Hail the King Ch 0341 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 341 : Rahasia Shevchenko

 

Dalam surat yang diterima Fei dari [Letter Office],dikatakan jika Gereja Suci sedang melakukan

penyelidikan terhadapnya,walau itu tidak sedetail surat Paris.Lagipula,[Letter Office] baru didirikan

belum lama ini,dan tidak bisa bersaing dengan jaringan intelijen yang dimiliki Paris.Namun,kecuali

untuk gerakan Gereja Suci,surat itu juga menyebutkan berita tentang pasukan lain di Zenit.Sepertinya

kedua Chambordian ini memiliki pemahaman tentang kekuatan di permukaan dan dalam

kegelapan di Ibukota.

 

Fei harus mengakui bahwa baik Zolasc tua dan Modric kecil adalah pengumpul informasi yang

berbakat.Ia seperti benih yang baru saja mulai tumbuh,[Letter Office] memiliki potensi yang tidak

terbatas bersamanya.Dan Fei percaya diri dengan dua orang ini,dia tidak ingin segera melakukan

panen.Suatu hari,[Letter Office] mungkin akan menjadi agen intelijen yang berada di level

[Heavenly Search] dan [Earthly Inquiry]; kedua organisasi ini adalah agen intelijen tingkat atas

yang memiliki jaringan di seluruh benua.

 

Penampilan Fei yang tenang dan santai adalah kebohongan untuk mata-mata rahasia Gereja Suci

yang mengawasinya dalam gelap.

 

Bagaimanapun,Fei hanya tersangka potensial dalam kasus Necromancer.Sekali Gereja Suci tidak

bisa mengumpulkan bukti yang tepat untuk sementara waktu,mereka akan menarik kembali

mata-mata itu.

 

…..

 

Hari kedua.

 

Tahap Pengujian Pedang No.1.

 

Pertandingan final akan segera dimulai.

 

Puluhan ribu orang mengelilingi panggung.Kecuali untuk tempat peristirahatan kedua kerajaan dan

daerah VIP,di seluruh bagian sangat penuh dengan orang.Kerumunan begitu penuh hingga sulit

untuk memasukkan jarum disana.

 

Jika penglihatan mereka dihalangi oleh orang yang lebih tinggi,beberapa orang akan membawa

kursi sendiri untuk berdiri.Namun,orang-orang rakus yang membawa tangga mereka sendiri akan

dipukuli oleh orang lain yang terhalang oleh mereka.

 

Dalam waktu empat jam dari fajar hingga sekarang,ada banyak kasus di sana perkelahian terjadi

demi perebutan tempat menonton yang lebih baik.Dalam kasus-kasus ekstrem,beberapa tentara

dari Patroli Kekaisaran bahkan akan terkena dampaknya dan terluka.

 

Semua ini menunjukkan betapa populernya pertandingan final itu.

 

Alih-alih 10 mage kerajaan biasa,ada 20 mage kerajaan di sekitar panggung hari ini.Kecuali satu

mage yang lebih tua dan memiliki rambut putih dan janggut putih,19 mage kerajaan lain lebih

muda.Dengan jubah mage merah yang sebagiannya dilapisi emas,mereka berdiri sejauh 20 meter

dan terlihat sangat ingin tahu.Mereka juga tidak bisa menunggu pertandingan dimulai.

 

Orang-orang yang berpengaruh dan kepala pasukan besar seperti Dominguez,Tanasha,Paris,dan

Chrystal semuanya muncul di area VIP.

 

Terlepas dari kenyataan bahwa Tanasha dan Paris berusaha saling membunuh di Puncak Gunung

Timur di Chambord,mereka terlihat sangat akrab di depan umum.Mereka duduk sangat dekat satu

sama lain dan saling tersenyum.Dan kedua wanita cantik itu langsung menarik banyak perhatian

pria,tetapi beberapa bisa sedikit melihat “percikan” di antara mereka.

 

Di area Chambord,prajurit seperti Lampard semuanya muncul.Lebih dari selusin dari mereka

mengelilingi Ratu masa depan yang cantik untuk melindunginya,dan ini juga menarik banyak

perhatian.

 

Fei dan Shevchenko berdiri berhadapan di atas panggung.

 

Meski wasit mengumumkan awal pertandingan,tidak ada yang bergerak.Dibandingkan dengan

sorakan dan kegembiraan yang keras dari penonton,suasana di atas panggung relatif tenang.

 

“Pertama-tama aku harus berterima kasih atas ramuanmu.Kalau tidak,aku bahkan mungkin tidak

bisa berdiri,apalagi datang ke sini untuk bertanding” Dengan pedang hitamnya yang besar

menusuk ke celah di antara ubin batu,Shevchenko berkata dengan perisai kayu di punggungnya;

tubuh yang kuat dan senyumnya yang kuat memberi kesan yang baik pada Fei.

 

“Aku hanya ingin tahu seberapa kuat orang yang mengalahkan [One Sword] saja” Fei tersenyum.

 

Fei tahu bahwa ramuan yang ia kirim ke Shevchenko efektif,tetapi sebagian besar penyembuhan

dilakukan oleh para dokter dan mage yang berada di sisi Shevchenko.

 

Satu-satunya pertanyaan yang Fei miliki adalah bahwa Shevchenko tidak terlihat sama seperti yang

ia lihat di Divy Crystal.Baik aura dan penampilannya terasa sangat berbeda dari orang yang

direkam Robbin.

 

“Mengapa ada perbedaan seperti itu? Mungkinkah ia masih belum pulih sepenuhnya?”

 

Saat Fei bertanya-tanya,Shevchenko membungkuk padanya dengan sopan.Pangeran ini kemudian

melepas perisai kayu kuning dan meraih pedang hitam besar dengan cengkeramannya.

 

Whoosh!

 

Sesuatu lalu berubah.

 

Aura yang tak terlihat muncul,dan rasanya itu seperti api yang tak terlihat sedang terbakar.

 

Fei mengerutkan kening.Dia merasakan perubahan yang tidak bisa dijelaskan segera setelah

Shevchenko memegang pedangnya.

 

Itu rasanya seperti dia adalah orang yang berbeda saat ini.

 

“Fire Strike!”

 

Perubahan dari yang sederhana menjadi hebat itu hanya membutuhkan waktu sedetik.Setelah itu,

raungan marah yang keras yang bisa memecah gendang telinga orang berbunyi.Api merah tiba-tiba

muncul di pedang hitam saat mencoba menyerang Fei seperti meteor.

 

Tink!

 

Fei langsung memanggil sarung tangan logam yang memiliki kait dan menahan bilah pedang.

 

Dua kekuatan saling bertabrakan,dan suara ledakan keras terdengar dengan munculnya percikan

api yang cerah.Wajah dari 20 mage kerajaan di sekitar panggung memucat saat mereka dengan

cepat melemparkan Mantra.Para penonton yang duduk sangat dekat dengan panggung tidak

beruntung karena darah mengalir keluar dari telinga mereka.

 

Fei merasakan mati rasa di lengannya ketika energi api berlari ke lengannya melalui sarung tangan

logam,dan kekuatan itu membuatnya mundur selangkah.

 

Shevchenko,di sisi lain,mundur lima langkah.Dia menyangga pedang hitamnya di belakang

punggungnya untuk membantunya meringurangi sebagian kekuatan benturan,dan itu menciptakan

serangkaian percikan api sebelum dia akhirnya bisa menstabilkan tubuhnya.

 

“Kekuatan besar! Pangeran ini dikaruniai kekuatan fisik besar oleh para dewa!” Fei memahaminya.

 

Sepertinya Shevchenko berubah menjadi orang lain ketika perisai dan pedang masuk ke tangannya.

Aura yang mendominasi,mencekam,dan tragis yang dicatat dalam Divy Crystal akhirnya kembali

kepadanya.

 

“Rotate Drag Chop !!”

 

Saat Shevchenko berteriak,pedang hitam besarnya berubah menjadi tornado.Dengan bantuan

momentum pedang,dia melayang ke udara.Saat awan energi kelabu mengelilinginya,bilahnya

menghantam Fei seperti badai.

 

Tink! Tink! Tink!

 

Serangkaian suara benturan terdengar.Gelombang energi besar juga berdesir di udara,dan percikan

api itu seperti kembang api di malam hari.

 

Dalam momen singkat ini,tinju dan pedang setidaknya bertabrakan 100 kali.

 

Setelah itu,Fei dan Shevchenko memisahkan diri.

 

Fei mundur tiga langkah.

 

Shevchenko mundur delapan langkah.

 

Meskipun Shevchenko bernafas berat dan tampak sedikit tidak stabil,aura yang kuat di sekitarnya

semakin kuat dan kuat.Seperti binatang gila,dia langsung melompat kembali ke Fei dengan

kecepatan yang lebih cepat begitu dia menstabilkan tubuhnya.

 

“Horizontal Chop!”

 

Dengan kegilaan,pedang hitam itu memotong secara horizontal ke bawah dan menarik satu garis

di udara.Meskipun sederhana,itu mengandung banyak energi; rasanya seperti akan memotong

bumi menjadi dua.

 

“Hahaha,bagus!”

 

Walau lawan Fei ini tidak membuatnya menggunakan kekuatan fisik murninya.Meskipun ia tidak

perlu melepaskan semua kekuatannya,pertempuran secara langsung,dan agresif seperti ini

membuatnya merasa sangat energik.Tanpa menghindar,dia bergerak ke atas dan langsung

memukul pedang dengan menggunakan kedua tangannya.

 

Dalam beberapa hari terakhir,kekuatan Fei telah meningkat dengan cepat dan mantap.Setelah

membunuh banyak monster tadi malam,Karakter Barbariannya sekarang level 80; itu setara

dengan bintang sembilan kelas menengah.Dan karena dia jauh lebih kuat dari Shevchenko,Fei

tidak kesulitan menghadapi serangan ini; hanya telapak tangannya saja terasa sedikit mati rasa

sesudahnya.

 

“Buka!!!!!!!!”

 

Shevchenko yang dalam keadaan gila terus berteriak.Matanya menjadi merah,dan urat-urat di

tangannya yang memegang pedang membesar seperti akar pohon; jelas bahwa dia menggunakan

semua kekuatannya.

 

Namun,dia tidak bisa menarik kembali pedang yang ada di antara tinju Fei.

 

Fei menggelengkan kepalanya dengan ringan.

 

Setelah dia bertarung dengan Shevchenko,dia merasa seperti kekalahan [One Sword] bukan karenanya.

Meskipun Shevchenko mampu mengancam jenius pedang itu dengan kekuatannya,ini hampir tidak

mungkin baginya untuk mengalahkan [One Sword].Sayang sekali bahwa [One Sword] sangat

berkinerja buruk di semi final dan perlahan-lahan dimiringkan oleh Shevchenko.

 

Mengapa [One Sword] seperti itu? Itu adalah sebuah misteri!

 

Saat ini,Fei menemukan rahasia lain tentang Shevchenko.

 

Ketika Shevchenko terlibat dalam pertempuran,ia akan memasuki keadaan gila; itu mirip dengan

teori kepribadian ganda dalam kehidupan Fei sebelumnya – seseorang akan langsung menggunakan

kepribadian lain ketika dia bertemu dengan beberapa orang atau beberapa hal.

 

Adapun Shevchenko,dia adalah pria yang cerdas dan disukai dalam keadaan normal,tetapi dia akan

memasuki keadaan gila ketika dia membawa perisai kayu dan pedang hitam.

 

Dalam kondisi ini,Shevchenko akan sama konsistennya dengan robot,dan dia akan menjadi lebih

kuat saat pertempuran semakin lama terjadi.

 

Tink!

 

Fei mengibaskan tinjunya,dan kekuatan bintang Sembilannya dengan cepat dilepaskan kemudian

ditahan.

 

Buzz! Buzz!

 

Di bawah jumlah kekuatan yang gila ini,pedang hitam itu terbang keluar dari tangan Shevchenko

seolah-olah terkena petir,dan tubuh pedang yang tebal itu berdengung ketika bergetar dengan

cepat di udara.

 

Ketika jatuh kembali dan menabrak panggung,seluruh panggung bergetar keras seolah-olah

gunung jatuh di atasnya.

 

Dan semua orang terkejut dengan ini.

 

Apa yang terjadi selanjutnya membuktikan teori Fei.Tanpa pedang hitam di tangannya,api merah

yang menakutkan di mata Shevchenko menghilang,dan ekspresinya berubah menjadi bingung

dan lalu cerah.Pria yang cerdas dan menyenangkan itu kembali!

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *