Hail the King Ch 1007 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 1007 : Mantan Kekuasaan dan Kemuliaan

“Ancient Beast God,tolong dengarkan doa-doa dari pengkiutmu yang setia …”

Pendeta Besar Nash terus melantunkan lagu yang kuno,tragis,dan agung yang penuh dengan misteri dan perubahan itu hingga beberapa saat.

Lagu itu lalu menciptakan kekuatan misterius,dan tebing batu di hadapan semua orang mulai bereaksi.Ketika serangkaian fluktuasi energi mistis muncul di dinding batu,gambar melayang keluar dari tebing,menunjukkan pola gerbang.Para Orc segera berlutut di depan gerbang dan membungkuk sebelum berjalan menuju pola gerbang. Dan seolah-olah mereka semua berjalan melalui tebing,mereka memasuki ruang di bagian dalam gunung.

Ini pasti kekuatan lagu-lagu pertempuran orc.Itu adalah salah satu jenis kekuatan totem,dan itu mirip dengan bagaimana para mage melantunkan mantra sihir mereka. Namun,ini lebih bergantung pada jenis energi ketiga selain dari energi prajurit dan energi sihir.

Fei dan utusan Chambord lainnya kemudian dengan cepat mengikuti dan memasuki tebing batu seolah-olah mereka bisa menembus dinding.

Di dalamnya ternyata ada ruang raksasa,yang bisa menampung setidaknya 10.000 orang.

Pola totem secara samar mulai bersinar di dinding,memberikan cahaya ke dalam ruang dan membuatnya sedikit terang.

Di tengah ruang,ada sebuah altar berwarna merah darah,dan di atasnya berdiri sebuah gerbang batu kuno dan sederhana yang tingginya sekitar 20 meter.Meskipun gerbang batu ini terlihat sederhana,rasanya sangat megah.

“Ini adalah awal dari Ancient Path of Blood of Behemoth” Ekspresi yang tulus dan suci muncul di wajah Pendeta Besar Nash dan master orc lainnya.

Pendeta Besar Nash lalu berkata dengan sungguh-sungguh,”Yang Mulia,apakah Anda tahu mengapa jalan kuno ini disebut Ancient Path of Blood? Di jalur teleportasi kuno ini,ada lebih dari 100 altar merah darah seperti itu.Setiap altar diciptakan oleh nenek moyang para orc,dan para leluhur itu menggunakan tubuh,kehidupan,dan jiwa mereka sendiri.Mereka semua adalah para Master Ranah Dewa Sejati.Di era yang menakutkan itu,Suku Behemoth Orc mengorbankan 108 Pendeta dan Master yang berada di ranah Dewa Sejati,menciptakan jalan yang aman yang menuju ke [Banished Land] untuk semua anggota suku lainnya.Jalan ini secara harfiah diciptakan oleh tetesan darah!”

Sementara Pendeta Besar Nash mengatakan itu,para master orc sudah meneteskan air mata.

Itu sekitar 1.000 tahun telah berlalu,dan para Master ini hanya tahu itu dari cerita yang para leluhur katakan kepada mereka selama puluhan ribu kali.Walau begitu,hanya dengan berdiri di depan gerbang teleportasi berwarna merah darah di altar ini,setiap orc akan menangis,mereka akan selalu menghormati para pahlawan yang mengorbankan hidup dan jiwa mereka untuk kelanjutan hidup suku.

Tanpa para pahlawan yang tanpa pamrih mengorbankan diri mereka sendiri,Suku Behemoth Orc akan menghilang di sungai waktu sejak lama.

Mendengar ini,Fei dan master lainnya dari Chambord semuanya terkesiap.

Raja berpikir,“Apa? 108 master di Ranah Dewa Sejati? Suku Behemoth Orc sekuat itu sebelumnya?”

Meskipun Fei tahu bahwa Endless Sea of Forests menakutkan,dia tidak pernah membayangkan bahwa Suku Behemoth Orc baru bisa menciptakan Ancient Path of Blood setelah mengorbankan 108 Master ranah Dewa sejati.

Saat ini,Fei membayangkan betapa menakutkan dan tragisnya peristiwa di akhir Era Mythical itu.

Kemudian,raja memikirkan sesuatu yang lebih dalam.

“Seberapa mengerikan musuh itu? Bahkan Suku Behemoth Orc yang memiliki setidaknya 108 dewa sejati harus melarikan diri? Mereka bahkan tidak berani bertarung sampai mati? Mengapa? Apakah mereka tidak melihat peluang untuk menang? Apa yang sebenarnya terjadi 1.000 tahun yang lalu di Benua Azeroth? Apa yang membuat para dewa dan iblis tertidur lelap? Apa yang membuat semua ras lain meninggalkan benua? Apa yang membuat manusia selamat dari itu dan menjadi raja Azeroth?”

Fei tahu terlalu sedikit informasi mengenai topik ini.

Faktanya,Raja hanya belajar sedikit tentang era itu setelah ia berkelana ke Tempat Leluhur Terakhir Dwarf dan menemukan jurnal darah raja Dwarf itu.Meskipun jurnal mengatakan kepada raja bahwa sesuatu yang mengerikan datang,dia masih tidak tahu musuh itu dengan jelas.

Dalam beberapa hari terakhir,Fei sebenarnya sudah mencoba untuk mendapatkan informasi yang relevan dari Nash,tetapi sepertinya Nash juga tidak dapat menjelaskannya dengan jelas kejadian itu.

Dan sekarang,saat mereka berdiri di depan altar yang diciptakan oleh esensi,tubuh,kekuatan ilahi,dan jiwa dewa sejati,bahkan para Chambordian terpana ketika mereka merasakan kehadiran tragis dan historis.

Pendeta Besar Nash mulai kembali menyanyikan lagu pertempuran yang indah sekaligus tragis,dan nyanyian yang jelas bergema di dalam ruangan.Itu terdengar seperti drum yang bergemuruh sebagai pelengkap nada mistis yang tetap hidup di udara.

Segera,garis-garis api merah darah muncul di altar merah darah,dan mereka semua berlari ke gerbang batu yang tingginya sekitar 20 meter.

“Supreme Beast God,aku harap Anda akan memberkati pengikut Anda! Aku,Jabbar dari Klan Beruang,rela menggunakan tubuhku untuk mengaktifkan gerbang menuju Tempat Peristirahatan! Aku tidak akan memasuki reinkarnasi,dan aku akan menjaga Suku Behemoth Orc dengan darahku.Orang-orangku … pastikan bahwa … kalian hidup dengan kuat!”

Raungan dari zaman kuno terdengar di telinga semua orang.

Kemudian,massa cahaya merah tua muncul di gerbang batu,dan sosok raksasa,samar-samar yang merupakan master dewa sejati dari Klan Beruang bisa dilihat.

Dengan rasa sedih di matanya,sosok ini merobek-robek ruang di depannya dengan tangannya,mengungkapkan terowongan berwarna merah darah yang dipenuhi dengan perubahan arah.

Di saat berikutnya,sosok yang samar-samar menghilang,dan terowongan spasial menjadi stabil.

Air mata sudah menutupi wajah O’Neal dari Klan Beruang saat ini.Nenek moyang dewa sejati Klan Beruang jelas sudah mengorbankan dirinya untuk membuat altar merah darah pertama.

“Kita harus melewati terowongan secepat yang kita bisa; jangan buang energi altar”

Pendeta Besar Nash dengan cepat mengingatkan semua orang sebelum berlari sendiri ke bagian dalam terowongan merah darah.

Fei dan yang lainnya dengan cepat mengikuti di belakang.

Pada saat berikutnya,altar merah darah meredup lagi.

Cahaya samar yang berasal dari pola totem di dalam perut gunung juga langsung menghilang,dan kegelapan tak terbatas merebut kembali ruang ini.Hanya jiwa kesepian dari dewa sejati yang mengorbankan dirinya 1.000 tahun yang lalu yang tersisa di ruang ini,menunggu kesempatan berikutnya untuk menawarkan kekuatannya.

Fei membuka matanya ketika dia merasakan cahaya bersinar di wajahnya.

Hembusan angin dingin yang menusuk tulang lalu berhembus.

Di hadapannya,lembah putih yang tertutup es dan salju yang tersembunyi dengan baik.

Gunung es putih itu menjulang ke langit dari semua sisi,meninggalkan sepotong langit yang seukuran telapak tangan di atas lembah.Hanya ada satu jalan tipis yang mengarah ke luar lembah ini,dan itu disegel oleh kekuatan es totem.Orang lain tidak dapat menemukan atau mengakses jalur ini untuk meninggalkan atau memasuki lembah ini.

Salju di bagian bawah tanah sangat tebal,dan kepingan salju seperti bulu jatuh dari langit tanpa henti.Saat angin dingin bertiup,rasanya seperti pisau tajam diseret di setiap wajah anggota kelompok.

Beruntung,semua orang di sini adalah master,dan tingkat kedinginan ini tidak mengancam siapa pun.

Dan seperti yang diharapkan Fei,sebuah altar berwarna merah darah dan sebuah gerbang batu juga bersembunyi di dalam lembah es ini.

Sepertinya ini adalah pemberhentian kedua di Ancient Path of Blood.

Dan itu juga berarti bahwa 1.000 tahun yang lalu,master orc kedua yang berada di Ranah Dewa gugur di tempat ini,menggunakan nyawa dan jiwanya untuk merobek portal teleportasi yang mengarah ke pemberhentian berikutnya bagi anggota sukunya.



Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *