Hail the King Ch 0806 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 806 : Pertempuran Para Dewa

 

“Sialan! Si idiot ini sangat kuat,tetapi otaknya rusak! Otaknya telah hancur! Dia benar-benar terlalu

bodoh!” Fei tidak bisa menghentikannya,jadi dia hanya bisa mengutuk dengan marah.

 

“D’Alessandro! Idiot berkepala besar ini! Apakah kepalanya yang besar hanya dipenuh oleh air?

Bagaimana bisa dia benar-benar melepaskan dewa iblis sungguhan dari [Thousand Year Seal]?

Bahkan jika idiot ini percaya diri,bagaimana jika Kluivert melarikan diri segera setelah dia keluar?

Jika seorang dewa ingin lari,bagaimana manusia bisa menghalanginya?”

 

Melihat bahwa situasinya menuju ke arah yang salah,Fei tidak lagi ingin tinggal di sini.Setelah

menenggak beberapa botol [Full Rejuvenation Potion],dia menyembuhkan semua luka di tubuhnya

dan bersiap untuk melarikan diri.Bagaimanapun,dia mungkin akan mati jika hanya tinggal di sini

dan menonton dua orang gila ini bertempur.

 

Boom! Boom! Boom!

 

Fondasi [Sacrificial Holy Palace] mulai roboh,dan sepertinya sesuatu yang menakutkan akan

membuka tanah dan keluar.

 

Fei memikirkan sesuatu dan melayang ke udara.Sambil melihat ke bawah,dia mengamati daerah

sekitar dengan hati-hati.

 

Saat ini,salah satu tangan jahat Kluivert sudah menjulur keluar dari lubang yang dalam di tengah-

tengah istana,dan sepertinya Kluivert sedang berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari tanah.

Retakan raksasa muncul di tanah,dan lubang yang berdiameter tiga meter ini mulai bertambah

besar dengan cepat.Pada akhirnya,lengan raksasa yang penuh dengan rambut seperti jarum hitam

menjulur keluar dari lubang.

 

Fei menoleh dan melihat D’Alessandro berkepala besar dengan kulit putih melayang lebih dari

sepuluh meter di udara.Sambil mencibir,dia menyaksikan dengan sabar dan tidak memiliki niat

untuk menghentikan ini sama sekali.Sepertinya orang ini memang gila! Dia benar-benar ingin

melepaskan Evil God Kluivert dan bertempur langsung dengan dewa ini!

 

Boom!

 

Kekuatan yang tak terlukiskan dan menakutkan muncul,dan semua debu serta batu dalam radius

1.000 meter mulai perlahan-lahan melayang ke udara seolah-olah gravitasi di daerah itu hilang.

 

Saat suara gemuruh yang keras terdengar,dewa jahat yang sebenarnya dari Suku Laut akhirnya

memecahkan tanah dan muncul kembali di dunia tanpa [Thousan Year Seal].

 

Sebuah energi hitam korosif dan mematikan muncul,dan itu mengunci segala sesuatu di dekat

Kluivert.

 

Kemudian,dewa iblis ini berlari ke langit; dia telah bebas!

 

“Hahahahah! Setelah lebih dari 1.000 tahun,akhirnya aku bebas! Hahahahaha!” Raungan langsung

terdengar di atas [Sacrificial Holy Palace] yang runtuh.

 

Bangunan paling megah di kota baru Suku Laut yang masih utuh satu jam yang lalu ini,sekarang

menjadi reruntuhan,dan tangga yang memiliki lebih dari 60 anak tangga menjadi potongan-potongan

batu.

 

Berdiri di antara kekacauan,makhluk seperti binatang buas raksasa yang tingginya lebih dari 100

meter memukul dadanya yang berbulu dengan tinjunya dan meraung sekencang yang dia bisa,

 

Kabut hitam diciptakan oleh energi yang menakutkan darinya,dan itu mengandung kekuatan ilahi.

 

Dengan penglihatan Fei saat ini,dia hampir tidak bisa melihat bahwa Evil God Kluivert seperti kera

air.Dia memiliki sisik hitam mengkilap dan dua tanduk memutar di kepalanya,dan dia memiliki tiga

mata.Dua mata di sisi masing-masing memiliki empat alis,dan mata di tengah tidak memiliki

alis,dan hanya cahaya merah terang yang berteriak keluar.Ketika dewa iblis ini melihat sekeliling,

itu menyeramkan.

 

Selain itu,tingginya lebih dari 100 meter,dan otot-ototnya yang melotot tampak seperti diukir dari

batu.Juga,ada banyak titik hitam di seluruh dadanya,dan sepertinya mereka terbakar oleh batu

bara.Dia memiliki lima jari di setiap tangan,dan setiap jari sama mematikannya dengan senjata

tingkat dewa.Juga,dia memiliki rambut hitam panjang,dan bau busuk keluar dari dirinya seolah-olah

dia sudah terlalu lama berada di bawah tanah,membuatnya seperti sudah membusuk.

 

Tubuh Saviola yang dimiliki Kluivert hanya memiliki kepala dan bahu yang tersisa.Pada saat ini,

sedikit energi abu-abu terang langsung keluar darinya dan menyerbu kembali ke tubuh asli Kluivert,

dan mayat Saviola yang rusak berubah menjadi abu-abu dan mengering.

 

Selama seluruh proses ini,D’Alessandro bahkan tidak melihat senior laki-lakinya.

 

“Hahahaha! Bagus! Sekarang,tidak ada dari kalian yang bisa melarikan diri! Dua manusia yang

telah mempermalukanku! Sekarang bayar harganya!” Setelah meregangkan tubuhnya,Kluivert

mengangkat kepalanya dan tertawa keras.Gelombang suara langsung meluas ke segala arah dan

hampir menghancurkan samudera bawah laut ini!

 

Dengan lambaian tangannya,Kluivert pertama-tama menyerang D’Alessandro.

 

Jelas,Kluivert membenci pemuda sombong ini lebih dari Fei.

 

“Huh! Tidak bisakah kau menunggu? Aku akan menekanmu dan menyegelmu lagi! Aku akan

mengirimmu kembali ke jurang mautmu! Hahaha!” Menghadapi serangan dewa iblis ini,

D’Alessandro tidak takut.Sebagai gantinya,dia tertawa dengan gila dan tidak bergerak.

 

Namun,gelombang energi pedang putih muncul satu demi satu entah dari mana,dan mereka berlari

menuju tubuh raksasa Kluivert.Kekuatan dalam energi pedang ini sudah cukup untuk menghancurkan

dunia!

 

Tink! Tink! Tink! Tink!

 

Energi pedang menghantam tubuh raksasa Kluivert,dan serangkaian suara tabrakan logam terdengar.

Kemudian,percikan terang muncul di ruang yang gelap ini,menerangi bangunan dan struktur yang

berjatuhan karena dampak energi liar ini.Itu tampak seperti kiamat.

 

Wajah D’lesslessandro langsung berubah warna; energi pedangnya tidak bisa membahayakan

dewa jahat ini.

 

“Ha ha ha! Sudah kukatakan kepadamu jika kau selemah anjing di depan bentuk asliku!” Raungan

Kluivert terdengar seperti guntur.

 

Dewa jahat dari Suku Laut ini kemudian mengayunkan cakarnya yang besar,dan dia menyerang ke

arah D’Alessandro seolah-olah dia berusaha untuk menyingkirkan seekor lalat.Namun,serangan ini

terlihat lambat walau sebenarnya sangat cepat,dan tangannya membuat ruang runtuh,mengungkapkan

kekosongan.Bahkan,angin aneh bertiup dari kehampaan,menghancurkan segala sesuatu yang ada

di sekitarnya.

 

“Huh!” D’Alessandro mendengus dengan ekspresi serius di wajahnya saat dia menghindar.

 

Master yang kuat ini terus menggerakkan tangannya di depan tubuhnya,meninggalkan banyak

bayangan gerakan tangan di udara.

 

Tink! Tink! Tink! Tink!

 

Energi pedang putih berubah menjadi perak,dan mereka menyebar di belakang D’Alessandro

seperti bulu burung merak yang sombong.Seakan ada banyak energi pedang di belakangnya,

memberikan kehadiran yang mencekik.

 

“Slaugh God and Kill Demon … God-Slaying Scrolls !!!!!!” D’Alessandro berterika dengan nada dingin.

 

Ini adalah teknik pertarungan tingkat-dewa yang menakutkan.Energi pedang melesat ke depan dan

menciptakan badai energi pedang yang tak terhentikan,dan itu menyerang Kluivert seperti hujan

meteor! Adegan itu menakutkan sekaligus mewah.

 

“Roar!!!!”

 

Dewa jahat dari Suku Laut mengangkat tangannya untuk melindungi kepalanya,dan dia mengeluarkan

serangkaian raungan menyakitkan dan marah.Di bawah badai energi pedang,pertahanannya akhirnya

rusak,dan banyak luka muncul di tubuhnya.Kabut hitam langsung menyembur keluar dari tubuhnya,

merusak udara di sekitarnya dan menciptakan banyak suara mendesis.

 

Whoosh! Whoosh! Whoosh! Whoosh!

 

Badai energi pedang tanpa batas melesat ke arah Kluivert dengan cepat,dan terlihat seperti

D’Alessandro memiliki keuntungan dan bisa membunuh dewa iblis itu saat ini!

 

Meskipun Fei berada di ujung,badai energi pedang perak masih menyelimutinya.

 

“Sialan! Bajingan ini sengaja melakukannya! Sialan! Bajingan ini ingin membunuhku juga!” Fei

mengutuk dalam kepalanya dan terpaksa harus memanggil [Throne of Chaos].

 

Dengan menggunakan kemampuan menembus ruang milik tahta ini,Fei menghindari serangan

energi pedang perak dan sampai ke tepi kota.

 

“Hah? Kenapa kamu masih disini?”

 

Saat ini,seluruh kota runtuh di bawah gelombang energi yang diciptakan oleh pertempuran dua

entitas dengan kekuatan gila.Bangunan-bangunan hancur sementara penghalang energi di sekitar

kota juga hancur.

 

Putri dari Suku Laut yang memiliki topeng dan baju besi emas dan bertindak dengan arogan tidak

ditemukan disekitar,tetapi Fei melihat Raja Buckingham dari Leon berlari di dalam kota yang runtuh

ini.

 

Dengan pemikiran di benaknya,Fei melambaikan tangannya dan memanggil Buckingham ke

[Throne of Chaos] dengan sedikit energi emas.

 

“Raja Chambord? Kau masih belum mati? Ha ha ha! Kau masih hidup! Ini bagus! Ha ha ha! Aku

tidak perlu menemukan mayatmu dan menguburmu … ” Buckingham awalnya terkejut,tetapi dia

berteriak kegirangan ketika melihat Fei di depannya.Jelas bahwa Buckingham peduli padanya.

 

“Terkutuk! Kaulah yang seharusnya dikubur!” Fei balas memaki karena dia tidak tahu bagaimana

harus bereaksi.

 

Untuk beberapa alasan,Buckingham yang terluka tidak lagi tampak menjengkelkan bagi Fei.Lagi

pula,pada saat ini,ketika semua orang harus berlari untuk kehidupan mereka,Buckingham malah

menghadapi bahaya,dan ekspresi di wajahnya bukanlah tipuan.

 

Meskipun pria ini tidak kuat dan secara teknis adalah musuh,Fei sedikit terharu dan merasa bahwa

pria ini jauh lebih baik daripada D’Alessandro yang sombong dan berkepala besar.

 

“Hei,beri tahu aku! Apa yang terjadi? Beritahu aku! AKu melihat seorang pejuang manusia berkulit

putih … ” Buckingham memberi tahu Fei tentang pengalamannya dalam ketakutan.

 

“Kau berbicara tentang binatang besar itu? Dia bukan orang yang baik.Kita harus hati-hati … ”

Fei mengendalikan [Throne of Chaos] dan perlahan berbalik.Dengan kemampuan siluman milik

takhta ini,Fei dan Buckingham bisa menyaksikan di sekitar medan perang tanpa diketahui.

 

Meskipun Fei memiliki kesan buruk tentang pria berkepala besar berkulit putih itu,dia masih tidak

ingin pemuda sombong ini kalah,karena mereka berdua adalah manusia.Jika D’Alessandro kalah

dalam pertempuran ini,akan sulit untuk meramal masa depan Benua Azeroth.Namun,satu hal yang

pasti! Manusia dalam jarak 500.000 kilometer dari [Sea of Fragrance] akan terbunuh,dan umat

manusia akan berada di bawah ancaman yang menakutkan.

 

Perlahan-lahan,Fei merasa situasi tidak berkembang ke arah yang ia harapkan.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *