Hail the King Ch 0218 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 218 : Undangan dari Teman Lama

 

Pada waktu bersamaan.

 

Seribu meter di tepi sungai di samping perkemahan Chambord,di dalam sebuah kamp militer

raksasa yang besar,yang menempati hampir sepuluh kali lipat luas area yang diberikan untuk

pasukan Chambord.

 

Di dalam tenda raksasa itu,seseorang sedang duduk sendirian di atas lempengan batu yang ada

di tengah,dan dengan lembut menyeka pedang di tangannya.

 

Pedang itu biasa saja.

 

Tetapi pria ini dikelilingi oleh atmosfer yang tajam.

 

Aroma ini seperti pedang yang tak terhitung jumlahnya menyebar sekaligus.Napas mengerikan

yang tajam melonjak dan mencambuk,namun atmosfir seperti itu dikendalikan dengan sangat

baik hingga sepuluh meter di sekitar tubuhnya.Lengkungan yang kesepian namun menggairahkan

muncul di sisi mulutnya,seolah dia akhirnya menemukan sesuatu yang bisa membuatnya berhenti

untuk bermain.

 

“18 tahun,seorang pria yang mengalahkan Golden Knight Sutton.Hmph,dia layak untuk dijadikan

percobaan pedangku! ”

 

 

Waktu berlalu.

 

Dalam sekejap,matahari keemasan di sisi barat Pegunungan Moro hanya memiliki setengah

senyumnya yang tersisa.Langit berangsur-angsur menjadi lebih gelap,dan itu mengakhiri siang

hari,kamp-kamp setiap kerajaan menjadi berisik,dan segera,seluruh dataran mulai dipenuhi oleh

hiruk pikuk.

 

Setiap hari di malam hari,itu adalah momen paling berisik di setiap kemah.

 

Di antara 20 atau lebih kemah,selain prajurit elit dari kerajaan yang berpartisipasi,ada juga

karavan besar dan kecil dari masing-masing kerajaan,mereka adalah para pengrajin dan pedagang

asongan.Arms Drill juga merupakan kesempatan besar yang dipenuhi dengan peluang bisnis bagi

mereka.Mereka berkumpul di distrik yang khusus dibuka oleh Kekaisaran,dan ketika malam tiba,

mereka membuka usahanya.Tiba-tiba,suara-suara pedagang yang berteriak untuk menarik pembeli

keluar tanpa henti,aroma alkohol dan daging meluap,tawa dan kutukan meraung,dan seluruh distrik

dipenuhi oleh kebisingan dan kegembiraan.

 

“Jika kamu ingin membalas dendam,pertama kamu harus meningkatkan kekuatanmu sendiri.

Namun,selalu ada batas kekuatan dari setiap individu.Untuk membunuh Kulun di bawah pertahanan

Keluarga Tolemy,kau harus menjadi eksekutor yang berjalan dalam kegelapan,dan memiliki teknik

pembunuhan yang paling luar biasa.Kau harus terbiasa dengan setiap struktur dan fungsi setiap

bagian tubuhmu,dan belajar memahami psikologi semua jenis orang.Kau perlu belajar cara

menyembunyikan dan melindungi diri sendiri,cara merebut peluang,cara bertahan,cara memilih,

cara mengatur,cara membedakan kebenaran,cara membingungkan lawan,cara menggunakan

semua jenis senjata … Tentu saja,hal yang paling penting adalah,kau perlu belajar bagaimana

membuat hatimu menjadi lebih keras! ”

 

Di dalam kamp Chambord,Fei membimbing Inzagi dan keempat anak yatim yang selamat dari

pembantaian di Hot Spring Gates.

 

Empat nama anak yatim ini adalah Kawani,Michael-Irvine,Gonzalez,dan David.Ketika mereka

masih muda,mereka mengalami pengalaman mengasah hidup yang tak terbayangkan,dan

ditambah dengan tragedi yang baru saja terjadi.Setelah melihat orang-orang yang paling mereka

sayangi sekarat tepat di depan mata mereka,tingkat kematangan mental mereka jauh melebihi

orang biasa.Kebencian yang tak terlupakan membuat hati mereka sangat keras,bahkan memegang

pisau berdarah-pun,tidak akan membuat mereka ragu sedikitpun.Meskipun mereka tidak memiliki

bakat bawaan seperti Inzagi,mereka masih memiliki bakat untuk menjadi seorang pembunuh

karena apa yang telah mereka alami.Keempat anak yatim dan Inzagi sudah seperti saudara,dan

kesetiaan mereka terhadap Fei yang telah menyelamatkan hidup mereka dapat benar-benar

dijamin.Jadi,Fei telah memutuskan untuk melatih keempat anak yatim ini untuk menjadi pembunuh

seperti Inzagi,dan rencana di dalam pikirannya untuk mengembangkan prajurit bayangan akhirnya

bisa tercapai.Kelima pemuda ini akan menjadi kelompok pertama pembunuh Grim Reaper yang

akan dilatih Fei.

 

“Assassin adalah kekasih malam yang berkeliaran di bayang-bayang,mereka tidak memiliki gelar

yang menonjol,tetapi dapat mencapai prestasi yang hebat …”

 

Fei beralih ke [Mode Assassins],melepaskan energinya,dan membuat orang lain dapat dengan

jelas merasakan aroma yang tidak menentu,gelap dan eksotis.Ketika tubuhnya berkedip,dia sudah

berpindah 20 hingga 30 kali,dan setiap kali setelah dia berteleportasi,perasaan tajam yang dia

pancarkan tidak melemah sedikit pun.Ini adalah kondisi yang sangat ajaib,seseorang dapat dengan

jelas tahu bahwa ada Assassins yang menakutkan di sampingnya,tetapi setelah mereka sedikit tidak

sadar,mereka adakn melupakan keberadaannya.

 

“Sebelum mempraktikkan skill membunuhan,kalian perlu melatih energi dulu,dan juga meningkatkan

kepekaan tubuh terhadap perubahan di lingkungan”

 

Setelah membiarkan Inzagi dan empat orang lainnya merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang

pembunuh sungguhan,Fei memberikan gulungan teknik energi bintang satu yang sangat normal

dan manual pelatihan pembunuh yang ia ciptakan setelah merujuk pada tak terhitung banyaknya

gulungan skill membunuh dunia Diablo dan berkonsultasi dengan Akara,Cain,dan banyak lainnya,

ke Inzagi,dan menginstruksikan dia untuk merawat mereka dengan baik dan memimpin empat

saudara lainnya untuk bekerja keras untuk berlatih.

 

Keterampilan Fei semuanya berasal dari dunia Diablo.Dan itu menjadi sangat tidak realistis,untuk

membuat Inzagi dan yang lainnya mempelajari keterampilan ini segera,jadi dia hanya bisa

membiarkan kelima anak ini mengolah energi mereka terlebih dahulu,dan kemudian mengikuti

gulungan teknik energi yang diciptakan Fei untuk mempelajari skill membunuh.Sejujurnya,sampai

sekarang,tentang bagaimana melatih murid-murid ini untuk benar-benar menjadi pembunuh yang

menakutkan dan tak terkalahkan seperti yang dia bayangkan,Fei belum memiliki rencana yang

tepat,dan semuanya masih dalam proses coba-coba.

 

Setelah selesai membimbing muridnya,Fei memiliki waktu luang untuk memeriksa sekitar kamp.

 

Segera dia bisa merasakan suasana aneh di sekitarnya.Ada banyak niat permusuhan di antara

ketegangan itu,dan tentu saja ada beberapa orang yang ragu apakah mereka harus bergerak atau

tidak.Kamp Chambord tampaknya telah menjadi titik fokus yang menonjol di daerah itu,tetapi

Fei sendiri tampaknya tidak terlalu mempermasalahkan situasi ini,karena ia jauh lebih tertarik

pada lingkungan seperti pasar malam itu sendiri.Sebagai seorang otaku di kehidupan lampau yang

tidak sering keluar dari rumahnya,berkeliaran di warung pinggir jalan adalah salah satu dari sedikit

hobinya.Pasar malam di distrik kamp tidak hanya ramai tetapi juga eksotis.Banyak hal menarik

yang tidak dapat ditemukan di banyak tempat dapat ditemukan di sini,dan tidak diragukan lagi,

itu membangkitkan niat Fei untuk berjalan-jalan di pasar malam dengan gadisnya yang cantik.

 

Banyak orang berpikir bahwa setelah Raja Chambord menerima tantangan dari Seventh Execution

Knight – Blood Knight,bahkan jika dia tidak takut setengah mati,dia masih akan merasakan tekanan

yang memuncak,dan pergi untuk berlatih di tempat yang tenang.Namun,ketika mereka melihat

bagaimana Fei memandu tentaranya dalam pelatihan,dan kemudian dengan santai berjalan-jalan

di sekitar perkemahan,dan akhirnya juga memiliki niat untuk membawa orang-orangnya untuk

pergi memeriksa pasar malam,mereka tiba-tiba menjadi kesal dan tercengang.

 

Namun,rencana Fei tidak benar-benar menjadi kenyataan.

 

Ini karena tepat ketika dia menyuruh Oleg dan Torres untuk menyelesaikan mempersiapkan kereta

sihir dan hendak pergi menjemput Angela,Emma dan yang lainnya untuk keluar,tim ksatria perkasa

yang tinggi dan dibalut dalam baju besi mengilat tiba-tiba datang mendekat.Mereka mengganggu

kamp militer sampai-sampai ayam dan anjing terbang dan melompat ke mana-mana,tetapi tidak

ada yang berani membuka mulut mereka untuk mengutuk atau mengeluh,karena simbol beruang

berkepala dua yang terukir pada baju besi ksatria ini mengungkapkan identitas mereka sebagai

penjaga kerajaan,jadi bahkan jika itu adalah kerajaan tingkat-1,mereka masih tidak akan berani

menunjukkan rasa tidak hormat terhadap para ksatria yang mewakili martabat keluarga kerajaan

kekaisaran ini.

 

Ketika para ksatria tiba di Kamp Chambord,mereka tiba-tiba berhenti.Pria berotot jangkung yang

memimpin turun dari kuda,dan kemudian masuk ke Kamp Chambord sendiri setelah Bylaw Enforcement

Officer melaporkannya ke Fei.Kemudian,dia bertemu dengan Fei,setelah dia melihat dari atas ke

bawah untuk sementara waktu,dia memberikan sapaan singkat penuh hormat dan bertanya,

“Apakah Anda Yang Mulia Raja Chambord,Raja Alexander?”

 

“Itu aku”

 

“Tuan kami ingin mengundang Anda ke Wind-Speak Tavern di distrik perkemahan ini”

 

Fei sedikit berhenti sejenak dan bertanya,”Tuanmu? Siapa?”

 

Ksatria yang tinggi dan perkasa mengeluarkan kertas putih terlipat dan dengan hati-hati

mengirimkannya ke Fei,dan dia tersenyum dan berkata,”Yang Mulia akan tahu setelah melihat ini”

 

Fei membuka kertas itu,tetapi hanya melihat empat kata di surat itu –

 

“Undangan dari Teman Lama”

 

Teman lama mengundangku? Siapa sialan itu?

 

Fei agak bingung.Keempat kata ini benar-benar elegan,jelas merupakan tulisan tangan wanita.

Namun,di sekitar Kota Kekaisaran,dia tampaknya tidak memiliki teman wanita,mungkinkah itu

Putri Tanasha? Tiba-tiba,Fei mencium aroma wewangian yang dipancarkan dari kertas.Bau itu

asing tetapi tidak asing pada waktu yang bersamaan,beberapa ingatan yang belum lama ini

terjadi tiba-tiba muncul di benaknya.

 

Mungkinkah itu dia?

 

Dan kemudian Fei merasa jika itu bahkan menjadi lebih aneh lagi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *