Hail the King Ch 0313 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 313 : Meningkatkan Kekuatan

 

Saat itu matahari terbenam di Dunia Diablo.

 

Matahari semerah darah saat berada di cakrawala.

 

Dan pagar tinggi di sekitar [Rogue Encampment] seperti dinding pertahanan Chambord.Mereka

mengitari daerah yang sangat luas untuk melindungi orang-orang di Dunia Diablo dari serangan

iblis dan monster.Namun,raungan dan jeritan iblis dan monster di luar kamp masih saja bergema.

 

Fei dan Elena pergi ke [Kurast Docks] melalui portal dan melakukan Quest selanjutnya [The

Blackened Temple]

 

Quest ini mengharuskan Fei untuk pergi ke [Travincal],kuil suci yang telah jatuh ke sisi kegelapan,

dan membunuh anggota Dewan Tinggi.Setelah itu,Fei akan menemukan Compelling Orb.Dengan

menggunakan item [Khalim’s Will] yang Fei dapatkan dari Quest sebelumnya,dia akan dapat

memecahkan Compelling Orb dan membuka pintu masuk ke [Durance of Hate].Itu adalah tempat

di mana bos terakhir dari Map ketiga [Mephisto] tinggal.

 

Karena portal ke [Travincal] tidak diaktifkan,Fei dan Elena harus berjalan.Dan setelah mereka

membunuh monster di sepanjang jalan,mereka akhirnya mencapai [Travincal] setelah dua jam.

 

Ada banyak struktur seperti candi kuno disini.

 

Setiap struktur tunggal tampak misterius dan luar biasa.Mereka semua terbuat dari balok-balok

batu besar,dan pola dan simbol yang halus diukir di seluruh dinding dan pilar.

 

Semua kuil dibangun dalam pola khusus,dan mereka memberikan sensasi kuno.

 

Ini adalah tempat-tempat di mana penduduk Dunia Diablo menyembah para dewa.Tetapi setelah

korosi jangka panjang dari kekuatan jahat,semua hamba dewa yang asli telah jatuh.Dan mereka

berubah menjadi monster dan iblis,kuil-kuil yang saleh juga diselimuti energi kegelapan dan kematian.

 

Begitu Fei dan Elena menginjakkan kaki di [Travincal],mereka diserang secara agresif oleh monster.

 

Ada banyak [Zakarum Zelot].Mereka adalah penjaga kuil yang kehilangan kesadaran,dan satu-satunya

hal yang ada di pikiran mereka adalah membunuh.Selain itu,ada [Council Member] yang merupakan

anggota dewan kuil yang jatuh.Tubuh mereka ditutupi oleh sisik yang keras,dan sisik ini setajam

pisau.

 

Tentu saja,musuh yang paling kuat di [Travincal] adalah [Ismail Vilehand],[Geleb Flamefinger], dan

[Toorc Icefist].Mereka bertiga awalnya anggota dewan eksekutif,dan mereka telah jatuh menjadi

monster tingkat bos saat ini.

 

Dari pengetahuan game Fei di kehidupan sebelumnya,monster ini sangat kuat.Ketika dia memainkan

Diablo di kehidupan sebelumnya,dia akan selalu mati beberapa kali dan tentara bayarannya akan

selalu mati juga ketika dia memasuki [Travincal].

 

Dengan pengetahuan ini,Fei menjadi ekstra hati-hati.Segera setelah dia masuk ke satu kuil,dia

menggunakan [Town Portal Scroll] untuk membuat portal.Jika semuanya menjadi buruk,dia akan

menggendong Elena di punggungnya dan melarikan diri secepat mungkin menggunakan ini.

 

Setelah melihat betapa hati-hatinya Fei,Elena juga meningkatkan penjagaannya.

 

Tetapi setelah 20 menit,kehati-hatian Elena berubah menjadi kejutan.

 

Ekspresi kaget namun bijaksana juga muncul di wajah Fei.

 

Siapa yang bisa menduga bahwa monster yang menurut Fei adalah ancaman besar tidak menimbulkan

masalah sama sekali?

 

Situasi stres dan berbahaya di kepala Fei tidak terjadi.Sebaliknya,situasi aneh muncul.Bahkan jika

Fei tidak melakukan apa-apa,Elena sendiri bisa dengan mudah membunuh semua monster.Tiga bos

yang Fei khawatirkan sangatlah lemah.Elena menggunakan tiga panahnya,dan ketiga bos itu mati

ketika tubuh mereka membeku menjadi es dan berubah menjadi awan debu es.

 

Dan perjalanan [Travincal] ini membuat Fei menyadari satu hal yang sudah lama dia abaikan.

 

Peningkatan kekuatannya sendiri telah melampaui peningkatan Barbarian yang dirancang di Dunia

Diablo.

 

Karena pelatihannya di dunia nyata,peningkatan kekuatannya telah memiringkan keseimbangan

asli Dunia Diablo.Monster-monster yang menjadi ancaman bagi Fei sebelumnya dalam game tidak

lagi menjadi ancaman baginya.

 

Terutama setelah pria misterius itu mengajarinya dasar-dasar menjadi seorang prajurit,setelah itu,

Fei mampu memberikan lebih banyak kerusakan dengan menggunakan teknik yang sama dibandingkan

sebelumnya.Dengan kata lain,Barbarian level 65 Fei jauh lebih kuat daripada Barbarian level 65

normal di Dunia Diablo.

 

Orang yang juga merusak keseimbangan adalah Elena.

 

Dibandingkan dengan tentara bayaran membosankan yang dimiliki Fei dalam permainan sebelumnya,

Elena benar-benar berbeda.Dia berada di jalur kultivasi yang Fei tidak pernah sadari.

 

Setelah mengaktifkan Bloodline kedua sebagai Paladin,Elena yang sekarang memiliki kekuatan

Paladin dan empat panah elemen yang jauh lebih kuat dari yang dibayangkan Fei.Dia tidak lagi

seperti tentara bayaran yang membosankan dalam game Diablo asli yang hanya bisa bertindak

seperti perisai daging dan umpan; dia telah menjadi partner Fei.

 

Sejujurnya,Fei bahkan curiga bahwa Elena memiliki kekuatan membunuh beberapa bos di Map

ketiga sendirian.

 

Pembantaian berlanjut setelah para bos di [Travincal] terbunuh.

 

Dalam empat jam berikutnya,mereka berdua membunuh banyak monster.EXP Barbarian meroket.

Dan sebelum batas waktu berakhir,Fei sudah mencapai level 70.

 

Juga,lima Quest pertama di Map ketiga juga selesai.

 

Quest keempat,[Lam Esen’s Tome] tidak butuh waktu lama.Fei hanya harus menemukan buku kuno

yang diperlukan untuk Quest di [Kurast Causeway] dan mengembalikannya ke NPC.Dia menerima

lima poin atribut sebagai hadiah.

 

Elena sekarang level 67.

 

Di bawah rekomendasi Fei,tentara bayaran yang cantik tidak meningkatkan kemampuan serangannya.

Sebaliknya,dia memberikan sebagian besar poin atribut baru ke garis keturunan keduanya.Fokus

pada Paladin memberinya lebih banyak pertahanan dan kemampuan penyembuhan yang lebih baik.

Karena kemampuan serangannya tidak banyak berubah,peringkatnya di Benua Azeroth masih

sekitar bintang tujuh tingkat rendah.

 

Fei meninggalkan Duna Diablo sebelum batas waktu berakhir.

 

Elena tetap tinggal di [Rogue Encampment].

 

Meskipun kekuatan spiritual Fei telah meningkat banyak dan dia bisa tinggal di Dunia Diablo dan

membiarkan orang-orang Dunia Diablo tinggal di dunia nyata selama lima jam sehari,Elena tidak

boleh menggunakan waktu lima jam itu sekarang.Masih ada pertandingan peringkat kerajaan,dan

dia harus menghabiskan waktunya di sana nanti.

 

……

 

……

 

Ketika matahari baru saja muncul di dunia nyata,Putri mengucapkan selamat tinggal kepada Fei

dan Angela dan kembali ke St. Petersburg di bawah perlindungan Ziene dan para pengawalnya

yang kuat.

 

Dibandingkan dengan penampilan anggota kerajaan kemarin,Putri pergi dengan sikap rendah.

Banyak orang tidak memperhatikan Tanasha dan berpikir bahwa dia masih tidur di tenda pusat

Chambord.Walau banyak orang melihat Putri Zenit memasuki tenda pusat di perkemahan

Chambord tadi malam.

 

Waktu berlalu dengan cepat.

 

Matahari terus bergerak ke atas langit.

 

Ketika sinar matahari pagi menyinari area perkemahan di samping Pegunungan Moro,semuanya

terbangun dan mengembalikan vitalitas mereka.Area kamp mulai menjadi berisik,dan “kabut” putih

yang keluar dari mulut orang-orang dan kuda-kuda menyingkirkan sebagian dinginnya musim dingin.

 

Fei pergi ke tenda Robbin pada waktu yang telah dijadwalkan sebelumnya.Dia berencana untuk

merawat kaki ayah Robbin setiap hari.Tetapi ketika Fei sampai di sana,Robbin tidak ada.Setelah

bertanya pada Aryang,ayah Robbin,Fei mengetahui bahwa Robbin ada di tenda Inzagi sepanjang

malam.Robbin tidak merasa senang melukai Inzagi di panggung kemarin,dan dia merasa lebih

bersalah setelah dia mulai melayani di bawah Fei.Karena itu,Robbin pergi untuk merawat Inzagi

daripada ayahnya sejak tadi malam.

 

Tindakan Robbin membuat Fei lebih menghargai dia.

 

Setelah Fei beralih ke Mode Paladin dan menggunakan kekuatan aura untuk menyembuhkan

beberapa otot kaki Aryang dan saluran energi lamanya,ia mendengar tawa keras dan kasar dari

luar.Itu terdengar seperti Pierce dan Drogba,tapi suara Robbin juga bercampur aduk di sana.

 

Fei merasa sedikit aneh.

 

Setelah Robbin melukai Inzagi,Pierce dan Drogba memusuhi dia.Keduanya bahkan tidak berbicara

dengan Robbin setelah pria ini bersumpah setia kepada Chambord.

 

“Kenapa mereka begitu ramah sekarang? Rasanya mereka seperti teman lama”

 

Saat Fei berpikir,Pierce dan Drogba berjalan ke tenda.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *