Hail the King Ch 0214 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 214 : Jenius Muda,Bakat dari Lahir

 

Dalam hal kekuatan sebenarnya,meskipun Dillies memiliki reputasi sebagai prajurit nomor satu di

antara generasi muda di Hot Spring Gate,dia masih jauh dari Sutton.

 

Dillies hanya prajurit bintang lima tingkat rendah,dan ia hanya mampu menangani serangan

seorang prajurit bintang lima tingkat menengah ketika ia menggunakan teknik tempurnya

[Breath Beast King’s].Itu masih cukup jauh dari prajurit bintang lima tingkat atas.Ketika Fei

berhadapan dengan Sutton,dia terluka ketika dia menggunakan barang-barang set item tier 7-nya

[Bul-Kathos ‘Children]; tetapi ketika dia bertarung dengan Dillies,dia bahkan tidak membutuhkan

item set untuk mengalahkannya.Dia mampu mengalahkan Dillies dengan 30 kepalan.Dan Dillies

juga tidak mampu menangani serangan ini,dan itu menunjukkan perbedaan.

 

Namun,alasan mengapa Fei mengatakan “Kalian berdua hampir sama” bukanlah tentang kekuatan

individu mereka,tetapi lebih mengacu pada sikap arogan mereka dan bagaimana mereka memperlakukan

orang biasa.Kedua prajurit ini memiliki sikap menjengkelkan yang sama karena mereka berdua

berasal dari keluarga bangsawan,dan Fei membenci itu.

 

Namun,Dillies tidak mengerti apa yang Fei katakan.

 

Tidak masalah apakah itu tanda kepalan tangan transparan Fei,atau mantra [Inferno] yang Fei

prlihatkan saat dalam Mode Sorcerer,atau [Pray] yang Fei gunakan saat dalam Mode Paladin,

Dillies hanya bisa terkejut karenanya.Pada saat ini,prajurit nomor satu generasi muda di Hot

Spring Gates ini menjadi bingung.Dia tidak bisa mengatakan seberapa kuat Fei.Setelah ia

dikalahkan,status dan kekuatan Fei meroket di benaknya.Oleh karena itu,setelah Fei mengatakan

bahwa dia dan Sutton hampir sama,dia tidak merasa tertekan karena kalah,tetapi dia agak merasa

sedikit bahagia karenanya.

 

Seakan itu suatu kehormatan untuk bisa bertarung dengan raja Chambord.

 

Sungguh menarik bagaimana otak manusia bekerja.

 

Kabut hari ini sangat tebal.Yang bisa dilihat orang hanyalah warna putih,dan itu semakin lama,

semakin lama,semakin lama,semakin menghilang.

 

Prajurit Chambord telah membunuh para prajurit yang datang bersama Kulun dan Andrew.Mereka

memenggal kepala mereka dan meletakkan kepala-kepala ini di atas pedang mereka sendiri,sama

seperti yang dilakukan para prajurit ini kepada orang-orang seperti York dan Tina.Pedang-pedang

ini lalu ditancapkan ke tanah dari gagangnya,dan mereka membentuk lingkaran berdarah di sekitar

kereta dan mayat-mayat yang dibakar oleh api dari [Inferno] seolah-olah ini semacam upacara

persembahan.

 

Setelah semua ini selesai,pasukan ekspedisi Chambord berangkat ke St. Petersburg dan menghilang

di dalam kabut.

 

Dillies berdiri diam dan menyaksikan pasukan ekspedisi Chambord pergi.Setelah mereka pergi,dia

akhirnya bisa menggunakan energi prajurit api untuk menahan kerusakan yang dilakukan oleh

Sky Frost Fist kepadanya dan ia akhirnya bisa berjalan lagi.

 

Ekspresi jijik muncul di wajahnya ketika dia melihat adiknya,Kulun,yang memohon bantuan di

tanah.Dia berbalik dan perlahan berjalan pergi bahkan tanpa melihat kembali pada Kulun.

 

……

 

“Ya,orang tua,bagaimana menurutmu?”

 

Di tingkat tertinggi menara sihir terbesar di pusat Hot Spring Gates,dua sosok berdiri diam di

jendela.Seorang orang tua berambut putih dan berjanggut putih yang terlihat sangat cerdas

membuka mulutnya dan bertanya.Jubah putihnya bersih seperti awan,dan dia memiliki tongkat

putih yang lebih tinggi dari tubuhnya di tangannya.Sensasi kuat namun samar keluar dari dirinya

seolah-olah dia berada di tatanan atas dunia.

 

“Aku tidak bisa melihatnya,” seorang pria berambut putih yang tangguh menjawab.Dia seperti

seekor singa.

 

Pria ini mengenakan baju besi logam sederhana,tetapi baju besi ini memiliki banyak tanda di

atasnya.Meskipun set baju besi ini tampak tua dan rusak,dia masih memiliki kehadiran yang tak

terlukiskan seolah-olah dia memiliki puluhan ribu pasukan di belakangnya.Sensasi kejam namun

berdarah yang hanya bisa dirasakan seseorang yang di medan perang muncul darinya.Itu wajar,

dan pria ini tidak melakukan itu dengan sengaja.

 

“Hahaha,aku tidak menyangka akan ada seorang pemuda yang Komandan Legiun [Rapid Wind Legion]

tidak bisa melihatnya” Orang tua berambut putih dan berjanggut putih tertawa ketika dia mengelus

jenggotnya.“Raja Chambord ini terlalu berani.Dia bahkan membunuh tentara [Rapid Wind Legion].

Kau,Tolemy,dikenal karena sifat pemarah dan protektifmu.Kupikir kau akan membunuhnya,tapi,aku

tidak berharap kau akan membiarkannya pergi begitu saja”

 

“Aku tidak bisa melihatnya,jadi aku tidak yakin apakah aku bisa membunuhnya.Itu sebabnya aku

tidak bergerak” Kata orang tua yang memakai baju besi.

 

“Apa? Kau adalah Komandan Legiun,dan kau tidak yakin dengan kemampuanmu untuk menghancurkan

pemuda ini?” Senyum pada orang tua di jubah itu tidak berubah:”Sepertinya aku benar.Ketika raja

Chambord bertarung dengan Dillies,dia menahan diri.Sepertinya ada jenius di antara 250 kerajaan

pembantu Zenit”

 

“Kekacauan akan segera tiba,dan pria muda jenius dan berbakat akan muncul satu demi satu.

Raja Alexander adalah salah satunya …….. ” Ekspresi pada orang tua di wajah baju besi tidak

berubah sama sekali; itu tenang dan megah.”Kau benar,mage bintang enam Edward Carter.

Penilaianmu benar.Raja Chambord adalah seorang jenius,dan aku tidak yakin apakah aku bisa

mengalahkannya!”

 

“Meskipun kamu tidak yakin apakah kamu bisa mengalahkannya,kamu pasti bisa membunuhnya.

Kenapa kamu tidak melakukan itu?”

 

“Aku tahu apa yang kamu maksud.Jika aku menggunakan [Rapid Wind Legion],aku bisa membunuhnya

dengan mudah.Tetapi untuk membunuh prajurit jenius seperti itu,banyak prajuritku akan mati juga.

Aku tidak bisa membiarkan salah satu dari sepuluh legiun Zenit kehilangan begitu banyak karena

drama kecil ini …… ” Orang tua dalam baju besi menggelengkan kepalanya dan melanjutkan:”Juga,

Kekaisaran sedang berada di bawah banyak tekanan dan ada banyak arus tersembunyi.Penampilan

jenius semacam itu mungkin bukan hal buruk bagi kekaisaran!”

 

“Oh?” Orang tua berjubah putih membelai janggutnya dan bertanya: “Sobat,sepertinya kamu

diam-diam menghargainya?”

 

“Jenius muda,bakat bawaan lahir.Mengapa aku tidak menghargainya? ”

 

“Sederhana.Jenius yang kau bicarakan ini mengalahkan putra sulungmu dan mematahkan

kepercayaannya pada dirinya sendiri.Dia juga memukuli putra keduamu seperti anjing mati.

Tidakkah kau peduli dengan anak-anakmu sama sekali?”

 

“Huh! Kehidupan Dillies terlalu mulus,dan beberapa kemunduran dan hambatan akan baik baginya.

Dalam hal Kulun …… Huh,aku,Tolemy tidak akan pernah peduli untuk limbah seperti itu”

 

“Woo hoo.Sikap yang sama seperti sebelumnya …… Meskipun Kulun tidak hebat,bagaimanapun

juga dia adalah putramu.Dia adalah hal terakhir yang ditinggalkan istrimu,Vera,untukmu”

 

Ekspresi orang tua yang megenakan armor menjadi dingin dan berkata,”Jika bukan karena Vera,

Kulun akan terbunuh olehku ratusan kali untuk apa yang telah dilakukannya di Hot Spring Gates!”

 

Suasana menjadi sedikit lebih tenang ketika topik ini diangkat,dan tidak ada yang berbicara lagi.

 

Keduanya menggunakan teknik khusus untuk melihat apa yang terjadi di luar Hot Spring Gate saat

berdiri di puncak menara sihir.Karena kesunyian mereka,tidak ada pasukan atau prajurit kuat yang

muncul meskipun pertempuran antara Dillies dan Fei sangat keras.Jika tidak,acara akan berubah

lagi.

 

Seolah-olah kedua orang tua ini tahu apa yang ada dalam pikiran mereka masing-masing,keduanya

hanya membiarkan semua ini berlalu.

 

Namun,apa yang mereka tidak tahu adalah bahwa apa yang Fei andalkan benar-benar berada di

luar impian mereka yang paling liar.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *