Hail the King Ch 0918 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 918 : Rencana Raja

 

Walau sudah berada di antara musim panas dan musim gugur,tapi cuacanya masih

terasa panas.

 

Dan saat matahari turun dari cakrawala,Fei mengucapkan salam perpisahan kepada

Adam,Anna,dan Edward,dan kembali ke tendanya.Seperti biasa,dia kemudian memasuki

Dunia Diablo dan mulai membunuh monster dan memanfaatkan setiap detik yang ia

miliki.

 

Setelah tiga bulan,karakter Assassins Fei telah mencapai Mode Hell level 100 dan

menyelesaikan Dunia Diablo.

 

Dan kini,Fei sedang bekerja keras untuk menyelesaikan game menggunakan karakter

Necromancer-nya secara cepat.

 

Semua karena Fei memiliki firasat jika sihir Undead akan menjadi hal yang penting

dalam fase berikutnya ekspedisi Chambord,dan itu akan sangat dibutuhkan.Sekarang,

karakter Necromancer-nya berada di Mode Hell level 10.Jika hal-hal lain tidak

mengambil terlalu banyak waktunya,karakter Necromancer Fei bisa menyelesaikan Mode

Hell dalam dua bulan.

 

Saat malam hari semakin gelap,Dixie City,Ibukota Alania,masih seterang siang hari,

dan sangat ramai di sini.

 

Namun,perkemahan Chambord terlihat sangat tenang.

 

Waktu kemudian berlalu dengan cepat.

 

Segera,fajar akan tiba,dan hari baru akan dimulai.

 

Setelah keluar dari Dunia Diablo dan melatih energi spiritual-nya,Fei keluar dari

tenda raja dengan tubuh atasnya yang telanjang.Dia berkeringat deras,dan terlihat

jelas jika uap panas keluar dari tubuhnya.

 

Sementara ia meregangkan punggungnya,seorang penjaga membawakan beberap ember air.

Kemudian,Fei melempar beberapa ember air dingin ke kepalanya,membasuh keringat dan

merasa segar kembali.

 

Meskipun dia menyelesaikan banyak hal saat tinggal di Dixie City,dia tetap harus

pergi.

 

Fei lalu menatap awan cerah di langit dan tiba-tiba menjadi sedikit sentimental.

Dia memikirkan sesuatu dan berkata,”Sampaikan perintahku! Bersiaplah,kita akan

meninggalkan Dixie City dan melanjutkan ekspedisi menuju Kekaisaran Anji besok”

 

Pada saat itu,untuk beberapa alasan,Fei tiba-tiba merasa bahwa sebelum ia

mengarungi jalan penaklukkan dan perang,ia harus kembali ke kota Chambord

untuk menghabiskan beberapa waktu dengan orang yang dicintainya.

 

 

Dengan keberadaan alat teleportasi jarak jauh portabel,Fei hanya perlu melewati

enam kali pemberhentian agar bisa kembali ke kota Chambord dalam kurang dari tiga

jam.

 

Sekitar tengah hari.

 

Kembalinya Fei memberikan kejutan besar untuk dua ratu.

 

Dan setelah memiliki waktu pribadi mereka yang indah,Fei cepat makan beberapa

cemilan dengan dua keindahan dalam pelukannya.Saat ini,dia benar-benar tidak ingin

bangun dan melakukan sesuatu.

 

Raja hanya dengan enggan bangun ketika waktu sudah dekat dengan matahari terbenam.

Setelah berpikir sebentar,ia akhirnya meminta seseorang untuk mengundang ayah

mertuanya,Bast,dan Brook untuk menemuinya.

 

Kemudian,bersama-sama dengan dua ratu yang indah,Fei memenuhi meja makan dengan

masakan yang lezat.

 

“Hehehe.Sudah lama sejak terakhir kali aku memasak,aku merasa sedikit canggung”

 

Ketika semua piring diletakkan di atas meja,Bast yang mengenakan jubah mewah dan

Brook yang memakai pakaian santai tiba.

 

Karena utusan sudah mengatakan kepada mereka bahwa ini adalah pengaturan makan

malam pribadi,dan keduanya mengerti dengan cukup baik gaya raja mereka,mereka

menjadi cukup santai dan tidak menggunakan terlalu banyak formalitas.

 

Ketika Angela mengambil botol anggur dari penyimpanan Anggur Kerajaan,makan malam

akhirnya dimulai.

 

“Yang Mulia,apa yang Anda lakukan di Kekaisaran Alania adalah yang sangat besar!

Seluruh Wilayah Utara bergerak karena itu”

 

Segera,pembicaraan mengarah kembali ke isu-isu tentang kerajaan.Ayah mertua Fei

adalah seseorang yang menunjukkan kasih karunia dan etiket dari seorang bangsawan

sepanjang waktu.Sementara ia memotong steak di piringnya menjadi potongan-potongan

kecil dan meletakkan saus khusus di atasnya,Bast mendongak dan berkata kepada Fei

tentang hal itu.

 

“Un,semuanya berjalan lebih halus dari yang diharapkan” Fei mengangguk ketika ia

mengangkat kepalanya dan minum semua anggur di gelasnya seperti sapi.Gerakannya

tidak berkelas sama sekali,dan ayah mertuanya yang dengan ketat mengikuti standar

bangsawan memutar matanya dan menggelengkan kepalanya.Namun,orang tua tampan ini

tidak bisa mengatakan apa-apa kepada raja tentang hal ini.

 

“Sementara kita membicarakan topik ini… Yang Mulia,mendorong anak kecil bernama

Leo ke takhta merupakan ide Anda,kan?” Brook sudah bersama Fei untuk waktu yang

lama,dan dia adalah sahabat dan guru bagi Raja.Di hadapan publik,pemimpin militer

ini akan sangat sopan dan formal.Sedangkan dalam suasana pribadi,ia bisa bersantai

dan berbicara seperti teman kepada Fei,tentunya dengan beberapa formalitas.

 

Pada kenyataannya,banyak orang tidak mengerti mengapa Fei sangat menghargai Brook.

Dalam hal kekuatan individu,ia lebih rendah dari orang-orang seperti Drogba,Torres,

dan Cech.Dalam hal intelijen dan strategi,ia tidak sebaik orang-orang seperti

Aryang Tua dan beberapa komandan baru.Dan dalam hal manajemen sipil,dia tidak

sebagus Bast… dari semua sudut,orang yang pernah menjadi kapten pengawal raja ini

cukup rata-rata.

 

Jadi,masuk akal jika Brook memimpin militer ketika kota Chambord lemah dan kekurangan

bakat.Tapi sekarang,Chambord dipenuhi bakat,prajurit perkasa,dan penasihat cerdas.

Bahkan Kerajaan Zenit mungkin tidak dapat menekan Chambord,apalagi kerajaan afiliasi

lainnya.Dalam situasi ini,sepertinya tidak masuk akal untuk tetap menahan Brook

sebagai pemimpin militer.

 

Bahkan,sejak Chambord mulai naik dalam cara yang stabil,Brook menyadari hal ini juga.

Dia bahkan telah meminta Fei berkali-kali untuk menggantikannya dengan seseorang

yang lebih berbakat,tapi Fei dengan terang-terangan menolak permintaannya dan

malah menaikkan status Brook dalam militer.

 

Saat ini,selain militer dan pengawal raja,Brook bahkan memiliki kekuatan untuk

memimpin Gold Saint dari 12 Golden Saint Mountains.

 

Tingkat kepercayaan yang didapatkan orang ini dari Fei sangatlah unik,itu tidak

kurang dari kepercayaan Fei kepada ayah mertuanya,Bast.

 

Namun,orang lain tidak tahu bahwa di atas kesetiaan Brook,Fei juga menghargai

kejujuran,keadilan,kebaikan,dan karakter yang tidak pernah berubah dari orang ini.

Terlepas dari apa statusnya,Brook tidak pernah sombong kepada siapa pun karena itu,

dan ia tidak pernah dengan egois menggunakan kekuasaannya.Dia selalu melihat semua

orang dibawahnya setara,dan dia tidak pernah dipromosikan menjadi Jenderal karena

keinginannya sendiri.Bahkan ketika ia berbicara dengan warga sipil biasa dan

pedagang jalanan,ia selalu ramah dan baik.

 

Ketika Fei berjalan keliling kota ia melihat Brook,yang merupakan pemimpin militer

Chambord,ia melihat Brook sedang membantu seorang wanita yang lebih tua,yang

kehilangan anaknya yang berusia 18 tahun ketika Kerajaan Chambord diserang,untuk

membawakan tas besar berisi tepung dan beras sambil berkeringat dalam jubah

tebalnya.

 

Orang-orang seperti Brook terlihat seperti orang bodoh.Ketika mereka berada di

sekitar,kau tidak akan melihat mereka bersinar.Namun,tidak ada yang akan bekerja

dengan baik tanpa orang seperti dia di sebuah kelompok.

 

Orang-orang biasa tidak tahu bahwa Fei tidak hanya menghargai orang yang lahir dan

dibesarkan di Chambord ini; raja sebenarnya menghormati dan bahkan mengagumi orang

ini.Yang paling penting,selain memperlakukan Brook sebagai pengikut yang setia,Raja

juga menganggapnya sebagai teman yang terpercaya.

 

Dan di Chambord,hanya orang-orang seperti Bast,Lampard,serta Drogba yang ada di

sisi Raja sejak awal yang bisa mengerti pikiran raja.Walau orang-orang ini juga

bisa dihitung sebagai tokoh berpengaruh dalam Kekaisaran Zenit,dan mereka biasanya

tidak menunjukkan apa-apa kepada orang lain.Namun,mereka semua selalu menghormati

Brook.

 

Hanya orang-orang yang berada di dekatnya saja yang bisa merasakan karisma dari

Chambordian yang tampak rata-rata ini.

 

Setelah mendengar pertanyaan Brook,Fei menertawakannya.

 

“Hahaha! Banyak orang mungkin menyadari itu.Lagipula,orang-orang Alania tidak bodoh;

ada juga orang-orang bijak di antara mereka”

 

Fei tidak perlu menyembunyikan apa pun di depan rakyatnya.Sambil memakan sepotong

daging panggang yang Angela berikan padanya,Fei tersenyum tanpa malu seperti rubah

licik dan menceritakan semuanya.

 

“Aku meminta [Letter Office] untuk melakukan penyelidikan rinci latar belakang Leo.

Dan jelas bahwa ia adalah keturunan seorang pedagang kecil,kedua orang tuanya

meninggal dalam bencana Undead.Dia sekarang yatim piatu,dan dia tidak punya kerabat.

Charsi sendiri membuat yang disebut aksesoris kerajaan.Karena aku punya Cetak biru

aksesoris dari reruntuhan Istana Kerajaan Alania,dan skill Charsi sudah di tingkat

grandmaster.Orang lain akan membutuhkan waktu yang sangat banyak untuk bisa

mengatakan apakah aksesori ini asli atau palsu.Juga,bahkan jika seseorang menyadari

itu,apa yang bisa mereka lakukan? Semua anggota keluarga kerajaan Alania sudah

terbunuh.Selama orang-orang Alania percaya cerita ini.Mereka yang cerdas tidak

akan ingin menyinggung perasaanku,jadi mereka tahu apa yang harus mereka lakukan!”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *