Hail the King Chapter 1098 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1098 : Penyelamat di Gerbang Utara St. Petersburg

Namun, kelemahan dari metode ini adalah membuat Piazon harus mersakan rasa sakit yang luar biasa setiap harinya.

Beberapa orang dengan mata yang tajam di sekitar bisa melihat bahwa ada peradangan pada bagian dalam perut Silver Moon Knight ini, dan banyak jaringan yang sudah mati juga. Darah yang mengalir tersumbat di perutnya, dan bahkan beberapa organ internalnya mengalami kerusakan yang tak terbayangkan.

Piazon sendiri menggunakan kekuatannya untuk menyegel tiga gulungan tersebut di perutnya, dan ia harus menahan rasa sakit yang tak terbayangkan di setiap detik di setiap harinya. Selain itu, ia juga harus bertindak seolah-olah semuanya baik-baik saja ketika berurusan dengan Barcelonans.

Semua orang terkejut saat ini!

Jika seorang Elites Kelas Bulan tidak memiliki vitalitas yang kuat, Piazon mungkin sudah mati karena sakit parah sejak lama.

Berapa banyak keberanian diperlukan bagi seseorang untuk melakukan sesuatu yang mengejutkan seperti ini?

Semua orang di dinding pertahanan Chambord terkesiap.

Beberapa orang yang telah menatap Piazon dan berpikir bahwa ia seharusnya mati dalam pertempuran bukannya tinggal dengan musuh sebelumnya. Tapi sekarang, orang-orang ini semua menundukkan kepala mereka karena malu.

Ini adalah pejuang sejati Zenit!

Fei juga tertegun.

Sementara mengambil gulungan yang berlumuran darah, Fei merasa seperti dia tidak pernah memegang benda apapun yang lebih berat dari tiga hal di tangannya ini sekarang.

Sebuah rentetan energi emas lalu terbang dari tangan Fei dan bergegas ke dalam tubuh Piazon.

Fei tidak menahan diri saat ia menggunakan kekuataan ilahi untuk menyembuhkan Silver Moon Knight yang membuat semua orang terkejut. Segera, perut yang terbuka perlahan-lahan sembuh, dan bagian dalamnya yang nyaris hancur oleh peradangan dan organ-organ internal lainnya yang juga rusak dengan cepat pulih. Darah yang Piazon teteskan keluar bahkan kembali ke dalam tubuhnya tetes demi tetes.

Piazon saat ini diselimuti oleh kekuatan ilahi berwarna emas, tampak seperti seorang pengikut setia yang sedang dibaptis.

Dan dalam hanya 30 detik, semua luka pada tubuh Piazon pulih, dan stamina nya juga kembali ke keadaan puncaknya!

“Berdiri Prajurit. Mulai sekarang, kau tidak perlu berlutut di hadapan siapa pun. Mulai hari ini, kau akan menjadi Kapten Kesatria baru dari Imperial Knight Palace!” Fei mengatakan itu dengan serius, “Aku berjanji kepadamu bahwa Kekaisaran Zenit akan kembali berdiri dan membalas semua dendamnya!”

“Dengan prajurit pemberani seperti mereka, siapa yang benar-benar bisa menaklukkan Zenit?” Shaarawy dan lainnya juga mendesah; mereka semua terpana oleh adegan ini.

Di bawah tatapan semua orang, Fei kemudian secara perlahan membuka gulungan rahasia.

-St. Petersburg Zenit-

Ibukota Zenit yang dulunya indah dan megah menjadi bobrok dan membusuk setelah ditaklukkan dan dibasuh oleh pembantaian.

Dan setelah Chrystal menjadi kaisar baru, ia memaksa semua orang untuk memperbaiki dinding kota. Namun, setelah Barcelonans menyebabkan begitu banyak kerusakan, perbaikan yang bisa diselesaikan sejauh ini hanyalah sebagian kecil saja. Kota yang begitu indah ini tidak akan pernah bisa kembali ke masa kejayaannya.

Dan karena masih banyak pemberontakan yang terjadi, St Petersburg masih berada di bawah darurat militer dan dikelola oleh militer.

Kecuali untuk tim eksekusi dari Barcelona yang berpatroli di jalan-jalan setiap hari dan bisa menangkap dan membunuh siapa saja yang tampak mencurigakan, pengikut Chrystal juga menciptakan Imperial Patrol baru.

Kebijakan White Terror diberlakukan di kota, dan semua orang di St Petersburg merasa cemas dan tidak yakin akan masa depan mereka.

Hal yang paling menjijikkan adalah bahwa Barcelonans tidak pernah memberlakukan para Zenitians sebagai manusia. Penjajah ini bisa membunuh dan menggertak siapa pun yang mereka mau, dan mereka tidak pernah menghadapi tuntutan dari Zenit. Banyak pedagang, prajurit pengelanan, dan tentara bayaran Barcelona membanjiri Zenit, dan mereka membunuh, merampok, dan membakar, melakukan apa pun yang mereka inginkan sepuasnya.

Puluhan juta Zenitians yang saat ini tinggal di St Petersburg merasa seperti mereka tinggal di neraka sekarang.

Di gerbang utara St Petersburg, banyak bangsawan Zenitian, prajurit, perwira militer, pedagang, dan warga sipil dibantai menggunakan segala macam alasan dan rekayasa kejahatan.

Dan para Barcelonans menempatkan kepala orang-orang malang ini di satu tempat dan menciptakan lebih dari 100 bukit yang lebih dari 100 meter tingginya, menggunakannya untuk memperingatkan orang lain.

Setiap anggota keluarga, orang yang dicintai, dan teman-teman dari orang mati harus membayar harga yang lumayan jika mereka ingin membawa mayat orang-orang malang itu.

Dan hari yang suram juga terjadi hari ini, ratusan Zenitians kembali diseret ke pintu gerbang utara St. Petersburg.

“Aku ditipu! Aku buta! Bagaimana aku bisa mengamati dan memata-matai militer? Aku tidak bersalah!”

“Iblis Sialan! Bajingan! Kau mengambil semua barangku dan ingin membunuh keluargaku? Kau bandit! Kau akan mendapatkan balasannya!”

“Ha ha ha! Hidup Kekaisaran Zenit! Bajingan! Tunggu saja! Suatu hari, Zenitians akan membalaskan dendam ini!”

“Ma! Mama! Di mana kau? Aku tidak melakukan sesuatu yang salah! Aku tidak mau mati …”

Teriakan dan lolongan bergaung di langit. Ratusan orang diikat di tali, dan mereka semua terluka karena tentara boneka Kekaisaran Zenit mencambuk mereka. Orang-orang ini diseret ke tempat eksekusi di gerbang utara St Petersburg. Beberapa dari mereka menangis dan memohon belas kasihan, beberapa dari mereka mengutuk dalam kemarahan, dan beberapa dari mereka adalah anak-anak yang berusia di bawah sepuluh tahun yang menangis dalam pelukan ibu mereka yang tak berdaya.

Ini adalah kelompok ketiga untuk hari ini.

Di sisi lain, jauh lebih banyak orang dipaksa untuk datang mendekat dan menonton eksekusi berdarah ini. Barcelonans mencoba untuk membunuh orang-orang ini untuk memperingatkan orang lain! Mereka ingin menggunakan pembunuhan tanpa ampun untuk mencegah orang-orang Zenitians yang masih memikirkan perlawanan.

Lebih dari selusin prajurit Barcelonan berdiam di panggung tinggi di tempat eksekusi, dan mereka tertawa kegirangan karena mereka menyaksikan perjuangan para Zenitians ini di hadapan kematian.

“Orang kotor seharusnya dibunuh tanpa belas kasihan. Meninggalkan mereka hidup hanya akan menyebabkan lebih banyak masalah bagi Kekaisaran di masa depan”

“Semuanya benar, hahaha! Kita juga bisa membunuh mereka perlahan-lahan! Kita bisa bermain dengan mereka perlahan-lahan! Ha ha ha! Tadi malam, aku menikmati perawan bangsawan Zenit! rasanya, ck … Meskipun Wilayah Utara terpencil dan barbar, wanita-wanitanya penuh akan rasa, hahaha!”

Prajurit Barcelonan yang tertawa dan bercanda ini menciptakan pemandangan yang kontras dengan orang-orang Zenitians yang menangis tragis.

Tak lama kemudian, lebih dari 100 tahanan didorong ke tempat eksekusi, dan mereka diikat dan dipaksa untuk berlutut. Di belakang mereka, algojo Barcelonan mengangkat pedang eksekusi raksasa mereka dengan kekejaman dan kegembiraan di wajah mereka.

Seorang ibu muda dengan pakaian compang-camping terlihat menggigil di atas panggung. Namun, dia masih menggunakan tubuhnya yang kurus untuk melindungi anaknya yang berusia kurang dari tiga tahun. Dia berharap untuk sebuah keajaiban terjadi, dan ia mencoba untuk menggunakan sedikit kekuatan terakhirnya untuk melindungi anaknya.

“Bersiap ….” Seorang perwira Barcelonan tertawa dan mengumumkan eksekusi, “Potong!”

Whoosh! Whoosh! Whoosh! Whoosh!

Cahaya dingin tercermin di setiap pedang eksekusi, dan darah tumpah ke segala arah. Kepala berguling di tanah, dan itu menciptakan uap putih di udara yang sedikit dingin ini.

“Ibu … ibu …” anak kecil yang berusia tiga tahun menangis.

Namun, senyum iblis di wajah prajurit Barcelonan membeku.

Sedangkan di sisi lain, para Zenitians yang dipaksa untuk menonton eksekusi ini, semuanya bersorak dalam kejutan yang menyenangkan.

Kepala yang bergulir di tanah bukan milik para tahanan yang diikat, tetapi itu milik para algojo.

Orang-orang tidak tahu dari mana energi menakutkan itu berasal, tapi yang pasti, mereka tahu jika semua kepala algojo ini langsung dipotong sebelum semua orang bahkan bisa bereaksi.

Semuanya terjadi terlalu cepat!

Tubuh lebih dari 100 algojo juga masih berdiri, tapi darah menyembur keluar dari leher mereka ke langit seperti air yang keluar dari air mancur.

Dan sebelum disadari semua orang, seseorang sudah muncul di tempat eksekusi saat ini.

Sosok itu memiliki rambut panjang hitam yang tampak seperti air terjun, dan jubah putihnya berkibar saat tertiup angin.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *