Hail the King Ch 0681 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 681 : Pembunuhan

 

Fei suka pamer di depan musuhnya.

 

Dan karena kekuatan legiun Demon Beast begitu kuat,dan penampilan mereka sangat mengejutkan,

bagaimana mungkin raja tidak sombong?

 

Karena itu juga,dia tidak ragu untuk mengejek Uskup Senxi dari Red-Sand tanpa ampun.

 

“Ini tidak terduga …… Tidak ada yang akan mengharapkan ini.Kerajaan Chambord kecil menekanku

ke tingkat ini! Kekuatanmu cukup untuk membawa Chambord menjadi kekuatan yang dominan di

wilayah ini,dan kau harus bangga akan itu”

 

Pada saat ini,Uskup Senxi dari Red-Sand harus mengakui bahwa meskipun ia melebih-lebihkan

Kerajaan Chambord dengan beberapa tingkat,itu masihlah belum cukup.Rencananya telah hancur,

dan dia kalah dalam situasi ini.

 

Kekuatan yang ditunjukkan Chambord cukup untuk membuat mereka menjadi kekaisaran level 5

atau 6; mereka tidak bisa disebut sebagai kerajaan yang berafiliasi lagi.

 

Uskup Senxi dari Red-Sand tidak bisa mempercayai apa yang dilihatnya,dan dia sangat terkejut.

 

Saat ini,tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan apa yang sedang terjadi dalam pikiran

Senxi.

 

Dia melihat ke bawah ke tanah dan melihat para master di sisi Chambord berkoordinasi dengan

Demon Beast tingkat raja tertinggi.Chambord berada dalam keuntungan besar,dan mereka

menghancurkan para master [Dragon Hunt Alliance].Hanya dalam beberapa menit,para master

[Dragon Hunt Alliance] terluka parah atau terbunuh; mereka tidak bisa membuat pertahanan.

 

Yang lebih mengejutkannya adalah banyak warga Chambord yang berdiri di luar alun-alun entah

bagaimana telah menghilang ketika Chambord membalik situasi.Di Kota Chambord yang besar,

kecuali orang-orang di lapangan,tidak ada satu orang pun yang terlihat.

 

“Ke mana orang-orang biasa itu pergi?” dia berpikir,”Ini jelas sudah direncanakan! Para Chambordian

telah merencanakan ini sebelumnya!”

 

Uskup Senxi dari Red-Sand tiba-tiba berubah jelek begitu dia memikirkan hal itu; wajahnya bahkan

memucat.

 

Dia saat ini tiba-tiba menyadari bahwa rencana yang dia buat dengan hati-hati telah dilihat oleh

raja muda ini.Meskipun dia berpikir bahwa ada banyak kartu truf,dan mereka tersembunyi,

sepertinya raja muda ini sudah memprediksi mereka juga.

 

Tidak! Cara yang lebih baik untuk mengatakannya adalah bahwa Raja Chambord sudah tahu apa

yang akan terjadi sebelum [Dragon Hunt Operation] bahkan terjadi!

 

Pikiran ini terlintas dalam benak Senxi,dan itu membuat jantungnya berdetak kencang ketika

tubuhnya menggigil.

 

Alasan mengapa ia disukai dan dihargai oleh Uskup Platini dari Gereja Regional Utara adalah

bahwa ia hebat dalam perencanaan strategis selain memiliki kekuatan yang mendalam.Dia benar-

benar teliti,dan dia selalu mengingat seluruh gambaran,menjadikannya penasihat dan ahli strategi

yang hebat.

 

Namun,dia gagal kali ini! Tidak hanya dalam kekuatan,tetapi ia juga hancur dalam hal rencana dan

strateginya.

 

“Bagaimana Raja Chambord mengetahui semua ini? Mungkinkah ada pengkhianat di dalam [Dragon

Hunt Alliance]?” dia pikir.

 

Uskup Senxi dari Red-Sand tercengang,dan dia dengan cepat memikirkan orang-orang yang

bersekutu,ingin mencoba untuk mengidentifikasi orang atau kelompok yang mengkhianatinya.

 

Dan pada saat ini,dia melihat ke bawah ke alun-alun secara tidak sengaja,dan matanya langsung

berkontraksi ketika dia melihat pertempuran yang sedang terjadi.

 

Dia tidak yakin kapan,tetapi Grup Mercenary No.2 di wilayah itu,[Fire Blood Mercenary Group],telah

menghilang.

 

Kelompok tentara bayaran yang hanya di bawah [Wind Hores] ini sudah disewa olehnya dari

Kekaisaran Leon,dan para master dari kelompok tentara bayaran itu mengatakan bahwa mereka

akan membunuh semua orang Chambordian sebelum pernikahan.

 

Namun,para anggota dan pemimpin kelompok yang memiliki topeng emas tidak terlihat; mereka

tidak melakukan perlawanan dan entah bagaimana telah melarikan diri.

 

Penemuan ini membuat Uskup Senxi dari Red-Sand menyadari sesuatu,walau itu sudah terlambat.

 

Momentum acara malam ini sudah meninggalkannya.

 

Ketika ratapan maut terdengar di alun-alun,Uskup Senxi dari Red-Sand tiba-tiba mengangkat kepalanya

dan menatap Fei.Dia lalu berkata dengan kejam,”Aku belum kalah! Siapa pun yang tidak berada di

ranah Kelas Matahari adalah seekor semut! Pertempuran di tanah adalah pertempuran antara

semut.Selama aku mengalahkanmu,dan keduanya tetua itu mengalahkan lawan mereka,situasi ini

masih akan kembali kepada kendaliku!”

 

“Ini juga yang ingin aku katakan padamu” Fei menyipitkan matanya; sinyal ini menandakan bahwa

dia akan menyerang.

 

“Hahaha! Kau hanya anak yang sombong! Kapan kau maju ke Kelas Matahari? Berapa hari kau

sudah menjadi Lord Kelas Matahari? Ada perbedaan antara Lord Kelas Matahari juga! Martabat

dari Lord Kelas Matahari yang berpengalaman tidak dapat ditantang oleh anak kecil sepertimu!”

 

Setelah sepenuhnya mengabaikan apa yang terjadi di tanah,Uskup Senxi dari Red-Sand langsung

melepaskan kekuatannya.

 

Tongkat pendek seperti yang sudah terbakar tiba-tiba bersinar di tangan kanannya,dan itu menimbulkan

sensasi yang menakutkan.Rasanya seperti Dewa telah terbangun dari tidurnya,dan senjata ini

membidik Fei dan menguncinya.

 

“Hah? Itu adalah Combat Weapon Tingkat-Semi-Dewa?” Fei sedikit terkejut.Ketika matanya sedikit

berkontraksi,dia langsung menciptakan jarak antara dirinya dan Uskup Senxi dari Red-Sand.

 

Raja merasakan sensasi dingin dan berbahaya dari tongkat pendek yang berwarna hitam dan

tampak biasa beberapa saat yang lalu ini.

 

“Benar! Ini adalah harta paling suci dari Kuil Red-Sand,[Black Reef Staff],Combat Weapon Tingkat-

Semi-Dewa.Aku pikir aku tidak akan membutuhkannya untuk malam ini,tapi ……” Ketika dia

mengatakan itu,Uskup Senxi dari Red-Sand tiba-tiba mengangkat [Black Reef Staff],dan gelombang

kekuatan suci perak yang membakar langsung mengalir keluar darinya.Itu menerangi langit,dan

tampak seperti ada matahari di tengah malam.

 

Whoosh! Whoosh! Whoosh! Whoosh! Whoosh!!!!

 

Panah cahaya menembak ke arah Fei seperti hujan badai.

 

Dan Fei memusatkan energinya dan tidak berani meremehkan musuhnya.

 

“Crystal wall!” dia berteriak dan mendorong tangan kanannya ke depan.Dinding kristal emas

langsung muncul di depannya dan memblokir semua panah perak.Kemudian,panah-panah itu

dipantulkan kembali dengan kecepatan yang bahkan lebih cepat.

 

Namun,sekarang,Senxi sudah menghilang dari tempatnya.

 

Semburan energi tajam lalu menghantam Fei dari kanannya.Tidak yakin kapan,tetapi Uskup Senxi

dari Red-Sand sudah muncul di sebelah kanan Fei sekarang,dan [Black Reef Staff] menerobos

ruang dan dengan mudah menembus tubuh Fei melalui punggungnya.

 

Satu serangan keberuntungan?

 

Namun,Uskup Senxi dari Red-Sand tidak terlihat bahagia.Itu karena tubuh Fei yang ditembus

tiba-tiba berubah menjadi kabur.

 

Apa yang dipukul Uskup Senxi dari Red-Sand hanyalah sebuah bayangan yang ditinggalkan Fei

setelah dia bergerak begitu cepat.

 

Menggunakan metode yang sama,Fei sudah muncul di belakang Senxi dan meninju.

 

Boom! Boom! Boom! Boom!

 

Serangkaian badai energi muncul di langit dan meluas ke luar.

 

Kedua Lord Kelas Matahari berlari dan muncul di lokasi yang berbeda setiap detik seolah-olah

mereka adalah hantu.Mereka saling serang sebagai ujian dan mencoba melihat kemampuan

masing-masing.Hanya dalam sekejap mata,mereka telah saling memukul lebih dari 100 kali,

dan mereka sama-sama cocok; tak satu pun dari mereka yang berada di atas angin.

 

Setelah mereka saling memukul sekali lagi,energi ledakan keras menciptakan riang di ruang kosong,

menunjukkan beberapa retakan hitam yang mengungkapkan kekosongan.

 

Baik Fei dan Senxi menggigil,dan mereka saling mundur.

 

Fei merasa kedua tangannya mati rasa.Lagipula,Senxi adalah Lord Kelas Matahari yang kuat,dan

dia tidak mudah dihadapi.

 

Saat dia melepaskan kekuatannya sekali lagi dan mencoba menggunakan teknik yang berbeda,

dia tiba-tiba mendeteksi rasa bahaya yang tidak pernah dia rasakan sebelumnya.Dan semua pori-

pori di tubuhnya terbuka,dan semua rambutnya berdiri.

 

Jadi dia hanya bisa mundur sebentar pada sepersekian detik itu,dan seberkas cahaya dingin yang

menakutkan kemudian melintas.

 

Luka yang dalam muncul di bahunya,dan darah langsung menyembur keluar dari sana.

 

Saat ini,bahkan tulang bahunya bisa dilihat.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *