Hail the King Ch 0169 Bahasa Indonesia

A+ A-

Chapter 169 : Aku … Raja Chambord

 

Fei menghela nafas; dia tidak tahu apakah dia harus merasa marah atau malu saat ini.

 

Dia lalu dengan ringan mengusap kepala anak itu saat dia perlahan berdiri.

 

Fei tiba-tiba merasa sangat bersalah ketika dia melihat wajah muda namun gagah ini.Kata-kata

Lucas kecil seperti tamparan yang menampar wajah Fei dengan kuat.Sebelum ini,Fei selalu merasa

seperti dia sudah menjadi seorang Raja yang baik … Tapi,siapa yang sangka jika ada begitu banyak

warganya yang diganggu dan disiksa di wilayah musuh mereka karena mereka berharap raja baru

akan datang untuk menyelamatkan mereka dari tempat neraka ini?

 

Pada saat itu,kata-kata Lucas membuat tubuh Fei berkeringat tak terkendali.Fei menyadari bahwa

dia bukan raja yang baik,kata-kata Lucas kecil dengan tepat menyentuh titik terlembut dan terdalam

di hati Fei.

 

“Hei,siapa kau? Jangan libatkan diri dalam masalah ini.Bajingan dari Chambord,semuanya layak

mati … Kembalikan bajingan kecil itu.Dan Ayahmu,Roby,akan bertindak baik dan mengabaikan apa

yang baru saja kau lakukan dan membiarkan kalian pergi … ” Nada suara petugas militer kecil itu

melunak.Dia menyadari bahwa orang-orang ini tidak lemah atau mudah dihadapi.Beberapa prajurit

Blackstone menyadari ini ketika dia melihat tim besar prajurit yang pasti bukan bala bantuannya.

 

“Paman,tolong pergi.Jangan khawatirkan aku.Iblis-iblis ini benar-benar menakutkan.Mereka benar-benar

akan membunuh orang … ” Kecemasan memenuhi mata Lucas kecil yang jernih.Air mata yang jernih

dan bersih juga mulai muncul di matanya ketika dia mencoba untuk membujuk semua orang,termasuk

Fei,agar pergi dan mengabaikan dirinya.”Pergilah,aku tahu bahwa raja Chambord akan membalaskan

dendam untuk kami!” Dia bergegas berkata.

 

“Lucas,kamu adalah seorang pejuang,seorang pejuang sejati !!”

 

Fei tersenyum ketika dia berdiri di depan Lucas kecil.Punggungnya yang tebal seperti gunung

besar yang menjaga anak kecil ini.Kemudian,dia melirik orang-orang di sekitarnya,seperti Lampard,

Drogba,dan Oleg,yang sudah sangat marah hingga wajah mereka berubah bentuk.Fei lalu dengan

ringan mengangguk dan mengucapkan kata dingin,mengungkapkan ekspresi menekan dan mendominasinya.

 

“Bunuh!”

 

Kata ini mewakili kedatangan Grim Reaper.

 

Seolah-olah Kotak Pandora terlah dibuka dan iblis-iblis bergegas keluar yang mana menyebabkan

sebuah tragedi langsung terjadi di Benteng Blackstone.

 

Yang pertama bergerak adalah Frank-Lampard.Dia adalah prajurit paling kuat dari enam orang ini.

 

Cahaya putih yang menyilaukan mata tiba-tiba muncul di tangan kanannya.Kemudian,petir yang

seperti bola yang ditekan hingga batasnya,meledak.Arus petir seperti kembang api yang terang,

dan semua orang yang menatapnya merasa mata mereka terbakar.Ketika mereka terpaksa

memejamkan mata,mereka semua mendengar serangkaian suara tulang dan logam hancur.

 

Lightning Speed Fists!

 

Itu secepat kilat; kecepatannya benar-benar berada di luar kecepatan reaksi orang biasa.

 

Dari semua orang yang ada di sana,Fei adalah satu-satunya yang melihat gerakan Lampard dan

lintasan tinjunya – pada saat bola petir meledak,mantan prajurit nomor satu di Chambord ini

meninju lebih dari seratus kali,dan setiap pukulan setara dengan sebuah serangan penuh

prajurit bintang empat ini.

 

Itu adalah kekuatan yang menakutkan dari Lightning Speed Fists.

 

Itu tidak hanya cepat; tapi kuat juga!

 

Kecuali Fei,Peter-Cech yang berada di peringkat nomor tiga di antara semua orang di sana hanya

bisa melihat beberapa bayangan samar di udara.Warden Oleg,bocah pirang Torres,dan dua orang

kuat lainnya yang jauh lebih lemah dari Lampard tidak bisa melihat gerakan Lampard sama sekali.

Setiap saluran energi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dibuka Fei dengan bantuan energi

Zen dari mode Assassins memiliki kekuatan misterius mereka sendiri.Dan koneksi energi inilah yang

digunakan dalam Lightning Speed ​​Fist yang berspesialisasi dalam kecepatan dan kekuatan,dan itu

juga menciptakan arus listrik yang menakutkan; arus listrik ini dapat membuat mati rasa saraf dan

kecepatan reaksi lawan.

 

Bam! Bam! Bam! Bam!

 

Setelah serangkaian desahan keras,empat puluh orang meledak di udara dan berubah menjadi

hujan darah.Orang-orang ini hanya prajurit biasa.Setelah diserang oleh Lampard dengan hanya

Dewa yang tahu berapa banyak tinju darinya,kekuatan langsung menghancurkan tulang dan daging

mereka menjadi debu.Ketika angin bertiup,mereka berubah menjadi hujan darah.Pemandangan

itu terlihat sangat mengerikan!

 

Pierce,Drogba,dan Warden Oleg bergerak mendekat beberapa langkah dan menyadari bahwa

semua musuh di depan mereka sudah mati.Mereka bertiga saling memandang tanpa daya;

lagipula,sejak Lampard bergerak,meraka sadar jika tidak akan ada tugas lagi bagi mereka.

 

Bocah kurus Lucas-Modric mengintip keluar dari punggung Fei dan terpana dengan apa yang

dilihatnya.

 

“Empat puluh orang iblis semuanya mati?” Bocah laki-laki itu tidak bisa mempercayai apa yang

dilihat oleh matanya.

 

“Semuanya,bentuk formasi Square Defense,sekarang! ”

 

Fei berteriak ketika dia tiba-tiba meraih anak laki-laki yang terpana dan melompat ke udara.Ketika

suaranya merambat ke telinga semua orang,sosoknya sudah menghilang dari tempatnya berdiri;

dan hanya ada serangkaian bayangan yang terlihat.Keenam Master yang mendengar perintah raja

langsung kembali ke pasukan dan membawa semua prajurit ke dalam alun-alun kecil.Ratusan prajuit

Bylaw Enforcement Officers dan lima puluh Saint Seiyas membentuk banyak lingkaran tembok besi

di sekitar sumber daya,seperti makanan dan air,yang sangat vital.

 

“Bawa aku ke orang tua Zolasc yang tadi kamu bicarakan”

 

Suara tenang Fei terdengar di telinga pemuda Lucas.Namun,bocah ini bisa merasakan amarah yang

tersembunyi dari suara itu juga.Yang paling mengejutkan bocah ini adalah dia merasa semua adegan

di depan matanya berubah dengan kecepatan yang gila.Angin yang diciptakan oleh kecepatan cepat

ini entah bagaimana menghilang sekitar satu meter darinya,seolah-olah kekuatan tak terlihat

membantunya.Bocah itu tidak pernah berpikir bahwa dia bisa terbang di udara; dia sangat terkejut

dengan kekuatan yang ditunjukkan Fei.Dan ketika dia mendengar pertanyaan Fei,dia buru-buru

menunjuk ke suatu arah.

 

“Siapa yang berani menerobos masuk ke sini?”

 

Beberapa prajurit Blackstone yang berada di bawah mereka melihat orang-orang tak dikenal

melompati kepala mereka dan mereka berteriak keras.

 

Fei bahkan tidak repot-repot memperhatikan itu.Seperti kilat,ia terus berlari ke arah yang ditunjuk

Lucas kecil.

 

“Ini adalah area terlarang,tolong berhenti …”

 

“Mundur! Kalau tidak,kami akan menembak! ”

 

Para prajurit Blackstone terkejut ketika mereka melihat penyusup tidak menanggapi peringatan

mereka.Ekspresi seorang perwira militer menjadi gelap ketika ia memerintahkan,dan satu ton

panah kemudian ditembakkan ke arah Fei dan Lucas seperti hujan turun dalam badai yang deras.

 

“Mundur!”

 

Cahaya menyala melalui mata Fei saat dia menjadi sangat marah.Dia beralih kembali ke Mode

Barbarian dan meninju di udara.Boom! Boom! Boom! Suara keras terdengar saat udara dipukul

oleh kekuatan kuat yang lebih dari seratus ribu pound.Di bawah kekuatan ini,udara ditekan,dan

tekanan udara tinggi dipancarkan ke bawah.Fenomena ini seperti meriam udara; dinding pertahanan

batu dihantam oleh bola udara yang tak terlihat ini dan runtuh seolah-olah itu terbuat dari kertas.

Para prajurit yang berdiri di atasnya semua berteriak ketika mereka jatuh …

 

Para prajurit Blackstone semua tercengang ketika mereka melihat pemandangan itu.

 

Kekuatan semacam ini berada di luar kemampuan mereka,dan tangan mereka yang memegang

senjata mulai bergetar.Tidak ada yang berani menembakkan panah lagi; mereka takut bahwa

mereka akan memprovokasi “malaikat maut terbang” ini,dan berakhir membuat diri mereka menjadi

pasta daging hanya dengan beberapa pukulan.

 

WOOOOOOOOOH!

 

Terompet perang terdengar di kota,dan wajah setiap prajurit Blackstone berubah warna.Terompet

ini memiliki satu arti – musuh telah memasuki kota dan semua orang harus bersiap untuk bertarung.

Semua orang di benteng Blackstone lalu mengambil senjata mereka dan mengenakan baju besi

mereka saat mereka bersiap untuk bertarung dengan musuh sampai mati.

 

Pada waktu bersamaan.

 

Di sebuah gua batu yang kokoh dan rahasia di satu sisi gunung,raja berambut dan berjanggut

pirang sedang minum dan menegosiasikan sesuatu dengan seorang pria misterius.Ketika dia

mendengar terompet,ekspresinya berubah saat dia dengan cepat berjalan ke pintu masuk gua.

Ketika dia berjalan keluar,dia melihat adegan dimana Fei telah menghancurkan lebih dari selusin

benteng kecil dan dinding pertahanan dari udara.

 

Smash!

 

Gelas anggur di tangan Raja Blackstone hancur berkeping-keping,dan tubuhnya menggigil.”Kau

terlalu arogan,raja Chambord !!!!”

 

 

Setelah sekitar sepuluh detik.

 

Fei dan bocah lelaki kurus Modric tiba di tebing di belakang Benteng Blackstone berkat instruksi

Modric.

 

Sebuah lubang besar dengan diameter lebih dari seratus meter digali oleh manusia di bawah

tebing.Tingginya lebih dari seratus meter dari ketiga sisi.Dan bau menjijikkan keluar dari lubang

karena lebih dari puluhan ribu mayat ditumpuk di bagian bawah lubang ini.

 

Sebagian besar dari orang-orang ini baru meninggal beberapa hari yang lalu.Ada juga satu ton

tanda merah dan darah di sana.Mayat-mayat ini semua sangat kurus; kulit mereka langsung

menutupi tulang mereka.Mayat di bagian paling bawah gunung ini telah mati sekitar sepuluh

hingga lima belas hari yang lalu.Meskipun itu musim gugur dan cuacanya dingin,mayat-mayat

ini membusuk ke tingkat di mana wajah mereka bahkan tidak dapat dikenali lagi.Cairan kuning

busuk mengalir keluar dari mayat,dan belatung ada di sekujur tubuh mereka.Melihat dari jauh,

Fei hanya bisa melihat area besar benda putih menggeliat di sekitarnya; ini benar-benar neraka

hidup!

 

“Paman Zolasc ada di sana! Tolong selamatkan dia!” Bocah laki-laki itu menunjuk sosok kurus

seperti mayat ketika dia berteriak dengan cemas.

 

Fei beralih ke Mode Druid dan memanggil burung besar dengan lambaian tangannya.Burung itu

meraung di udara saat membawa tubuh kurus ke puncak tebing.Fei meraih Modric dan melompat

ke udara.Dia lalu melangkah ke sisi tebing beberapa kali dan melompat ke tebing.

 

Ventilasi di puncak tebing lebih baik,dan bau busuk tidak terlalu berat di sini.

 

Setelah diperiksa secara terperinci,dia bisa tahu bahwa pria yang berusia lebih dari lima puluh

tahun ini akan mati sebentar lagi.Detak jantungnya sangat rendah hingga Fei hampir tidak bisa

merasakannya.Semua tulang di bawah lututnya dihancurkan oleh seseorang dengan metode kejam.

Lidahnya terputus,salah satu matanya dikeluarkan dengan paksa,dan salah satu tangannya juga

terpotong.Dia dalam kondisi terburuk.Karena dia juga tidak makan apa pun untuk waktu yang lama,

dia tidak memiliki banyak sisa kehidupan lagi di dalam dirinya.

 

“Paman! Tolong selamatkan dia.Tolong! Tolong selamatkan dia” Air mata Modric mulai meluncur

dari wajahnya seperti air mancur ketika dia melihat kondisi orang tua di hadapannya.Dia menangis

ketika dia melompat ke tubuh orang tua itu.

 

“Ah … Sangat sakit … Apa itu Lucas kecil? Nak,jangan menangis … Orang-orang Chambord tidak

pernah menangis! ”

 

Mungkin itu karena dia akan mencapai saat-saat terakhirnya kehidupannya,kesadaran orang tua

Zolasc telah kembali secara ajaib.Dengan senyum tipis di wajahnya,dia menatap bocah laki-laki

yang menangisinya.Kepala Modric diusap dengan tangan tuanya yang kering.Kemarahan dan

ketenangan muncul di matanya.Dengan sisa-sisa lidahnya,dia berkata dengan samar,“Anak baik,

ingat,ingat kata-kata paman.Kau harus … kau harus hidup dengan gagah berani.Kau harus hidup

sampai saat Raja Agung Chambord datang ke sini dengan pasukannya.Dan lalu,beritahu Yang Mulia

tentang siksaan dan rasa sakit yang kami derita.Biarkan Yang Mulia membalas dendam untuk warga

Chambord kami yang meninggal dengan dipenuhi dendam! ”

 

“Paman Zolasc,aku menemukan seseorang untuk menyelamatkanmu.Kamu akan baik-baik saja,

kamu akan baik-baik saja … ” Bocah kurus itu menangis dengan intens.Dia berbalik dan berlutut

di depan Fei saat dia memohon,”Paman,paman,tolong selamatkan paman Zolasc!”

 

Fei beralih kembali ke Mode Paladin,dan aura emas langsung menutupi tubuh orang tua Zolasc.

 

Cahaya keemasan mulai muncul di dalam tubuh Zolasc,dan beberapa luka luarnya mulai pulih.

Namun,karena orang tua ini menderita begitu banyak luka; hingga beberapa bagian tubuhnya hilang,

dia juga kelaparan,dan fungsi tubuhnya tidak berfungsi dengan normal.Skill Paladin 【Pray】 tidak

bekerja dengan baik.Fei lalu mengeluarkan sebotol 【Potion of Full Rejuvenation】 dari sabuk

penyimpanannya dan menuangkan setengah botol ke luka orang tua dan sisanya ke mulutnya.

 

Lalu,sebuah keajaiban terjadi.

 

Luka di tubuh orang tua Zolasc mulai pulih dengan kecepatan yang gila! Dalam sekejap mata,

tulang mulai tumbuh dari lengannya,dan daging mengikuti.Mata yang dikeluarkan dengan paksa

juga entah bagaimana mulai tumbuh.Kaki-kaki yang hancur sepenuhnya hampir secara instan

pulih … Dalam beberapa napas,【Potion of Full Rejuvenation】 yang merupakan ramuan teratas

di Dunia Diablo mulai menunjukkan efeknya.Dan dengan mudah menyembuhkan pria tua yang

biasa saja ini.

 

Setelah angin dingin bertiup,orang tua Zolasc telah sepenuhnya terbangun.

 

Dia melihat tangannya dan menyentuh matanya.Dia kemudian menyentuh kakinya karena dia

tidak bisa mempercayai matanya.”Bagaimana ini mungkin? Aku  … ” Pikirnya.Bagaimanapun,

dia adalah seorang orang tua yang mengalami banyak hal.Dia memandang Lucas yang sangat

terkejut dan kehilangan kemampuan untuk berbicara,memikirkan apa yang dia rasakan di ambang

kematian ketika kesadarannya kabur,dan menatap pemuda di sebelahnya.

 

Pria ini bukan orang biasa,dan dia langsung mengerti apa yang terjadi.

 

“Pria muda yang luar biasa ini menyelamatkanku!”

 

Itu keajaiban!

 

Itu tidak mungkin!

 

“Terima kasih telah menyelamatkan hidupku!” Orang tua dengan cepat berlutut dan membungkuk

ketika dia mengucapkan terima kasih kepada Fei.”Boleh aku tahu namamu? Warga Chambord akan

mengingat kebaikanmu selamanya …, ” orang tua Zolasc bertanya.

 

“pak tua,tolong bangun.Aku … aku … ” Ekspresi memalukan muncul di wajah Fei saat dia berpikir.

Untuk sesaat,dia bisa melihat emosi serius orang tua di matanya.Dia berhenti sejenak dan dengan

ringan menjawab,”Aku Alexander,Raja Chambord yang baru!”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *