Hail the King Ch 0389 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 389 : Eksekusi

 

“Oh benar! Serahkan kudamu …… tidak …… Roaring Flame Beasts,” seorang bangsawan muda

ingin menambahkan sesuatu,tapi dia tiba-tiba melihat level 4 Roaring Flames Beast yang sedang

bersantai di dalam kamp dan berubah pikiran

 

Seolah-olah dia menemukan tambang emas,keserakahan dan kejahatan muncul di matanya ketika

dia berteriak,“Cepat! Serahkan Roaring Flame Beasts! Kami,ya,tidak,walikota akan menyita mereka!”

 

“Ah! Apa mereka benar-benar Roaring Flame Beats? Level 4 Demon Beasts? Ha ha! Kita akan

semakin kaya! …… ”

 

“Ya! Prajurit-prajurit kotor ini tidak pantas untuk menaiki tunggangan yang fantastis ini! Kita,yang

memiliki garis keturunan superiorlah yang harus menikmatinya”

 

Para bangsawan muda di sekitar bangsawan pertama yang menemukan Roaring Flame Beasts

bertindak dengan cara yang sama.Tak satu pun dari mereka menunnjukkan temperamen dan

kesopanan para bangsawan,dan ini membuat Fei merasa sangat tidak nyaman; dia merasa seperti

menghadapi bocah-bocah kaya yang manja di kehidupan sebelumnya.

 

Fei segera mengerutkan kening.

 

Dia sudah sangat kecewa dengan para bangsawan di Dual-Flags City,dan dia terlalu malas untuk

berbicara dan berunding dengan babi-babi bodoh ini.Dia memandangi para prajurit dan berkata,

“Membuat keributan dan kekacauan di kamp militer …….. Menurut hukum militer Zenit,mereka

harus dieksekusi di tempat,” setelah dia mengatakan itu,dia berjalan pergi.

 

“Apa?”

 

Para prajurit terkejut,dan para bangsawan muda yang sombong tertegun juga; mereka bahkan

tidak bisa menutup mulut mereka.Mereka saling memandang dan berharap bahwa mereka

berhalusinasi dan mendengar hal-hal aneh.

 

“Apa komandan kecil ini gila? Eksekusi?” Pikir mereka.

 

“Apa yang kalian tunggu? Bunuh!” Fei berbalik dan memberi perintah lagi.

 

Meskipun para prajurit ini masih sedikit terkejut,mereka melompat ke arah bangsawan ini dan

menangkap mereka setelah mereka tahu bahwa Komandan Legiun tidak bercanda; setelah semua,

perintah Komandan Legiun harus dipatuhi sepanjang waktu.Di antara prajurit-prajurit ini,beberapa

dari mereka adalah anggota Bylaw Enforcement Officers Chambord,dan mereka sudah terbiasa

dengan cara-cara Raja mereka yang sangat mendominasi.

 

Para penjaga bangsawan ini ingin melakukan perlawanan,tetapi mereka bukan tandingan para

prajurit elit yang telah berperang dan telah membunuh musuh; segera,kebanyakan dari mereka

terbunuh.Ketika Fei mendengar teriakan dan permohonan para bangsawan ini,dia sedikit

mengernyit.Dia tiba-tiba memikirkan sesuatu dan berbalik ketika dia berkata,”Biarkan salah satu

dari mereka hidup dan kirim dia kembali”

 

Setelah itu,dia berjalan langsung ke tenda pusat.

 

Jeritan nyaring,memohon,dan bersumpah terdengar lagi,dan suara memotong segera menyusul

mereka.

 

Semuanya menjadi sunyi setelah itu.

 

“Para bangsawan bodoh ini jelas ditipu oleh seseorang dan berani membuat keributan di kamp

militer dengan begitu sedikit penjaga.Bukankah mereka mencari kematian mereka? Jadi orang di

balik semua ini mencoba menguji batasku? Hehe,aku akan membiarkannya melihat dengan jelas!

Semua bangsawan ini korup dan memiliki banyak masa lalu yang kotor.Tidak masalah berapa banyak

dari mereka yang datang ke sini,aku hanya akan membunuh mereka semua!”

 

Fei mencibir.

 

Cepat atau lambat dia akan berurusan dengan bangsawan yang seperti serangga korup ini.Dia sendiri

sudah mampu menghapus semua bangsawan yang korup dan kotor di Chambord,jadi dia tidak

punya masalah melakukannya lagi di sini.

 

Setelah ini selesai,Fei kembali memikirkan pertanyaannya yang sebelumnya.

 

Raja merasa seperti dia menjadi lebih kalkulatif dan lebih kejam …… namun,sepertinya itu adalah

hal yang benar untuk dilakukan.Tidak mungkin dia bisa berperilaku seperti Prajurit Keadilan Sosial

di benua yang diperintah oleh Hukum Rimba ini; itu lebih mustahil daripada komunisme di Bumi.

 

Saat Fei memikirkan hal ini,suara-suara keras tiba-tiba terdengar dari kejauhan.Lalu,teriakan

terdengar.Tanah juga mulai bergetar seolah-olah banyak gajah yang lepas.

 

“Ding! Ding! Ding! ”

 

Lonceng peringatan di dua gerbang kota berbunyi,dan suara peringatan yang cepat dan tajam

bergema di kota.

 

“Kita dikepung! Shevchenko,Cech,Pierce,Drogba,Huerk! Kanort! Kalian berenam pergi ke gerbang

timur! Saint Seiyas! Ikuti aku ke gerbang barat!”

 

Fei berteriak ketika dia berlari menuju gerbang barat kota; gerbang itu menghadapi tekanan yang

paling besar.

 

Para prajurit mulai bergerak.Mereka semua bergegas menuju lokasi yang ditugaskan,dan mesin

militer mulai bereaksi secara terorganisir.Semua warga sipil menatap sosok gagah di langit dengan

kagum.Prajurit itu adalah tempat harapan mereka bergantung! Dia seperti pilar; selama dia ada di

sana,sepertinya Dual-Flags City akan selamat dari pengepungan ini!

 

“Walikota dan para bangsawan dengarkan! Sebagai Komandan No.1 Zona Pertempuran dan

Komandan Legiun [Wolf Teeth Legion],aku memerintahkan kalian semua menjadi prajurit pribadi

ke tembok pertahanan dan membantu pertahanan dalam 10 menit! Siapa pun yang tidak mematuhi

perintahku akan dieksekusi termasuk seluruh keluarga mereka!”

 

Suara nyaring Fei terdengar seperti gemuruh guntur.

 

Semua orang di kota mendengarnya,dan mereka semua melihat ke arahnya dengan kaget.

 

Fei sampai ke gerbang barat dalam beberapa detik.

 

Setelah dia memperhatikan musuh dengan baik,dia cukup terkejut.Karena brigade [Wolf Teeth

Legiun] tiba di sini,hanya sekitar dua jam berlalu.Namun,sepertinya penguatan Jax juga sudah

datang di sini; ada sekitar 70.000 hingga 80.000 musuh saat ini.

 

Gerbang barat Dual-Flags City menghadap wilayah Jax,dan itu mendapatkan tekanan paling besar.

 

Saat ini,Formasi Pedang dan Perisai yang memiliki sekitar 7.000 tentara bergerak menuju gerbang

barat Kota Dual-Flags.Semua prajurit Jax bergerak serentak saat mereka bergerak maju perlahan

dan mantap.

 

Boom! Boom! Boom! Boom!……

 

Mereka memukul perisai mereka dengan pedang mereka,dan suara tabrakan logam yang keras

membuat para prajurit Zenit cemas.Selain itu,cahaya yang memantul dari pedang Jax memberi

para prajurit Zenit tekanan yang kuat.

 

Tidak terlalu jauh,ada juga tentara Jax yang memindahkan tangga pengepungan,[Siege Dragon Birds],

dan ketapel besar menuju Dual-Flags City; ini adalah mesin yang menakutkan yang akan membuat

kerusakan nyata pada Dual-Flags City.

 

Tap! Tap! Tap!

 

Serangkaian langkah kaki terdengar,dan tim Saint Seiyas segera tiba di sisi barat tembok pertahanan.

 

Fei melihat ke belakang dan melihat 30 Saint Seiyas; sisa brigade mengikuti Shevchenko ke gerbang

timur.

 

Ada sekitar 10.000 tentara Zenit di sisi barat tembok pertahanan; setelah sekitar dua jam istirahat,

mereka dalam kondisi yang lebih baik.Dengan darah di tubuh mereka,mereka memegang senjata

mereka dengan erat dan menunggu pertempuran yang akan datang.

 

Beberapa komandan prajurit ini lalu dengan cepat berjalan ke Fei.

 

“Senang bertemu denganmu,Komandan Kepala!” Para komandan ini memberi hormat kepada Fei.

Meskipun Ribry masih terluka parah dan beristirahat di kamp,komandan ini masih tahu siapa Fei.

 

“Un,senang bertemu kalian semua.Mari kita bertarung bersama!” Fei mengangguk dan mulai

membuat serangkaian perintah.

 

Ketika dia melihat ke atas,dia melihat sosok yang pernah ia lihat di bukit yang merupakan pusat

komando untuk Jax.

 

Pangeran Fairenton dari Jax adalah seorang pejuang yang berbakat.Dia angkuh dan dingin,dan dia

bisa menenangkan dirinya setelah kalah dan mendapatkan kembali kepercayaan dirinya.Begitulah

cara dia bisa melakukan serangan putaran kedua begitu cepat.

 

Seolah dia merasakan tatapan dari dinding pertahanan,pangeran yang angkuh ini melihat ke arah

Fei.

 

Dia juga melihat orang yang mengalahkannya dengan satu serangan.

 

Setelah hening sejenak,pangeran ini melambaikan tangannya.

 

“Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh! Bunuh!”

 

Setelah mendengar perintah itu,puluhan ribu tentara Jax berteriak dan bergerak maju.Formasi

Pedang and Perisai lalu berhenti 10 meter dari jangkauan serangan pemanah Zenit,dan 20 katapel

besar yang tingginya 10 meter ditempatkan di belakang formasi ini.Masing-masing ketapel tampak

seperti binatang buas besar,dan para prajurit yang mengoperasikannya tampak seperti semut.

 

Fei telah mempelajari ketapel ini sebelumnya.

 

Teknologi di benua ini cukup maju; dan para pengrajin sudah dapat membuat bagian-bagian seperti

roda gigi,bantalan,dan pegas.Ketapel ini memanfaatkan teknologi ini dan dibangun dengan bahan

tingkat atas yang diambil dari mayat Demon Beast,dan mereka mampu melemparkan potongan

batu besar lebih dari 1.000 meter jauhnya.

 

Di bawah komando,para prajurit Jax sudah meletakkan batu besar ke ketapel dan bersiap untuk

menembak; prajurit-prajurit ini pasti dikaruniai kekuatan super-manusiawi atau seorang Pejuang

Tingkat Bintang karena bisa memindahkan batu-batu besar itu.

 

“Tuan,haruskah kita menginisialisasi Array Sihir [Earth’s Protection]?” Tanya seorang komandan.

 

Fei sudah tahu para komandan ini setia dan telah mengikuti Ribry untuk waktu yang lama hingga

sekarang.Dan komandan yang mengajukan pertanyaan kepada Fei barusan bernama Fernando

Gago; dia berusia 20-an,tapi dia benar-benar berani.Dia memiliki kekuatan Bintang Tiga,dan dia

banyak terluka di pengepungan sebelumnya.Salah satu lengannya hampir terpotong,tetapi dia

masih memutuskan untuk bertarung di dinding pertahanan setelah luka dalam di tubuhnya dibalut.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *