Hail the King Ch 0221 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 221 : Salib Api

 

Pria yang tiba-tiba muncul dan berdiri di sudut lantai enam ini bahkan tidak berusaha

menyembunyikan identitasnya.Dia mengenakan jubah hitam longgar dan ikat pinggang

cokelat yang terbuat dari kain kasar.Sosoknya biasa,dan rambut hitam panjangnya terurai

berkeliaran di bahunya.Dia terlihat seperti orang biasa dan tidak menyembunyikan wajahnya

seperti pembunuh lainnya.Dari yang Fei rasakan,pria ini terlihat sangat normal,sama seperti

orang kebanyakan.

 

Bahkan jika seseorang berjalan bertemu dengannya seribu kali,dia tidak akan meninggalkan

kesan yang berarti.

 

Pria ini entah bagaimana berdiri di sana,di aula utama,seolah-olah dia sudah berada di sana

sepanjang waktu dan Fei tidak memperhatikannya.

 

Fei meliriknya dan mengarahkan matanya ke senjata yang dipegang pria ini.

 

Pedang eksekusi!

 

Gagangnya adalah sebuah silinder tebal,dan ujung pedangnya dipenuhi oleh banyak paku besi

berkarat berwarna merah.Pedang itu panjangnya sekitar 1,6 meter,dan tidak memiliki ujung

yang runcing.Itu terlihat seperti lembaran logam besar persegi panjang hitam yang dipertajam

kedua sisinya saja,dan ada dua kait belakang yang ganas di bagian atas pedang.Pedang jenis ini

adalah yang terbaik untuk memotong,dan ini biasanya digunakan di Benua Azeroth Continent

untuk mengeksekusi penjahat.Pedang jenias ini adalah yang paling bahaya dan ganas.

 

Dan pedang seperti itu sedang diseret olehnya seolah-olah beratnya lebih dari seribu pound.

 

Fei mengira pria ini adalah seorang prajuirt ulung yang merupakan pendukung Paris pada awalnya.

Lagi pula,menyembunyikan wajah dan menggunakan senjata berat seperti itu tidaklah sesuai

dengan karakteristik seorang pembunuh.Tapi,Fei tahu jika dia salah ketika dia menatap mata pria

ini.

 

Itu adalah mata mati yang kejam yang hanya dimiliki binatang buas ketika melihat mangsanya.

 

Haus darah!

 

Tak berbelas kasihan!

 

Pria ini menatap Paris yang sedang bertempur.Fei merasakan bahwa pria ini meliriknya juga.

Tapi mungkin karena pria ini tidak merasakan energi prajurit darinya,pria ini berhenti

memperhatikannya Fei sesaat setelahnya.

 

Akhirnya,pria ini melangkah maju.

 

Pedangnya diseret,dan yang mengejutkan adalah bilah pedang dan lantai kayu menciptakan

dampak yang tidak teratur,seolah-olah pria ini sedang menyeret gunung dan bukan pedang.

 

Fei jelas merasakan bahwa kekuatan pria ini meningkat setiap kali dia mengambil langkah maju.

 

Setelah langkah kelima,pria ini sudah setara dengan prajurit bintang lima.

 

Pedang eksekusi yang penuh dengan noda darah tiba-tiba mulai berdengung dan membuat

serangkaian tangisan yang tajam.Tekanan membunuh yang tajam langsung memenuhi lantai

enam.Dan tiba-tiba pedang ini tampak seakan memiliki kehidupannya sendiri.Itu meraung,

menjerit,memohon ……. Untuk merasakan darah dan daging.

 

Paris yang sedang bertempur merasakan bahaya.

 

Energi prajurit hijaunya meledak,dan memaksa ketiga pembunuh untuk mundur.Kedua tangannya

mengeluarkan beberapa simbol mistik di udara saat dia berterika.Lalu,dua burung hijau terbang

keluar dari tubuhnya dan pekikan burung memenuhi ruangan kemudian.Itu membuat semua orang

merasa seperti mereka sedang ada di dalam hutan yang berusia lebih dari sepuluh ribu tahun,dan

gadis berambut pirang di depan mereka adalah dewi hutan.

 

Pada saat berikutnya,burung-burung hijau mengelilingi Paris dan menyerang dua pembunuh yang

mengenakan baju zirah dan topeng.Keduanya segera berubah menjadi kabut darah,dan pedang

Paris bergerak dan melesat melalui tenggorokan pembunuh terakhir seperti petir.

 

Pria yang menyeret pedang eksekusi tetap tenang.Wajahnya bahkan tidak berubah,seolah ketiga

pembunuh itu bukan teman dan hanya tiga babi bodoh dihadapannya.

 

Boom!

 

Dia tiba-tiba melangkah maju dan memegang gagang pedang dengan kedua tangannya saat dia

memotong ke bawah.

 

Saat pedang bergerak,kekuatan dahsyat meledak dari bilah pedang dan bergerak menuju Paris

yang berjarak sekitar lima meter darinya.Meskipun kekuatan ini tidak terlihat,kerusakan yang

diberikannya nyata.Seperti senjata yang kuat,lantai,meja,pilar,dan dinding …… semuanya dipotong

menjadi setengah dalam keheningan.

 

Teknik pertarungan yang kuat!

 

Ekspresi Paris berubah ketika energi prajurit hijau di sekelilingnya menyala lagi.Dia melambaikan

tangannya,dan burung-burung itu muncul lagi.Burung itu menangis saat melawan kekuatan yang

tak terlihat.Dalam sebuah ledakan,burung berakhir dirobek,tetapi kekuatan tak kasat mata itu

masih terus melesat maju seolah tidak ada yang bisa menghentikannya.

 

Puff!

 

“Wanita iblis” itu memuntahkan darah ketika tubuhnya terbang mundur di udara.

 

Energi prajurit yang melindungi tubuhnya langsung terkoyak juga.

 

Perbedaan di antara mereka terlalu besar.Paris bahkan tidak bisa menahan satu serangan pun

dari pria itu.

 

Pria itu berjalan lagi dan mengulangi gerakan yang sama.Dia mengayunkan pedangnya lagi,dan

kekuatan dahsyat melesat menuju Paris yang bahkan belum jatuh ke tanah.Pria ini tidak mau

membiarkannya hidup.

 

“Yang Mulia,jika Anda tidak bergerak,aku akan mati!” Pada saat kritis ini,Paris tidak gugup.

Senyum cerah muncul di wajahnya saat dia berbalik dan menatap Fei,melepaskan semua

pertahanannya.

 

Boom!

 

Tanda kepalan tangan transparan muncul dan menabrak kekuatan yang tak terlihat ini.

 

Crack!

 

Suara kaca yang pecah terdengar.Kekuatan tak terlihat itu dihancurkan,dan dampak sisa dari

tabrakan menciptakan angin besar di lantai enam.Dan seperti ada gempa bumi,semua dinding

runtuh,dan semua perabotan yang hancur dilemparkan keluar gedung.Banyak suara heran

terdengar di luar,dan semua perhatian pasukan semua kerajaan di lokasi perkemahan ditarik karena

itu.Cahaya bulan yang dingin bersinar di lantai enam,dan Fei sudah berada di depan Paris dan

menahan semua energi yang tak terlihat itu!

 

“Master?” Mata pria itu berkontraksi.

 

“Ya!” Fei mengangguk.

 

“Hebat,aku suka membunuh seorang Master” Senyum ganas muncul di wajah pria itu ketika dia

menjilat bibirnya dengan penuh semangat.

 

Kali ini,dia secara perlahan mengangkat pedangnya,seperti orang beriman yang berbakti kepada

Tuhan.

 

Dia mengabaikan semua suara yang dibuat orang di luar gedung dan lain disekitarnya.Semua

konsentrasinya dipusatkan ke pedangnya,dan kemudian,kekuatan yang mengesankan muncul

darinya.Pedang eksekusi yang berkarat tiba-tiba bersinar seperti kristal mengkilap,dan bayangan

pedang perak yang panjangnya lebih dari 30 meter muncul di belakangnya.Itu melonjak ke langit

dan menembus atap bangunan.Seperti obor di malam hari,cahaya perak ini menarik banyak

perhatian.

 

“Hukuman dari Surga …… Mati!”

 

Pedang bayangan perak menebas Fei dan Paris tanpa ampun.Sebelum bilah menghantam mereka,

angin yang diciptakan oleh serangan sudah mengguncang bangunan seolah-olah bangunan itu

akan terbelah menjadi dua.

 

Pria ini,dia adalah prajurit bintang enam.

 

Ekspresi serius muncul di wajah Fei saat dia meraih ke udara.Setelah dua garis api merah muncul

entah dari mana,item Item Level 7,[Bul-Kathos ‘Children] sudah digenggam di tangannya.

 

Tink!

 

Buzz!

 

Kedua pedang [Bul-Kathos ’Sacred Charge] dan [Bul-Kathos’ Tribal Guardian] dibentuk menjadi

sebuah salib,dan Fei mempertahankan dirinya sendiri dan Paris dengan dua pedang di atas

kepalanya.

 

Level pertahanan ini terlihat lemah terhadap pedang bayangan yang panjangnya sekitar 30 meter.

 

Seakan itu adalah perjuangan terkahir yang bisa Fei lakukan.

 

Senyum lalu muncul di wajah pria itu.

 

Tapi segera,senyum ini membeku.

 

Pada saat berikutnya,nyala api merah membakar pedang,dan kedua nyala api ini tumbuh dalam

angin.Segera,kedua bilah itu berubah menjadi dua pedang api yang masing-masing panjangnya

10 meter.Seperti salib api,mereka menerangi langit malam.

 

Boom!

 

Pedang bayangan perak bertabrakan dengan salib api.

 

Bunga api dan energi prajurit berwarna-warni meledak di mana-mana,dan cahaya yang mencolok

membuat banyak orang menutup mata mereka secara tidak sadar.

 

Bangunan yang sedang berusaha yang terbaik untuk menahan dampak pertempuran ini akhirnya

menangis ketika seluruh bangunan runtuh.Gelombang energi dahsyat yang pancarkan ke daerah

sekitar dalam bentuk bola.Orang-orang yang berada di jangkauan itu terlempar ke langit,dan

semua struktur di sekitarnya runtuh dan hancur seolah-olah sebuah bom nuklir dijatuhkan di sana!

 

“Pergi!”

 

Fei melingkarkan lengannya di pinggang Paris saat dia melompat ke udara untuk melarikan diri

dari bangunan yang runtuh.

 

Aroma tubuh yang manis memasuki hidung Fei,dan sensasi halus dan lembut yang dirasakan

lengannya melalui jubah putih itu luar biasa.Godaan kecantikan ini sepenuhnya ditunjukkan pada

Fei saat ini.

 

Namun,bukan itu yang dipikirkan Fei.

 

Dia menggerakkan tinju kirinya lebih dari tiga puluh kali,dan tanda kepalan tangan transparan

terbentuk di udara.Akhirnya,tanda kepalan transparan yang berisi semua esensi kekuatan terbentuk,

dan terlihat hidup dan juga kuat.

 

“Sky Frost Fist …… One Strike One Kill!”

 

Saat Fei meraung,tanda kepalan tangan bergetar sedikit,dan kemudian perlahan-lahan bergerak

menuju sosok yang berlari menjauh di langit; tanda kepalannya tampak seperti meteor yang

diciptakan oleh dewa.

 

“AHHHHH”

 

Jeritan terdengar diikuti oleh kabut darah dan tulang terkelupas meledak di langit seperti kembang

api.

 

Pada saat ini,Fei dan Paris telah mendarat di tanah.

 

Para penjaga kekaisaran dengan cepat bergegas dan melindungi Paris setelahnya.

 

Whoosh!

 

Pedang eksekusi yang berkarat jatuh dari langit dan menusuk ke tanah di depan Fei dan Paris.

Setelah beberapa detik,itu terkelupas menjadi beberapa bagian logam ……

 

“Master,apakah kamu baik-baik saja?”

 

“Master,aku datang terlambat,tolong beri aku hukuman!”

 

“Lindungi,Nona Paris!”

 

Para penjaga kekaisaran semua berlutut di sekitar Paris saat mereka berteriak.Mereka bahkan

tidak berani bernapas.Bawahan terpenting Pangeran Dominguez hampir terbunuh,dan mereka

tidak tau itu.Jika Paris benar-benar terbunuh,mereka semua mungkin akan berubah menjadi budak

untuk menenangkan kemarahan pangeran kedua.

 

Tidak terlalu jauh dari mereka,ada banyak mayat.

 

Para pembunuh yang memakai baju besi dan topeng hampir semuanya terbunuh.Dan orang-orang

yang ditangkap hidup-hidup,semuanya bunuh diri,tanpa meninggalkan satupun jejak.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *