Hail the King Ch 0957 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 957 : Mengunjungi Tempat Lama

 

Tiga hari kemudian,Fei muncul di Dual-Flag City,kota terbesar di perbatasan antara Kekaisaran Zenit dan Kekaisaran Jax.

 

Ini adalah tempat di mana raja memimpin pasukan untuk pertama kalinya.

 

Dan sekitar satu tahun telah berlalu sejak itu,kini,Kekaisaran Zenit dan Kekaisaran Jax berada dalam masa damai.Hasilnya,perbatasan menjadi tenang,dan Dual-Flag City mendapatkan istirahat yang sangat mereka dibutuhkan,hasilnya,tempat ini menjadi tampak lebih segar dan lebih bersemangat dibandingkan setahun yang lalu.

 

Dan meskipun Fei tidak berada di sini untuk waktu yang lama,ceritanya masih disebarkan.Mungkin,walau ia telah pensiun,legenda-legendanya masih tetap akan diceritakan.

 

“Kalian tidak tahu! Ketika Pangeran Fairenton dari Jax mengepung kota dengan puluhan ribu tentara,Dual-Flag City berada dalam bahaya besar! Walikota yang bodoh dan para bangsawan tidak bisa melakukan apa pun dan mereka tidak berguna! Jenderal Ribry kemudian berlari ke arah musuh dan mencoba membunuh komandan mereka tanpa khawatir tentang keselamatannya sendiri.Sendirian,dia berhasil membunuh musuh-musuhnya,tetapi dia dikalahkan oleh Fairenton dan terluka parah; dia akan dibunuh! Faktanya,tentara musuh sudah berteriak bahwa mereka akan menaklukkan kota dan membunuh semua makhluk hidup di dalamnya.Tapi,pada saat kritis itu,Raja Chambord akhirnya tiba.Raja Chambord… tsk! Dia tak kenal takut dan tak terkalahkan! Keagungannya mengejutkan para musuh! Hanya dengan dirinya sendiri,ia tak terbendung dan berlari dalam formasi,mendekati 100.000 musuh,saat itu,ia membunuh ratusan komandan.Darah membentuk sungai ke mana pun dia pergi.Kemudian,di atas bukit di luar kota,dia menyerang dan melukai Pangeran Fairenton,yang nama panggilannya [Star on the Cultivation Path],dengan tiga serangannya,ia menyelamatkan Ribry dari tangan musuh.Hehe,aku cukup beruntng untuk menyaksikan pertempuran itu dengan mataku sendiri di dinding pertahanan.Hari itu, Raja Alexander dari Chambord menakuti musuh! Di depan hampir 100.000 musuh,dia mengajukan pertanyaan,’Siapa yang berani menghentikanku?’ Tiga kali,tapi tidak ada yang berani menjawab.Kemudian,Yang Mulia tertawa tiga kali dan pergi perlahan dan mantap! Dia bisa disebut dewa yang tak terkalahkan!”

 

-Dual-Flag City-

 

Ketika Fei,Angela,dan Elena berjalan melewati sebuah kedai minuman kecil,mereka mendengar seorang penyair keliling menceritakan kisah pertempuran itu dengan nada indah.Jelas jika cerita itu sudah dimodifikasi dan dibesar-besarkan secara artistik,dan orang-orang yang mendengarkan cerita di toko menjadi sangat senang

karenanya.Bahkan para pedagang kaki lima dan pejalan kaki berdiri di dekat pintu masuk untuk mendengarkan dengan penuh perhatian.

 

“Hehe,memang ada kejadian seperti itu,tapi yang ini agak terlalu berlebihan”

 

Melihat senyum menggoda di kedua wajah ratu-nya,kesombongan Fei terpuaskan,dan dia omencba bertindak rendah hati,yang mana itu jarang terlihat.

 

Namun,apa yang dia katakan menyebabkan masalah.Orang-orang yang mendengarkan cerita itu berbalik dan menatapnya,dan amarah dapat terlihat di mata mereka.

 

Seorang pria muda berdarah panas bahkan sudah mengepalkan tangannya,membuat serangkaian suara tulang.Dia memandang Fei dari atas ke bawah dan berkata dengan marah,“Kau tidak terlihat seperti orang sini.Apa yang kau tahu? Raja Chambord kuat dan tak terkalahkan! Semua orang di Dual-Flag City tahu itu.Apanya yang melebih-lebihkan? Hmph! Aku menyarankanmu untuk berhati-hati saat berada di kota.Jika kau bertemu dengan seseorang yang memiliki temperamen pendek,hal-hal bodoh yang kau katakan mungkin hanya akan membuatmu dipukuli!”

 

Apa yang dikatakan pemuda ini selaras dengan apa yang dipikirkan semua orang di daerah sekitar.

 

“Ya! Yang Mulia Raja Chambord adalah penyelamat dari ratusan ribu orang di Dual-Flag City.Kau masih muda,dan semua rambut kemaluanmu mungkin bahkan belum tumbuh. Apa yang kau tahu? Berhentilah mengatakan omong kosong!”

 

“Sudahlah! Mari kita abaikan dia.Orang ini jelas bangsawan muda yang tidak berguna! Dia hanya berkeliaran dengan dua pelayannya yang cantik.Hmph! Yang Mulia Raja Chambord membenci orang-orang seperti dia! Hari itu,banyak sampah seperti dia terbunuh,dan darah mereka membentuk sungai.Beraninya dia mengatakan hal-hal buruk tentang Raja Chambord? Dia sudah bosan hidup!”

 

“Ya! Kau berasal dari kota lain! Apa yang kau tahu? Bahkan mantan musuh Yang Mulia,Pangeran Fairenton dari Jax,telah menghela nafas dan mengatakan bahwa dia tidak akan pernah menginvasi Dual-Flag City selama Yang Mulia masih menjadi anggota Kekaisaran Zenit.Siapa yang bisa menyaingi pahlawan seperti itu?”

 

Menghadapi kerumunan yang tersulut,Fei menyeret kedua ratu-nya dan melarikan diri.

 

Setelah datang ke Benua Azeroth,raja tidak pernah berada dalam situasi yang canggung seperti ini.Dia dikutuk dan dicaci,tetapi dia tidak bisa benar-benar membantah.Dan sementara mereka terus berlari,kedua ratu cantiknya tertawa dan menggodanya.

 

Tapi,tujuan Fei datang ke Dual-Flag City adalah untuk menemui seseorang.

 

Dan ia juga menggunakan kesempatan ini untuk menghabiskan lebih banyak waktu dan bersantai bersama kedua ratu-nya.

 

Karena mereka bertiga tidak ingin memberi tahu terlalu banyak orang,jadi mereka tidak membawa penjaga.Selain itu,kekuatan Fei dan Elena juga sudah cukup tinggi hingga mereka bahkan tidak membutuhkan penjaga.

 

Mereka datang ke kota mengendarai Blacky beserta tiga naga.Tapi,ketika mereka hampir mendekati kota,mereka turun di dekat hutan.Dan keempat Demon Beast pergi berkeliaran,selanjutnya Fei dan kedua ratunya pergi ke kota dengan berjalan kaki.

 

Ketika mereka tiba di kota,Fei tidak bergegas dan menemui orang itu.Sebaliknya,ia berkeliling dengan dua ratu,dan kemudian terjadilah hal itu.

 

Itu adalah kejadian yang menarik,dan itu malah membuat ketiganya ingin melihat-lihat lebih banyak lagi kota ini.

 

Dual-Flag City adalah kota raksasa di perbatasan.Meskipun tidak semewah dan sejahtera seperti St. Petersburg dan Kota Chambord,kota ini memiliki kebiasaan dan tradisi yang unik.Tempat-tempat seperti pasar perdagangan bebas di pusat kota dan barang-barang acak dari berbagai kerajaan semuanya cukup menarik.

 

Ketiganya lalu berjalan di jalan-jalan dan bergabung dengan kerumunan.Mereka melihat sekeliling dan melemparkan semua kekhawatiran ke belakang pikiran mereka. Mereka bersenang-senang disini.

 

Saat ini,Dual-Flag City dikelola dengan baik oleh General Ribry yang memiliki bekas luka di wajahnya; militer terlatih dengan baik,ekonomi sedang booming,dan keamanannya meningkat tinggi.Penduduk menikmati hidup mereka,dan mereka mengaitkan 80 persen hal ini dengan Fei.Itulah sebabnya para penghuni dan pedagang di kota selalu mengingat kembali Raja Chambord dan bantuan baiknya.

 

Di dalam Dual-Flag City,nama ‘Raja Chambord’ sudah diperlakukan seperti nama dewa. Akibatnya,bahkan orang-orang Chambordian memiliki status lebih tinggi di tempat ini,mereka lebih disambut daripada yang lain.

 

Fei,Angela,dan Elena berkeliaran dan menikmati waktu mereka ini dari pagi hingga sore.Sejak mereka menikah,raja selalu sibuk.Jadi jarang sekali mereka mendapat kesempatan untuk menghabiskan waktu bersama,karena itu,Elena dan Angela sangat senang.

 

Dan setelah matahari terbenam,ketiganya pergi ke pasar malam.Lalu,alih-alih mengganggu Ribry dan pejabat lainnya,mereka malah mencari hotel yang bagus di kota dan beristirahat disana.

 

Tepat ketika sudah jauh di tengah malam,Fei keluar sendirian dan berlari menuju area sumur air di wilayah utara kota.

 

Meskipun lebih dari setahun telah berlalu,Fei masih akrab dengan semua yang ada di sini.

 

Dia lalu dengan mudah menghindari tentara yang berpatroli dan memasuki laut bawah tanah yang misterius dan dingin melalui sumur air.

 

Lebih dari setahun yang lalu,Fei bertemu dengan Kaisar Yassin yang bepergian dengan menyamar di Istana Mythical di dasar lautan ini,dan dia mendapatkan [Sky Castle] dan [Throne of Chaos] disini.Juga,dia menemukan [Mythical Altar] di wilayah inti, level 36 dan memurnikan Worldstone,yang mana membuat ia bisa menyelamatkan Angela dan Elena yang pingsan.

 

Sekarang,saat berkeliling di tempat lama ini lagi,Fei menjadi sedikit sentimental.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *