Hail the King Chapter 1101 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1101 : Raungan dari Luar Istana

Ketika mata kaisar tertinggi ini mendarat di piring, gadis yang memegangnya harus merangkak dan menyampaikannya kepada kaisar.

Hanya sekitar 40 hari berlalu sejak ia menjadi penguasa baru, tapi kulit Kaisar Chrystal sudah sangat pucat. Wajahnya memang sudah pucat sejak awal, tapi sekarang ia tampak lebih seperti hantu.

Soket matanya menjorok lebih dalam ke tengkoraknya dan lingkaran hitam di bawah matanya membuat wajah murung Chrystal ini terlihat menjadi lebih menakutkan.

“Pasukan dari Barcelona telah mengepung Chambord selama hampir 40 hari, dan dikatakan jika Raja Chambord belum menunjukkan dirinya sama sekali. Hehe, dia mungkin begitu takut hingga ia melarikan diri sambil mengotori celananya! Dan mungkin dalam waktu kurang dari sepuluh hari lagi, Chambord akan jatuh. Kemudian, salah satu keprihatinan terbesarku akan dihilangkan!”

Setelah Chrystal menegak segelas anggur, dia tertawa dan berkata dengan bangga. Jejak anggur meluncur turun dari dagunya, itu tampak seperti darah, dan ia mengusapnya dengan sapu tangan putih.

“Yang Mulia, Anda bijaksana dan berani. Tidak perlu takut akan Chambord. Suatu hari, kepala Alexander akan digantung di gerbang utara untuk ditunjukkan kepada publik!”

“Yang Mulia, kecerdasan dan kekuatan Anda jauh melampaui kaisar sebelumnya. Di bawah manajemen Anda, Zenit dan Barcelona akan menjadi sekutu, dan kekuatan bangsa meroket. Dalam waktu singkat, Kekaisaran Zenit akan menjadi penguasa Wilayah Utara Azeroth, dan Yang Mulia akan menjadi Kaisar No.01 di wilayah ini!”

“Ha ha ha! Biar kutebak; Kupikir berita besar akan datang malam ini dari utara!”

Para pejabat boneka Kekaisaran baru duduk di kedua sisi istana, dan mereka mencoba yang terbaik untuk menyanjung Kaisar Chrystal. Semua jenis kata-kata pujian mengalir keluar dari mulut mereka, dan wajah mereka juga tidak berubah menjadi merah karena tingkat kesenangan mereka meningkat.

“Yang Mulia, General Masip dari Barcelona yang ditempatkan di St Petersburg mengirim seseorang ke sini untuk menyampaikan pesan. Barcelona meminta kami untuk menyediakan sejumlah besar makanan dan senjata, dan mereka juga ingin memiliki kontrol atas senjata yang Chambord kirim ke St Petersburg sebelum perang. Yang Mulia, apa yang Anda …”

Seorang pejabat yang mengenakan seragam militer melaporkan dengan ragu-ragu.

“Apakah ada sesuatu yang membuatmu menjadi ragu-ragu tentangnya? Hanya lakukan saja apa pun yang sekutu kita pinta!”

“Menurutku, kita harus melakukan lebih dari apa yang diminta Barcelona! Kita perlu memberikan manfaat lebih kepada sekutu kita agar hubungan kita akan menjadi lebih baik!”

Beberapa pejabat sudah tidak sabar dan membuat beberapa saran.

Chrystal mengangguk dan hendak mengatakan sesuatu. Tapi tiba-tiba, ia terkejut saat ia menatap ke arah luar dari istana.

Langit di daerah sekitar tiba-tiba berubah menjadi cerah, dan garis-garis cahaya keemasan yang berbeda dari sinar matahari bersinar dari tempat di balik pilar batu di luar jendela dari Royal Palace. Intensitas cahayanya sedikit menusuk mata.

“Apa yang terjadi?” Chrystal tampak sedikit ketakutan.

Sekelompok pejabat juga berbalik dan melihat ke arah yang Kaisar Chrystal tatap, dan mereka melihat cahaya emas juga.

“Cahaya emas? Ini adalah…”

“Ha ha! Yang Mulia, ini adalah tanda besar! Pasti sebuah kabar baik!”

“Ya! Benar! Itu benar! Ini adalah fenomena alam yang hebat! Ini adalah tanda besar!”

“Pasti ketulusan Yang Mulia menyentuh Surga, dan para dewa menciptakan fenomena seperti itu sebagai respon! Setelah disinari oleh cahaya ini, aku merasa seperti aku beberapa tahun lebih muda!”

Sekelompok pejabat kembali menjaung Kaisar Chrystal di Royal Palace lagi.

Pada saat bersamaan, suara marah yang jelas meambil alih kata-kata sanjungan para pejabat tersebut dan terdengar oleh telinga semua orang.

“Sekelompok penjilat tak tahu malu! Benar-benar menjijikkan! Bagaimana bisa nasib kekaisaran dikendalikan oleh sekelompok orang-orang lemah dan munafik seperti kalian?”

“Siapa kau? Beraninya kau?”

“Sial! Beraninya kau menghina Yang Mulia? Kau harus diseret keluar dan dipotong menjadi ribuan keping”

“Siapa yang mengatakan itu? Keluarlah! Ayolah! Prajurit, tangkap dia dan kirim dia ke Black Jail! Interogasi di dengan hukuman yang sangat kejam!”

Para pejabat boneka Kekaisaran yang baru tidak mendengar suara lawan dalam waktu yang lama, lebih para lagi, suara ini penuh dengan ejekan. Oleh karena itu, semua orang terstimulasi, dan mereka meraung dalam kemarahan saat wajah mereka berubah merah.

Sementara orang-orang ini melihat sekeliling dan mencoba untuk menemukan orang yang mengatakan itu, suara terdengar lagi.

“Tidak dibutuhkan. Aku baru saja keluar dari Black Jail”

Kali ini, semua orang mendengar di mana suara ini berasal.

Dan ketika para pejabat ini berbalik, mereka langsung membeku, dan sumpah serapah yang mereka ingin katakan, semuanya terjebak dalam tenggorokan mereka. Mereka melihat seseorang yang tidak seharusnya muncul di sini.

Orang ini [Red Beard] – Granello, mantan komandan kepala Imperial Patrol.

Mata Kaisar Chrystal langsung berkontraksi; ia tidak bisa percaya dengan apa yang dilihat matanya! Sebuah ekspresi terkejut juga muncul di wajahnya seolah-olah ia melihat hantu.

“Kau … bagaimana …” Chrystal sangat ketakutan.

“Kenapa aku bisa muncul di tempat ini? Benar? Kenapa lengan dan kakiku tumbuh kembali juga, kan?” Granello tertawa sementara kemarahan dan kebencian berlari keluar dari matanya. Dan seperti dua garis api yang membakar, tatapannya membakar saraf semua orang di istana. Juga, orang-orang ini entah bagaimana merasa seperti mereka langsung dibekukan di dalam freezer kuno saat ditatap.

“Pengawal! Dimana para pengawal? Keluar dan tangap dia!” Chrystal langsung merasakan perasaan tidak menyenangkan, dan ia melompat dari tempat duduknya dan berteriak.Serangkaian langkah cepat lalu terdengar.

Ribuan tentara dengan baju besi hitam bergegas masuk ke dalam istana dari semua sisi seperti banjir.

Pada saat yang sama, sirene yang memekakan telinga terdengar memenuhi seluruh istana.

Banyak garis-garis cahaya melintas di langit, dan Elites Kelas Bulan dari Barcelona yang mengenakan seragam militer langsung muncul di istana.

Perubahan ini membuat Kaisar Chrystal dan pejabat di istana mendesah lega. Rasa aman kembali kepada mereka, dan senyum mereka menjadi ganas dan menakutkan lagi.

“Ha ha! Setiap hari, beberapa orang bodoh dan nekat mencoba untuk membunuhku. Sayang untuk mereka, akhir bagi mereka semua akan selalu mengerikan. Mereka berubah menjadi tumpukan pasta daging. Granello, aku tidak tahu bagaimana kau bisa keluar dari Black Jail, tetapi kau seharusnya tidak datang ke sini untuk mencari mati!”

Di bawah perlindungan penjaga dan para master, Kaisar Chrystal menjadi tenang dan tersenyum sebelum berbicara kepada Granello dengan jijik.

“Benarkah? Bagaimana jika aku di sini juga?” Tiba-tiba, suara lain terdengar di belakang Granello.

Riak lalu muncul di udara, dan Fei perlahan-lahan berjalan keluar dari kekosongan.

Senyum di wajah Chrystal langsung membeku saat ini.

“Itu kau? Raja Alexander dari Chambord?” Chrystal berteriak, “Bagaimana mungkin? Chambord sedang dikepung oleh pasukan Barcelonan. Bagaimana bisa kau melarikan diri?”

“400.000 tentara Barcelonan telah dikalahkan oleh Yang Mulia Alexander. Chrystal, kau pengkhianat tercela! Kau membunuh Kaisar Yassin, ayahmu! Kau mengandalkan Barcelona, ​​tapi sekarang pasukannya sudah dihancurkan. Akhirmu telah tiba!” Granello meraung, “GUnakan telingaMu dan dengarkan dengan seksama! Dengarkan suara-suara dari luar istana!”

Seolah-olah mereka tanggapan permintaan Granello ini, teriakan gemuruh dan raungan bergaung di langit dan bisa didengar di Royal Palace.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *