Hail the King Ch 0847 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 847 : Pendekatan Krisis

 

“Ini benar-benar cocok dengan kepribadian D’Alessandro.Dia adalah orang yang egois,dan orang-

orang di sekitarnya tidak jauh lebih baik darinya.Apakah mereka benar-benar sangat naif hingga

berpikir bahwa seorang murid dari Continental Martial Saint serta lebih dari 40 master yang berada

di atas ranah Kelas-Bulan dapat mendominasi Kekaisaran Zenit? Apakah mereka benar-benar

berpikir bahwa mereka dapat menghancurkan Keluarga Kerajaan Zenit begitu saja?”

 

Fei mencibir setelah mendengar apa yang dikatakan Modric,“Mereka dibagi menjadi dua kelompok?

Hehe,kita tidak perlu khawatir tentang grup yang dipimpin oleh D’Alessandro; akan ada orang yang

bisa menanganinya.Mengenai kelompok yang dipimpin oleh Albeda,hehe … beri tahu Tuan Brook

dan Tuan Bast,suruh mereka mengirim Master Chambord untuk menyergap mereka! AKu ingin

melihat mereka kehilangan setengah dari orang-orang mereka sebelum mereka mencapai wilayah

Chambord! Kita akan melihat siapa yang cukup beruntung untuk melihat Kota Chambord kita!”

 

“Sesuai keinginan Anda!”

 

[Young] – Modric langsung menjadi bersemangat.Keyakinan yang diberikan raja telah menjadikannya,

menjadi seorang bawahan yang loyal,dan sangat percaya pada kerajaan.Karena itu,ia segera

berbalik dan meneruskan perintah raja.

 

Segera,beberapa burung kolibri merah tua berlari ke langit.Ketika mereka berkicau,mereka melompat

ke kehampaan seperti ikan ke dalam air,dengan cepat menghilang saat mereka melakukan perjalanan

melalui ruang.

 

Setelah Modric mengatur semuanya,dia kembali ke dalam ruangan,memikirkan beberapa hal,dan

menyarankan,”Yang Mulia,kelompok yang dipimpin oleh Albeda tidak perlu dikhawatirkan,tetapi

kelompok yang dipimpin oleh D’Alessandro adalah kekuatan yang benar-benar menakutkan.

Menurut informasi yang kami kumpulkan,Murid No.2 dari Continental Martial Saint ini mungkin

telah mencapai puncak ranah Burning Sun,dan ia berkata bahwa ia tidak terkalahkan di Wilayah

Azeroth Utara.Elit Kelas-Bulan yang datang bersamanya tidak menimbulkan ancaman,tetapi kita

harus berhati-hati terhadap mereka juga”

 

Fei menunduk dan merenung sejenak.Lalu,dia berkata,”Kau benar,tapi jangan meremehkan kekuatan

Keluarga Kerajaan Zenit.Jangan mengubah pengaturan pasukan kita di St. Petersburg,dan perintahkan

anggota [Letter Office] untuk terus memperhatikan kelompok yang dipimpin oleh D’Alessandro.

Laporkan segera setelah ada sesuatu yang tidak beres”

 

“Sesuai keinginan Anda” Modric tahu bahwa raja sudah membuat rencana,jadi dia menjadi tenang

dan kemudian meninggalkan ruangan.

 

Tapi,”Tunggu sebentar!” Fei tiba-tiba memanggil dan menghentikannya.Raja lalu mengingatkan

Modric,“Beri tahu semua orang untuk lebih berhati-hati; kita hanya perlu tahu keberadaan kasar

D’Elessandro.Katakan kepada mereka untuk tidak memonitor terlalu dekat,berjaga-jaga agar

D’Alessandro tidak menyadari mereka”

 

“Yang Mulia,jangan khawatir.Aku akan mengirim pengintai terbaik untuk melakukan ini”

 

“Un,kedengarannya bagus.Tapi tetap saja,keselamatan lebih diutamakan!”

 

“Sesuai keinginan Anda!”

 

Modric berbalik dan meninggalkan ruangan.

 

Fei lalu perlahan duduk di kursinya dan mencoba memikirkan cara untuk menangani apa yang akan

terjadi.

 

Dia telah melihat kekuatan D’Alessandro di dasar laut.Kecuali untuk Dewa Jahat Kluivert dan

bayangan samar Continental Martial Saint – Maradona,murid No.2 dari Continental Martial Saint

Maradona ini adalah prajurit paling kuat yang pernah ditemui Fei.Juga,kekuatannya berada entah

di puncak Burning Sun atau di atasnya,dan Fei tidak cocok untuk orang ini dengan kekuatannya

sekarang yang tidak termasuk dengan [Scepter of Creation].

 

Namun,kedatangan D’Alessandro’s juga sebuah berkah bagi Fei.

 

Dalam situasi ini,berbagai kekuatan di dalam Kekaisaran Zenit akan mengekspresikan sikap

mereka dengan lebih jelas,dan Fei akan dapat melihat apa yang dipikirkan orang-orang itu.Juga,

Fei tidak pernah memahami kekuatan Kaisar Yassin dengan baik.Tapi,karena D’Alessandro datang

ke Zenit dengan sangat agresif,dia dan Kaisar Yassin pasti akan bersebrangan dengan paksa.Saat

itu,mungkin Fei bisa mendapatkan pengamatan yang baik.

 

Setelah memikirkan semuanya,Fei mengesampingkan itu dan memasuki Dunia Diablo untuk

membunuh monster dan naik level.

 

Dia tertahan di dalam [Sad Sigh of Goldy Grace],dan dia telah membuang banyak waktunya.

Jadi,sebelum tantangan nyata datang,Fei harus meningkatkan kekuatannya secepat mungkin.

 

Dan juga,ketika Fei mencoba menerobos [Sad Sigh of Godly Grace],Fei menghabiskan banyak poin

EXP untuk memanggil [Lord of Pain] – Duriel.Hasilnya,kekuatannya sedikit menurun.

 

Saat ini,Fei muncul di [Hellforge] untuk menyelesaikan Quest kedua di Map Keempat.

 

[Hellforge] terletak jauh di dalam [River of Flames],dan dikatakan jika tempat ini adalah bagian dari

neraka.Lava bergemuruh keluar dari tanah dan mengalir di tanah seperti sungai,dan panas yang

tinggi membuat lava sama cairnya seperti air.Siapa pun yang memiliki kekuatan di bawah ranah

Bintang Enam,akan langsung berubah menjadi tumpukan batu bara di tempat ini.

 

Kecuali kengerian dari sungai ini,ada juga beberapa jiwa manusia yang terperangkap di tanah oleh

rantai iblis hitam.Api neraka membakar jiwa-jiwa itu,dan mereka tidak pernah bisa melarikan diri.

Mereka mengeluarkan serangkaian jeritan mengerikan,dan pemandangan itu mengerikan.

 

Fei muncul di sini sendirian.

 

Meskipun ini bukan pertama kalinya dia datang ke [River of Flames],pemandangan dalam Mode

Normal dan Mode Nightmare tidak bisa dibandingkan dengan Mode Hell.Ketika Fei menginjakkan

kaki di tempat berbahaya ini,dia segera merasa seperti berada di dalam neraka yang sebenarnya.

 

Valkyrie Elena adalah kekuatan utama Chambord dalam berurusan dengan kelompok yang dipimpin

oleh Albeda.Sementara Undead Mage Hazel Bank dan beberapa tetua [Kuil Black-Cloth] tetap

tersembunyi sebagai cadangan,jadi Kerajaan Chambord harus bergantung padanya,ini membuat

Elena tidak punya waktu untuk menemani Fei dalam membunuh monster.

 

Dalam pertempuran sebelumnya,Fei sudah mendapatkan Mephisto’s Soulstone,dan misinya datang

ke sini adalah untuk membunuh iblis yang menakutkan yang jauh berada di dalam [River of Flames].

Fei harus membunuh iblis ini untuk mendapatkan Hellforge Hammer yang merupakan satu-satunya

hal yang dapat menghancurkan Mephisto’s Soulstone.

 

Di jalan yang dibentuk oleh lava padat di [River of Flames],ada banyak monster dan iblis,dan

mereka bisa melepaskan kekuatan yang menakutkan.Menghadapi [Abyss Knights] yang bisa

menggunakan serangan fisik dan mantra sihir,banyak [Blood Maggots],dan [Pit Lords] yang kokoh,

Fei tidak berani terlalu percaya diri meskipun dia dominan.Dia harus memanggil semua item dalam

set item [Immortal King’s] sebelum dia berjalan maju.

 

Setelah menghabiskan sekitar dua jam,Fei akhirnya berhasil melalui kumpulan monster ini dan

menemui Bos yang memiliki palu sihir.Iblis ini tampak seperti banteng berotot,dan berwarna hijau.

Dia memiliki banyak kekuatan,dan banyak monster serta iblis mengikutinya.Dia dulit untuk ditangani,

dan Fei hanya bari bisa membunuhnya setelah minum 18 botol [Full Rejuvenation Potion].

 

Banyak poin EXP memasuki tubuh Fei sebagai titik cahaya keemasan,dan poin EXP yang hilang

karena memanggil Duriel telah diisi ulang dengannya.Akibatnya,kekuatan Fei kembali ke level 70

Barbarian Mode Hell.

 

Setelah mengeluarkan Mephisto’s Soulstone yang mengurung salah satu dari tiga penguasa neraka

yang mewakili kejahatan utama,Fei mengambil Hellforge Hammer sebelum menempatkan soulstone

di altar yang unik.Dan tepat ketika Fei hendak menghancurkannya,benar-benar memusnahkan

Mephisto,gelombang energi spiritual tiba-tiba melesat keluar dari soulstone dan menyampaikan

pesan.

 

Fei tertegun sejenak,dan kemudian dia jatuh ke dalam pemikiran yang mendalam.

 

Dan setelah sekitar sepuluh menit,Fei membuat keputusan.

 

Dia tidak menghancurkan Mephisto’s Soulstone.Sebagai gantinya,dia meletakkannya kembali ke

ruang penyimpanannya.

 

Kemudian,raja terus membunuh monster dan iblis di Dunia Diablo dan pergi ke [Terror’s End],Quest

terakhir di Map Keempat.

 

Dalam Quest ini,Fei harus pergi ke [Chaos Sanctuary] yang berada di dasar neraka.Tempat ini

memiliki jumlah iblis dan monster menakutkan yang sangat banyak,dan ada juga Diablo,salah satu

dari tiga penguasa neraka yang julukannya adalah Big Pineapple,di sini.

[Note: Diablo kedengarannya sangat mirip dengan nanas dalam bahasa Cina, jadi itu sebabnya

banyak pemain Cina menyebut Bos ini dengan nama itu]

 

Fei membuka kelima segel satu demi satu,dan banyak monster dan iblis muncul ketika masing-

masing segel itu terbuka.Diablo hanya akan muncul setelah semua segel rusak dan semua iblis

dan monster terbunuh.

 

Setelah bertarung selama enam jam,Fei hanya bisa membuka empat segel dan membunuh monster

dan iblis yang datang bersama mereka.

 

Sekarang,Fei berada di Hell Mode level 72.

 

Setelah mengambil berbagai item di tanah,Fei pergi ke [Pandemonium Fortress] dan menjual semua

item ke NPC sebelum keluar dari game.

 

 

Langit cerah.

 

Beberapa bintang masih berkelap-kelip di langit biru pucat,dan tanah berangsur-angsur terbangun

dari kegelapan.

 

Wilayah Chambord,kerajaan Zenit berafiliasi level 1,berjarak kurang dari 50 kilometer.Tiba-tiba,25

sinar cahaya berbagai warna melesat menembus langit seperti meteor,dan mereka menuju ke arah

Chambord dengan aura kuat di sekitarnya.

 

Mereka adalah para Master yang kuat yang akan memusnahkan seluruh Kerajaan Chambord di

bawah pimpinan Lord Kelas Matahari,Albeda.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *