Hail the King Ch 1060 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1060 : Dimana 50 Orang Lainnya?

Sebelum orang lain bisa bereaksi,teriakan terdengar di dinding pertahanan barat. Mereka yang ‘beruntung selamat’ kembali ke dinding pertahanan,tetapi mereka tiba-tiba berbalik dan mengangkat pedang mereka pada rekan-rekan mereka.Mereka,‘tentara elit dari Zenit’ menyerang kawan mereka sendiri!

“Orang-orang itu … tentara Barcelonans yang menyamar! Sialan!” Sekarang,semua orang menyadari apa yang sedang terjadi.

Ketika para mage tiba-tiba muncul,mereka menciptakan satu ton asap dan mengirim debu ke udara,menghalangi penglihatan semua orang.Dalam pertempuran,ke-200 prajurit elit dari Zenit teryata tewas.Dan di bawah penutup dari asap dan debu,para pejuang Barcelona dengan cepat beralih ke seragam militer Zenit untuk berpura-pura menjadi prajurit Zenitian.

Taktik ini menipu semua orang,dan hasilnya,para penyusup dapat dengan mudah naik ke dinding pertahanan dengan tali dan tiba-tiba menyerang.

Pada saat yang sama,pasukan Barcelona juga mulai mengepung kembali kota dengan berkoordinasi bersama 150 penyusup tersebut.

Di atas pasukan Barcelona,​​empat master tertinggi terbang di langit yang tinggi.

Selain Busquets yang belum pulih dari cedera,Mascherano dan Elves muncul juga.Dan pada kenyataannya,bahkan Pedro yang terluka parah juga muncul.

Keempat master tertinggi yang memancarkan kekuatan yang menakutkan mengarah ke St Petersburg seperti tsunami.[Goddess of Earth’s Protection] saat ini tampak seperti permukaan danau saat tornado sedang bertiup di atasnya.Riak menakutkan muncul padanya,dan tampaknya seakan pelindung ini akan hancur setiap saat.

Jelas,ini adalah serangan penuh.Barcelona belum pernah menginvestasikan begitu banyak kekuatan dalam satu serangan seperti ini.

Dan pasti,skema ini sudah lama direncanakan.

“Cepat! Wakil Komandan! Pimpin pertempuran di gerbang selatan.Bala bantuan elit! Kita akan pergi ke gerbang barat!” Granello cemas,dan ia langsung bergegas menuju gerbang barat dengan ratusan tentara elit.

Orang ini tahu bahwa titik balik dalam perang ini adalah gerbang barat.

Jika para penyusup Barcelonan berhasil mengendalikan mekanisme di gerbang barat dan membuka pintu gerbang,atau jika mereka menghancurkan senjata sihir dan mekanisme pertahanan kota,semua Zenitians akan berada dalam kesulitan.

Sedangkan untuk empat master tertinggi dari Barcelona,Granello tidak perlu khawatir tentang mereka.Orang-orang seperti Kaisar Yassin dan Lampard yang akan menangani mereka.

Dan sesuai seperti yang ia harapkan,garis-garis aura kuat bersinar dalam St. Petersburg.Empat api kemudian memancar dan menembak ke langit; mereka adalah Kaisar Yassin,Hazel Bank,Lampard,dan master lain dari Chambord.Dikatakan bahwa orang ini berasal dari [Kuil Black-Cloth],salah satu kuil Gereja Suci.

Delapan master kuat lalu bertarung di atas langit yang tinggi.

Sementara ledakan keras terdengar,perasaan seperti akhir dunia akan datang terus menjalar.Garis-garis retak hitam muncul di seluruh langit,dan itu tampak seperti sebuah lukisan yang terkoyak sebelum di rajut sekali lagi.Energi prajurit yang menakutkan bertabrakan dan menciptakan banyak awan jamur seakan bom nuklir meledak.

Saat rambutnya yang panjang dan jenggot merahnya berkibar di angin yang kuat, Granello tiba di gerbang barat dengan cepat bersama dengan ratusan tentara elit.

Namun,adegan dihadapan yang muncul di pandangan mereka membuat semuanya tertegun.

“Apa yang sedang terjadi? Dimana musuh?”

Adegan di mana prajurit Zenit bertempur dengan musuh tidak muncul.Sebaliknya,hanya ada mayat tentara yang berbaring di seluruh tanah,dan Pangeran Keempat berdiri di belakang menara pengawas dalam ketakutan sambil dijaga oleh pasukan berarmor hitam.Lebih dari setengah senjata sihir pertahanan yang sangat berharga yang dibuat oleh Chambord sudah hancur,dan komponen yang rusak berserakan di seluruh tanah.

“Di mana musuh?” Teriak Granello.

“Bunuh … kita sudah membunuh mereka semua!” Seorang komandan yang menjaga gerbang barat ketakutan melihat ekspresi marah Granello,dan ia tergagap saat ia menjawab.

“Membunuh mereka semua? Lalu kemana mayat mereka?“ Granello mengerutkan keningnya; rasa intens bahaya masih berdiam di benaknya.

“Huh! Kau lagi! Granello,kau pikir siapa kau ini? Beraninya kau mengeluarkan perintah dalam zona yang kukontrol? Pergi!” Melihat Granello,Pangeran Keempat yang ketakutan berteriak seperti ayam pengecut.Jelas,apa yang terjadi telah membuatnya membeku.

“Siapa yang peduli denganmu? Kau orang bodoh! Apa yang kau lakukan? Hah? Memaksa tentara elit untuk pergi ke luar kota dan membunuh musuh? Apa kau tidak tahu bahwa itu adalah kesalahan paling besar seorang rookie saat melakukan tugas pertahanan sebuah kota? Untuk keserakahanmu dalam prestasi militer,sudah berapa banyak prajurit pemberani yang meninggal? Dan sekarang,bahkan banyak senjata sihir untuk pertahanan yang rusak.Bagaimana kau akan membayar untuk semua ini? Kau…”

Granello berteriak kepada Pangeran Keempat sebelum semua orang bisa menahannya.

Tapi,saat mendengar teriakan tersebut,semua prajurit yang merasa frustrasi tiba-tiba mendapatkan keberanian.

“Kau …” Pangeran Keempat marah,dan ia menunjuk Granello dan tidak tahu harus berkata apa.Setelah mengambil beberapa napas dalam-dalam,ia mencemooh dan menjawab, “Jadi apa? Senjata sihir yang rusak; kita hanya bisa meminta gudang Chambord untuk membuat yang lain dan menyerahkan mereka kepada kami.Apa yang sulit tentang itu? Sekarang kekaisaran berada dalam bahaya,apa Raja Chambord akan mengabaikan semua ini?”

Granello hendak meledak,tapi ia berpikir,“Semua senjata sihir ini tak ternilai! Mereka ini mahal untuk dibuat; bagaimana Chambord mau memberikannya begitu saja? Idiot ini masih tidak mengerti situasi? Apakah dia masih ingin menekan Chambord dengan perintah keluarga kerajaan? Apa dia tidak bisa melihat bahwa Chambord sudah memiliki kekuatan yang bahkan keluarga kerajaan tidak dapat usik lagi? Apakah otak idiot ini penuh dengan kotoran?”

Granello begitu marah hingga ia hampir mencambuk pangeran konyol ini.Namun,para pejabat di sekelilingnya cepat menariknya kembali,membantunya menghindari konfrontasi yang bahkan lebih eksplosif.

Dan setelah memaksa dirinya untuk tenang,Granello berkata kepada tentara di sekelilingnya,“Cepat! Hitung mayatnya”

“Iya”

Para prajurit lalu dengan cepat menghitung mayat di tanah dan juga memisahkan mayat musuh dari mayat tentara Zenitian.Karena Barcelonans dan Zenitians tampak sangat berbeda dan memiliki fisik yang berbeda juga,sangat mudah untuk membedakan mereka ketika melihat dari jarak dekat.Jadi,oara prajurit menyelesaikan tugas mereka hanya dalam 10 menit.

“Tuan,571 tentara dari Zenit meninggal,dan kami mengkonfirmasi nama mereka.Juga, ada tepat 100 mayat Barcelonan”

“Apa?” Granello terkejut.“100? Dimana 50 yang lain? Aku jelas melihat bahwa ada sekitar 150 Barcelonans naik ke dinding pertahanan saat menyamar! Kemana perginya mereka?”

Mendengar kata-kata Granello ini,orang lain juga terkejut.

Ada setidaknya 150 Barcelonans yang masuk ke kota melalui tali,tapi kenapa hanya ada 100 mayat yang dapat ditemukan? Kemana Barcelonans lainnya pergi? Ada sekitar 50 dari mereka; bagaimana mereka bisa bersembunyi di dalam keramaian?

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *