Hail the King Ch 0328 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 328 : Sangat Beruntung

 

Pertempuran terjadi dengan sangat intens.

 

Fei pada awalnya menggunakan Mode Assassin.

 

Namun,Assassin-nya hanya level 66 yang setara dengan prajurit bintang tujuh.Setelah menggabungkan

teknik khusus Karakter Assassin,Fei mampu membunuh Prajurit Bintang Delapan dan Bintang

Sembilan.Meskipun Fei bisa sangat dekat dengan Balesi sebelumnya,ia masih terlacak oleh

lawannya.

 

Dia seharusnya masih bisa mendapatkan keuntungan,tapi perbedaan besar dalam kekuatan mereka

membuat Fei kehilangan itu.

 

Setelah dia terjatuh ke gunung,Fei menyadari bahwa Karakter Assassinnya terlalu lemah untuk

melukai Elite Kelas-Bulan.Karena itu,ia beralih ke Karakter Amazon-nya.

 

Pejuang Amazon berspesialisasi dalam berbagai bidang termasuk memanah dan melempar tombak.

Karakter ini bagus dalam serangan jarak jauh dan juga sihir.

 

Fei juga telah melakukan persiapan yang tepat malam sebelumnya untuk ini.

 

Dia berlatih keras di Dunia Diablo,dan dia menggunakan poin EXP yang dikumpulkan dan sumber

dayanya untuk meningkatkan level Karakter Amazon ke level 68.Kemudian,dia membeli banyak

[Rare Item Level 6] untuk sangat meningkatkan kemampuan tempur Karakter Amazon.

 

Faktanya,Karakter Amazon Fei memang memberi tekanan kepada Balesi,yang mana jauh lebih kuat

darinya.

 

Fei menggunakan serangkaian skill Amazon seperti [Power Strike], [Lighting Bolt] dan [Exploding

Arrow].Bahkan ketika menghadapi Teknik Kelas-Bulan Balesi [Holy Dragon Lance Shower],Fei masih

bisa menggunakan skill [Decoy] untuk menyebarkan tombak naga,dan dia bisa menggunakan

[Avoid] dan [Evade] untuk menghindari serangan membunuh dari Elite Kelas-Bulan.

 

Sayangnya,celah kekuatan diantara mereka terlalu besar.

 

Satu-satunya kesalahan yang dibuat Fei adalah tidak mengharapkan jika Balesi adalah Elite Kelas-

Bulan.

 

Pada akhirnya,Fei harus menggunakan perisai yang merupakan item Langka level 6 yang memberi

pertahanan 90+,tapi dia tetap saja ditekan ke tanah oleh serangan Balesi walau menggunakan itu.

 

Karena itu,Fei harus menggunakan kartu trufnya – Necromancer.

 

Ketika Balesi berlari ke dalam lubang dengan dua sayap yang dibentuk oleh Kekuatan Suci,Fei

sudah menunggunya.Segera setelah mereka saling bertarung,Fei menggunakan salah satu kutukan

khusus,[Terror].

 

[Terror] mirip dengan [Howl] Barbarian.Skill ini bisa memaksa lawan yang kuat untuk merasakan

ketakutan selama beberapa detik dan menurunkan kecepatan reaksi mereka.

 

Saat menghadapi Elite Kelas Bulan seperti Balesi,[Tereor] Fei tidak bisa membuatnya merasa takut.

Namun,kecepatan reaksi Balesi tetap menurun karena itu.

 

Kemudian,Fei dengan cepat melemparkan dua kutukan lagi – [Dim Vision] dan [Lower Resist].

 

Dua kutukan ini membuat Balesi kesulitan melihat sekelilingnya dan menurunkan kemampuan

bertahannya.

 

Segera setelah Balesi akan pulih dari [Tereor],Fei dengan cepat melemparkan kutukan [Confuse].

 

[Confuse] membuat Balesi mengucapkan mantra acak dan menurunkan waktu reaksinya juga.

 

Kemudian,Fei menggunakan semua trik kecilnya yang kotor saat itu.

 

Dia memanfaatkan fakta bahwa skill di Dunia Diablo tidak memiliki cooldown.Sebelum Mananya

habis,ia melemparkan serangkaian kutukan ke Balesi termasuk [Amplify Damage], [Iron Maiden],

[Life Tap], dan [Weaken].Dia menggunakan semua kutukan yang telah dia pelajari untuk menyerang

Bales.

 

Kekuatan Necromancer disebut [Death Energy] di Dunia Diablo,dan itu disebut [Undead Power] di

Benua Azeroth.Bahkan,[Death Energy] dari Dunia Diablo merupakan energi yang paling murni di

Benua Azeroth,dan itu adalah counter alami dari [Kekuatan Suci].Kecuali jika itu adalah [Kekuatan

Suci Dewa],Kekuatan Suci emas milik [Anak Favorit Dewa] bahkan tidak akan semurni kekuatan

Necromancer Fei.

 

Dengan efek balasan ini,Fei akan selalu dintungkan.

 

Dan inilah alasan mengapa Fei akhirnya bisa membalikkan keadaan.

 

Setelah Balesi merasakan serangkaian kutukan,dia akhirnya tahu dengan siapa dia berhadapan

dan mengerti energi dingin apa yang ada di dalam tubuhnya.Dia menjerit karena marah dan takut

ketika dia merasakan penurunan dramatis dalam kondisinya.

 

Teriakan ini adalah teriakan yang Kaka dan yang lainnya dengar di tanah.

 

Menggunakan kesempatan ini,Fei menenggak sebotol [Mana Potion] dan memanggil [Bone Armor]

untuk mulai menyerang.

 

Dia lalu memilih salah satu dari Racun dan Mantra Tulang – [Bones Spears].Mantra ini memiliki

kekuatan penetrasi yang kuat dan memberikan banyak kerusakan.Balesi yang dikutuk dan dalam

kondisi mengerikan tidak lagi berada di level Elite Kelas-Bulan.Dia melarikan diri dari lubang itu,

itu untuk menghindari serangan dari enam Bone Spears.

 

Semua yang terjadi sesudahnya bisa dilihat oleh orang lain.

 

Balesi yang berada dalam kondisi mengerikan ditusuk oleh Bone Spears melalui dada kirinya,dan

dia langsung pingsan.

 

Fei benar-benar beruntung memenangkan pertarungan itu.

 

Jika bukan karena counter alami [Death Energy],Fei tidak akan menang dengan mudah melawan

Balesi.Jika Fei harus menghadapi Elit Kelas Bulan lainnya yang tidak berasal dari Gereja Suci,dia

mungkin mendapat peluang jika dia menggunakan Mode Barbarian.

 

Beruntung bagi Fei bahwa jantung Balesi meledak.Bahkan jika para dewa menunjukkan belas kasihan,

dia tidak bisa diselamatkan.

 

Kematian Balesi berarti bahwa rencana Fei tercapai.

 

Fei telah menghitung setiap langkah dan menggunakan [Town Portal Scroll] untuk tidak menjadi

tersangka.Karena tidak ada seorang pun di Zenit yang pernah mendengar tentang item yang mirip

dengan [Town Portal Scroll] ini.Bahkan jika kekaisaran yang lebih besar memiliki barang-barang

serupa,mereka sulit digunakan; mereka tidak bisa diam-diam digunakan seperti [Town Scroll Portal].

Dengan jarak 250 kilometer antara Fei dan lokasi pembunuhan,bahkan Elite Bulan-Kelas harus

terbang setidaknya dua jam menggunakan kekuatan penuh.Jadi,selama Fei menunjukkan dirinya di

depan semua orang dari semua kerajaan yang berafiliasi,dia tidak bisa menjadi tersangka.

 

Tentu saja,mengambil risiko besar seperti itu tidak sejalan dengan prinsip Fei yaitu “diam dan

menjadi kaya”.

 

Tetapi bagi Fei,risiko ini sepadan,dan ia tidak akan menyesalinya.

 

Jika dia diberi kesempatan,dia masih akan menghancurkan jantung Balesi.

 

Ketika pendeta tua itu meminta Angela untuk bergabung dengan Kuil Paduan Suara,jantung Fei

berdetak kencang.Dia merasa sesuatu yang lebih penting daripada hidupnya sendiri sedang dilucuti

darinya,dan niat membunuh yang tak terkendali itu memenuhi pikirannya secara instan.

 

Fei tidak ingin mengalami perasaan itu lagi.

 

Setelah memikirkan kembali seluruh proses dan memastikan bahwa tidak ada jejak yang tertinggal

atau celah dalam rencananya,dia membuka tirai tenda pusat dan berjalan keluar dengan senyum

lebar di wajahnya.Dia ingin menikmati sinar matahari pagi yang cerah.

 

Di area perkemahan,semua orang melihat penampilan raja Chambord.

 

……

 

Terompet yang dalam dan nyaring terdengar lagi di tengah area kamp.

 

Di bawah tatapan 50.000 hingga 60.000 orang,7 master teratas muncul di panggung untuk

mengambil undian yang menentukan lawan mereka.7 master teratas adalah [Sky Covering Fist] –

Raja Chambord,[Goddess of Archery] – Elena,[One Sword],[Wind Thunder Stuff] – Kanort,[Silver

Armored Vicious Sword],[No.1 Goddess] – Putri Sihir Cindy,dan Shevchenko [Lucky Prince] yang

istimewa itu.

 

Semua orang diam saat ini.

 

Mereka semua ingin tahu master mana yang akan dipasangkan.

 

Seiring waktu berlalu,nama-nama muncul di layar kristal sihir di sebelah kanan panggung.

 

[Sky Covering Fist] – raja Chambord VS [No.1 Goddess] – Cindy.

 

[Goddess of Archery] – Elena VS [Wind Thunder Staff] – Kanort.

 

[One Sword] yang merendah VS [Silver Armored Vicious Sword] yang sangat sombong.

 

[Lucky Prince] Shevchenko …… masih melanjutkan ke babak berikutnya tanpa lawan.

 

……

 

Suara terengah-engah terdengar seperti tornado.Selain mengekspresikan kegembiraan mereka

untuk tiga pertempuran hari itu,mereka juga mempertanyakan keberuntungan pangeran itu.

Keberuntungannya nyata,dan keberuntungan itu terlalu langka! Mungkinkah Pangeran Shevchenko

ini adalah putra Dewi Takdir atau putra Dewa Perang? Dia adalah satu-satunya yang tidak perlu

bertarung dalam tiga putaran terakhir untuk masuk ke daftar 4 besar.

 

Bahkan Fei sedikit ingin tahu tentang pangeran bernama Shevchenko ini.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *