Hail the King Ch 0684 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 684 : Perubahan Drastis

 

Cebol ini tiba-tiba muncul di sisi Angela,dan sang ratu tidak tahu teknik bertarung atau seni bela

diri.Bahkan,ekspresi wajahnya tidak berubah saat itu ……

 

“Sialan! Hentikan! AHHHHH !!” Elena yang terbang menuju Blacky sangat ketakutan,dan dia belum

pernah begitu cemas seperti ini sebelumnya.Dan rasanya seperti tidak ada cukup waktu baginya

untuk melakukan apa pun untuk menghentikan ini.

 

Dia lalu dengan cepat menarik keluar [M’avina’s Caster – Grand Matron Bow],dan tali busur itu

bergetar dengan cepat ke tingkat di mana sulit bagi mata manusia untuk melihatnya,dan banyak

panah terbang terus menerus seolah-olah mereka dirantai satu sama lain.

 

Panah merobek udara dan meninggalkan jejak bayangan,dan energi yang terkandung di dalamnya

jelas sangat mengerikan ……

 

Namun,kecepatan panah sedikit lebih lambat dari yang diharapkan.

 

Belati di tangan cebol itu sudah terlalu dekat dengan Angela,dan cahaya dingin yang memantul

dari belati itu sudah menerangi leher Angela …

 

-Sun Anomaly,[Gods Forbidden Land] –

 

Dalam ruang ini,di mana semuanya berwarna merah,banyak peluru kilat merah jatuh seolah-olah

Dewa sedang marah.

 

Dan ada seorang pria yang terus mengubah posisinya di tanah,sosoknya sedikit buram karena

kecepatannya yang tinggi.Meskipun dia juga melawan,sangat situasinya tidak menguntungkannya.

 

“Hahahaha! Raja Chambord,menyerahlah! Begitu kau memasuki Sun Anomaly-ku,kekalahanmu

menjadi tak terhindarkan! Bahkan jika kau mencoba melawan,itu hanya akan membuang-buang

energi! Mengapa kau harus membuang-buang waktu seperti ini?” Uskup Senxi berdiri di udara dan

berkata dengan ekspresi bangga.

 

Dia berada jauh tinggi di langit,dan dia merasa seperti menjadi seorang Dewa yang mengendalikan

segalanya.Saat dia melihat ke bawah pada orang yang berlarian seperti binatang buas di dalam

sangkar besar,dia merasa seperti sedang menonton pertunjukan sirkus.

 

Diam!

 

Meskipun sosok itu menghindari petir setiap detik,dia tidak merespon.Bahkan,dia tidak melihat ke

arah Senxi sama sekali.

 

“Hahahaha! Oke! Aku akan menunggu dan melihat berapa lama lagi kau bisa bertahan tanpa

kemampuan untuk mengisi kembali energimu! Hahaha! Sun Class Heavenly Lightning! Red-Flash

Lightning Bolts !!!!”

 

Saat Uskup Senxi dari Red Sand meraung di langit,dia melambaikan [Black Reef Staff]-nya.

 

Seketika,peluru petir yang menghantam dari langit meningkat dalam jumlah dan intensitas.

 

Saat peluru kilat ini menjadi lebih tebal dan lebih kuat,bahkan tanah pun menunjukkan banyak celah.

Butir pasir merah meleleh dan menjadi cairan merah kental di bawah suhu yang tinggi,dan gurun

merah akhirnya berubah menjadi laut merah!

 

Boom!

 

Akhirnya,peluru petir merah yang selebar lebih dari satu meter menghantam Fei tepat di kepalanya.

 

Seolah-olah kekuatan petir mematikan otot-ototnya,kecepatan Fei berkurang drastis,kehilangan

tempo dan kontrolnya yang sangat baik.

 

Kemudian,dia langsung disambar beberapa petir lagi dan diselimuti lautan petir merah kuat.

 

“Hahaha! Kau sudah mati!”

 

Adegan ini membuat Uskup Senxi dari Red-Sand yang berada di langit santai dan tenang,dan

jantungnya yang berada di tenggorokannya akhirnya jatuh kembali ke dadanya.

 

Dia takut dengan kartu truf yang diungkapkan Raja Chambord satu demi satu sebelumnya.Oleh

karena itu,meskipun dia sudah menarik Fei ke dalam Sun Anomaly-nya,dia masih tidak merasa

yakin tentang kemenangan; dia takut Fei akan melakukan hal lain di luar pemahamannya dan

membalikkan situasi lagi.

 

Tapi,ketika melihat adegan ini,dia akhirnya menajdi santai karena dia tahu betapa mengerikannya

petir merah ini.Lagi pula,mereka dilemparkan olehnya menggunakan Combat Weapon Tingkat-Semi

-Dewa,[Black Reef Staff]; itu bahkan sudah cukup untuk membunuh Lord Kelas Matahari yang tidak

berpengalaman dalam sepuluh detik sebelumnya.

 

Namun,meskipun sepertinya Raja Chambord dikalahkan,Uskup Senxi dari Red Sand tidak berani

meremehkan lawannya.

 

Menggunakan [Black Reef Staff],ia terus memerintahkan elemen di Sun Anomaly dan memukul Fei

dengan petir yang lebih banyak lagi.

 

Petir menabrak tubuh Fei terus menerus seolah-olah Dewa menghukumnya,dan awan kemerahan

segera menyelimuti tubuhnya.Sulit untuk membedakan darah dan energi petir yang menyerangnya

saat ini.

 

Dan segera,lubang besar muncul,dan tubuh Fei yang seharusnya berada jauh di dasar,tidak terlihat.

 

Tapi petir merah terus berjatuhan.

 

Uskup Senxi dari Red Sand hanya menghentikan serangannya setelah lebih dari sepuluh menit.

Sekarang,lubang di tanah sudah memiliki diameter lebih dari 100 meter,dan itu begitu dalam

hingga bagian dasarnya tidak terlihat.

 

Saat gumpalan asap hitam naik di atas lubang,tidak ada yang bisa dirasakan di dalam lubang.

Tidak ada suara atau cahaya.

 

“Hah? Tidak ada sensasi sama sekali? Mungkinkah petirku sudah membunuh Raja Chambord?”

Pikir Uskup Senxi dari Red Sand ketika dia mendarat di lubang dan perlahan berjalan dengan [Black

Reef Staff] di depannya,untuk memastikan keselamatannya.

 

Kemudian,dia membungkukkan punggungnya dengan hati-hati dan melihat ke bagian bawah lubang

dengan penjagaannya tingkat tinggi.

 

Pada saat ini,titik cahaya keemasan tiba-tiba bersinar di dasar lubang yang gelap seperti jurang,

dan itu tampak indah seolah-olah itu adalah butiran emas di dasar sungai yang hitam.

 

Namun,Senxi terkejut setelah melihatnya,dan dia berusaha segera mundur.

 

Sayangnya,itu sudah terlambat.

 

Sinar cahaya emas tiba-tiba melesat keluar dari dasar lubang dengan kekuatan gila,dan itu

mengenai Senxi tepat di dadanya.

 

Beruntung bagi Senxi,dia tidak menurunkan penjagaannya,dan masih dia memiliki [Black Reef Staff]

di depan dadanya.Combat Weapon Tingkat-Semi-Dewa ini memiliki rohnya sendiri,dan itu

mengeluarkan lapisan tebal kekuatan suci perak secara otomatis ketika mendeteksi bahaya,

menghalangi serangan ini sebelum Senxi punya waktu untuk bereaksi.

 

Meskipun sepert itu,Senxi masih diterbangkan ke udara oleh kekuatan cahaya emas seperti

karung tinju yang rusak.

 

“Kau … kau masih belum mati! Bagaimana ini mungkin?” Dengan darah mengalir di bibirnya,Senxi

terengah-engah dengan mata terbuka lebar,”Bagaimana mungkin? Bahkan setelah kau tinggal di

[Gods Forbidden Land] begitu lama,kekuatan dan energimu tidak melemah sama sekali?”

 

Senxi terkejut menemukan ini ketika dia akhirnya mendarat di tanah tanpa daya setelah terbang

kembali lebih dari beberapa ratus meter.

 

Dia tidak berpikir bahwa Raja Chambord masih memiliki kekuatan sebanyak ini untuk melawan

setelah disambar petir begitu lama.

 

Begitu dia mendarat,Uskup Senxi dari Red-Sand tiba-tiba menyadari bahwa ada sesuatu yang salah.

 

Setelah jeda yang cepat,dia melihat sekeliling perlahan dengan tubuh kaku seolah-olah dia yang

tersambar petir.Kemudian,seolah-olah dia menemukan hal yang paling menakutkan dan sulit

dipercaya,dia kehilangan ketenangannya dan berteriak seperti babi yang sedang disembelih.

 

Ternyata lingkungan di sekitarnya telah berubah!

 

Uskup Senxi dari Red Sand tiba-tiba menyadari bahwa ia telah berada di tempat yang berbeda!

Pada saat dia dipukul,dia tidak lagi berada di dalam [Gods Forbidden Land] miliknya.Sebaliknya,

dia sekarang berada di dalam gua yang gelap dan suram,dan ada satu ton energi mengerikan dan

mengerikan disini.

 

“Apa yang sedang terjadi?” Senxi kehilangan kata-kata dan tidak tahu apa yang terjadi.

 

Sulit bagi seorang Senxi untuk kehilangan ketenangannya,karena dia adalah uskup sebuah kuil di

Gereja Suci,dan dia telah melalui banyak situasi dan tahu banyak rahasia kuno.

 

Namun,ini terjadi di dalam Sun Anomaly-nya sendiri,dan itu tidak pernah terdengar terjadi

sebelumnya!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *