak ada satupun dari mereka memohon belas kasihan sebelum pisau diayunkan. Ras ini memiliki semangat yang mengejutkan dan tak terbayangkan.

Dan mungkin ini juga alasan mengapa Messi merubah pikirannya dan memutuskan untuk tidak menghapus semua Zenitians. Sebaliknya, ia memilih untuk mendukung dibentuknya Kekaisaran boneka yang dipimpin oleh Chrystal, mengorbankan dan mengambil kendali Zenitians sebagai gantinya.

“Mungkin beberapa orang memilih untuk menjadi pengecut, tapi Barcelona tidak kekurangan prajurit!”

Busquets menggigit giginya dan berdiri dengan memaksa tubuhnya serta tulang kakinya yang patah. Dia menolak terhadap tekanan Fei dan perlahan-lahan berdiri. Akibatnya, tulangnya terkelupas dan darah menetes ke tanah, tampak seperti bunga darah tragis namun indah dengan daun putihnya.

Kemudian, tubuh Busquets mulai terbakar. Dia menggunakan energi intinya sebagai seorang Demi-God.

“Dia ingin meledakkan diri?”

Unsur-unsur alam di sekitar Busquets mulai menjadi tidak stabil, dan tampaknya seperti ruang di sekitarnya juga akan runtuh seperti benteng rusak. Getaran gelombang bahkan bisa dilihat.

Ini adalah tanda bahwa seorang Demi-God hendak meledakkan dirinya sendiri.

Jika master tertinggi memutuskan untuk menyalakan energi intinya, risikonya sangat besar, dan jika mereka meledak, maka kekuatan menakutkan dari ledakan bisa menghancurkan gunung, menguapkan danau, dan melenyapkan kota-kota. Bahkan, itu akan sangat melukai musuh yang beberapa tingkat lebih tinggi darinya.

Pedro tidak mengatakan apa-apa dan meniru apa yang Busquets lakukan, dan ia mulai menyalakan energi intinya juga.

Karena mereka tidak bisa melawan lagi dan juga tidak bisa pergi, Busquets dan Pedro memutuskan untuk meledakkan diri dan mati dengan semua orang di sekitar mereka.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *